1 / 29

KOTA , WILAYAH HINTERLAND dan SISTEM KOTA-KOTA

KOTA , WILAYAH HINTERLAND dan SISTEM KOTA-KOTA. nandi@upi.edu. SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20... ‎. Any settlement consists of:. PARTS OF HUMAN SETTLEMENT. Homogeneous part. Central part. Circulatory part. Special part. A village consists of:. Homogeneous part

chogan
Télécharger la présentation

KOTA , WILAYAH HINTERLAND dan SISTEM KOTA-KOTA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KOTA, WILAYAH HINTERLAND dan SISTEM KOTA-KOTA nandi@upi.edu SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  2. Any settlement consists of: PARTS OF HUMAN SETTLEMENT Homogeneous part Central part Circulatory part Special part A village consists of: Homogeneous part (fields) Central part (built up) Circulatory part (roads and part) Special part (monastery) The build-up area of the village consists again of: Homogeneous part (houses) Central part (church and shops) Circulatory part (streets) Special part (school) SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  3. Satuan-satuan (unsur – unsur ) Non Struktural : terjadinya struktur- organisasi = keterkaitan fungsional Unsur-unsur PELENGKAP Unsur-unsur PENDUKUNG Unsur tengah PUSAT Unsur tempat TINGGAL Unsur tempat KERJA SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  4. SPESIALISASI KEGIATAN MELAHIRKAN BAGIAN-2 SPESIFIK RUANG KOTA SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  5. SPESIALISASI BAGIAN-BAGIAN INTERNAL UTAMA RUANG KOTA • TEMPAT BERMUKIM – PENGGOLONGAN, PENGELOMPOKAN PERMUKIMAN (bawah, menengah, atas; tunggal, majemuk, kelompok kawasan; organis & massal) • TEMPAT BEKERJA – JENIS DAN KLASIFIKASI TEMPAT KERJA: PRODUKSI (industri/manufaktur), PERDAGANGAN & JASA (grosir, ritel, keagenan, distributor) • JARINGAN “SIRKULASI–TRANSPORTASI”ENERGI : simpul-simpul AKUMULASI, TRANSIT dan DISTRIBUSI barang, orang dan energi pendukung kegiatan produktif (terminal: darat, laut, udara – pergudangan) SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  6. BAGIAN-BAGIAN RUANG KHUSUS (sebagai pendukung kelompok utama ruang-ruang perkotaan) • PEMERINTAHAN – pusat kota, kompleks perkantoran • BELANJA – pasar utama kota, pasar tradisi dan kompleks belanja modern (mall, plaza, dll) • PENDIDIKAN dan PENELITIAN– kompleks pendidikan umum, kampus, pendidikan tinggi, pusat riset, percobaan dst • KESEHATAN – puskesmas, kompleks RS, tempat praktek terpadu • REKREASI – taman hiburan, kompleks teater, kebun binatang, • TEMPAT PERIBADATAN – Islam, Nasrani, Budha, Hindu dsb SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  7. BAGIAN-2 RUANG KOTA FUNGSI 1 FUNGSI 2 KAWASAN BAGIAN KOTA FUNGSI 4 FUNGSI 3 FUNGSI PUSAT FUNGSI 2 FUNGSI 1 RUANG KOTA / WILAYAH FUNGSI 4 FUNGSI 3 SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  8. kota dan wilayah sekitar SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  9. SDA DESA SDM TEKNOLOGI MODAL PRODUK INDUSTRI JASA KOTA KOTA-2 LAIN PERTUMBUHAN EKONOMI MODERNISASI URBANISASI : PERAN DAN FUNGSI KOTA SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  10. Secara INTERNAL (fungsi internal), KOTA adalah: Kota sebagai wadah (kegiatan) politik dan wadah (kedudukan) administrasi pemerintahan setempat/kota Kota sebagai wadah kehidupan sosial-budaya masyarakat setempat/lokal, dalam bentuk kawasan permukiman; Kota sebagai wadah kegiatan ekonomi (skala) lokal, untuk mendukung rumah tangga masyarakat setempat, dalam hal: kebutuhan produk barang, dalam bentuk tempat kerja, pusat-pusat produksi, zona/kawasan industri Kebutuhan produk jasa/layanan, pusat-pusat distribusi, pelayanan, perdagangan dan transaksi (jasa dan barang); kebutuhan layanan transportasi lokal, namun terkait dengan ekonomi yang lebih luas, dalam bentuk jaringan sirkulasi dan terminal-terminal; Kota sebagai satuan fisik-infrastruktural lokal; tempat tinggal, tempat kerja, tempat layanan: pendidikan, kesehatan, ibadah, hiburan PERKEMBANGAN FISIK-RUANG DAN FUNGSI KOTA - 1 SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  11. PERKEMBANGAN FISIK-RUANG DAN FUNGSI KOTA - 2 Secara EKSTERNAL (fungsi primer), KOTA adalah • Kota sebagai pusat (kegiatan) politik dan kedudukan administrasi pemerintahan (ibukota) wilayah tertentu • Kota sebagai pusat dan orientasi kehidupan sosial budaya suatu wilayah lebih luas (hinterland) • Kota sebagai pusat dan wadah kegiatan ekonomi ekspor, yang dalam pengertian terbatas, adalah industri: • produksi barang dan produksi jasa • terminal (akumulasi) dan distribusi barang dan jasa • Kota sebagai simpul komunikasi regional/global • Kota sebagai satuan fisik-infrastruktural terkait dengan jaringan pertukaran regional/global SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  12. REGION WITH HOMOGENOUS, CENTRAL, CIRCULATORY AND SPECIAL AREAS Source: EKISTICS, by Constantinos A, Doxiadis (1968) SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  13. a. First phase b. Second phase Grid 50x50 km a. Third phase EVOLUTION OF SYSTEMS LINES TRANSPORTATION LEAD TO THE EXISTING SETTLEMENTS Source: EKISTICS, by Constantinos A, Doxiadis (1968) SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  14. FUNGSI EKSTERNAL DAN WILAYAH “BELAKANG” • Kota sebagai pusat pengolah pasokan dari wilayah sekitar, berupa bahan mentah / baku, untuk diubah menjadi produk industri manufaktur • Kota juga sebagai pengolah (lanjut) pasokan dari kota-2 (kecil) wilayah sekitar, berupa bahan setengah jadi, untuk diolah bersama pasokan dari wilayah sekitar dan atau kota kecil lainnya • Kota juga berperan sebagai akumulator barang jadi atau setengah jadi, untuk selanjutnya didistribusikan kekota lain (lebih besar) atau wilayah sekitar • Proses produksi, akumulasi dan distribusi menghasilkan rangkaian / jaringan kota-2, terdiri atas pusat-2 permukiman, layanan perkotaan, dan kegiatan ekonomi produktif: industrial & perdagangan • Pada ujung akhirnya dapat dilihat bahwa kota & “sistem kota-2” berfungsi sebagai “mesin pertumbuhan” dan “pengembangan wilayah” SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  15. SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  16. SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  17. RUANG DAN ORGANISASI Organisasi adalah alat mencapai tujuan. Organisasi atau struktur spasial adalah juga alat mencapai tujuan pengembangan wilayah. Berikut adalah analoginya. • Pembagian beban (load distribution) • Pembagian tugas (task assignment) • Koordinasi tugas (task coordination) • Pengendalian unjuk kerja (performance control) SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  18. STRUKTUR SPASIAL = EKSPORT MODEL 1 EKSPOR Kawasan A Pusat WILAYAH (produk EKSPOR) Kawasan B pendukung (b. olahan IMPO) Kawasan D pendukung (b. olahan DOM) Kawasan C pendukung (bahan baku 3) Kawasan F pendukung (b. ½ olahan) Kawasan E pendukung (bahan baku 2) Kawasan G pendukung (bahan baku 1) SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  19. STRUKTUR RUANG = EXPORT MODEL 2 Kawasan B pendukung (bahan baku) Kawasan A pendukung (bahan baku 4) Kawasan D pendukung (b. ½ olahan) EKSPOR Kawasan C Pusat (produk EKSPOR) Kawasan F pendukung (b. ½ olahan) Kawasan E pendukung (b. ½ olahan) Kawasan G pendukung (bahan baku) SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  20. ORIENTASI DAPAT DIUBAH DAN BERSIFAT HIERAKIS • Orientasi dan keterkaitan antar pusat-2 kota / pusat produksi dapat diubah • Perkembangan keterkaitan dapat dipengaruhi atau dipercepat terjadinya • Perkembangan keterkaitan dapta berkembang melahirkan hierarki perkembangan • Orientasi dan hierarki perkembangan dapat dipengaruhi, diubah dan dipacu lajunya SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  21. SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  22. PUSAT PENGEMBANGAN IBUKOTA KECAMATAN SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN EKONOMI Alt I SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  23. PUSAT PENGEMBANGAN IBUKOTA KECAMATAN SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN EKONOMI Alt II SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  24. Pusat Lingkungan-2 Lingkungan-3 Pusat Lingkungan-2 Pusat Lingkungan-1 Lingkungan-3 PUSAT PELAYANAN Pusat Lingkungan-1 Pusat Lingkungan-2 Pusat Lingkungan-2 Pusat Lingkungan-3 Pusat Lingkungan-3 Lingkungan-3 Lingkungan-3 STRUKTUR TATA RUANG KAWASAN/ WILAYAH PusatLingkungan-1 SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  25. Pusat Lingkungan-1 Pusat lingkungan-2 PUSAT PELAYANAN Pusat Lingkungan-1 Pusat lingkungan-2 Pusat Lingkungan-1 Pusat Lingkungan-1 Pusat Lingkungan-1 Pusat lingkungan-2 Pusat lingkungan-2 Pusat lingkungan-2 Pusat lingkungan-2 Pusat lingkungan-3 Pusat lingkungan-3 STRUKTUR TATA RUANG KAWASAN/ WILAYAH SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  26. GERBANG & ORIENTASI PENGEMBANGAN WILAYAH : alt-2 Pusat pertumbuhan SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  27. GERBANG & ORIENTASI PENGEMBANGAN WILAYAH : alt 1 Pusat pertumbuhan SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  28. JOGLO SEMAR Pusat pertumbuhan SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

  29. JOGLO SEMAR Pusat pertumbuhan SUMBER: file.upi.edu/.../(8)%20TEORI%20KERUANGAN%20...‎

More Related