1 / 15

PROFESIONALISME KERJA

PERTEMUAN 3. PROFESIONALISME KERJA. Wahyumi Ekawanti, SE, MSi AMIK Pakarti Luhur 2010. PEMBAHASAN. Pengertian Profesi Pengertian Profesional Pengertian Profesionalisme Pengertian Profesionalisme bidang IT. 3.1 Pengertian Profesi.

meadow
Télécharger la présentation

PROFESIONALISME KERJA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PERTEMUAN 3 PROFESIONALISME KERJA Wahyumi Ekawanti, SE, MSi AMIK Pakarti Luhur 2010 2010

  2. PEMBAHASAN • Pengertian Profesi • Pengertian Profesional • Pengertian Profesionalisme • Pengertian Profesionalisme bidang IT 2010

  3. 3.1 Pengertian Profesi Bekerja merupakan kegitan pisik dan pikiran yang terintegrasi. Pekerjaan dapat dibedakan menurut kemampuan (fisik dan intelektual), kelangsungan (sementara dan terus menerus), lingkup (umum dan khusus), tujuan (memperoleh pendapatan dan tanpa pendapatan). Profesi adalah pekerjaan tetap bidang tertentu berdasarkan keahlian khusus yang dilakukan secara bertanggung jawab, dengan tutujan memperoleh penghasilan. Nilai Moral profesi (Frans Magnis Suseno, 1975) : • Berani berbuat memenuhi tuntutan progesi • Menyadar kewajiban yang harus depenuhi selama menjalankan profesi • Idealisme sebagai perwujudan makna organisasi profesi 2010

  4. 3.2 Pengertian Profesional Profesional adalah pekerjaan yang menjalankan profesi. Setiap profesional berpegang teguh pada nilai moral yang mengarahkan dan mendasari perbuatan luhur. Dalam melakukan tugas profesi, para profesional harus bertindak objektif artinya bebas dari rasa malu, sentimen, benci, sikap malas dan enggan bertindak. Dengan demikian seorang profesional jelas harus memiliki profesi tertentu yang diperoleh melalui sebuah proses pendidikan maupun pesanan yang khusus dan disamping itu pula ada unsur semangat pengapdian (panggilan profesi) didalan melaksanakan suatu kegitan kerja. Hal ini perlu ditekankan benar untuk membedakan dengan kerja biasa (occupation) yang semata bertujuan untuk mencari nafkah dan/atau kekayaan materil duniawi. 2010

  5. Pengertian Profesional (2) Kelompok profesioanl merupakan : Kelompok yang berkeahlian dan berkemahiran – yang dieroleh melalui proses pendidikan da pelatihan yang berkualitas dan berstandar tinggi – yang dalam menerapkan semua keahlian dan kemahirannya yang tinggi itu hanya dapat dikontrol dan dinilai dari dalam oleh rekan sejawat, sesama profesi sendiri. • Tiga watak seorang Profesional • Kerja seorang profesional itu itikad untuk merealisasiakan kebajikan demi tegaknya kehormatan profesi yang digeluti, dan oleh karenanya tidak terlalu mementingkan atau mengahrapakan imbalan upah dan materi. 2010

  6. Pengertian Profesional (3) • Kerja seorang profesional itu harus dilandasi oleh kemahiran teknis yang berkualitas tinggi yang di dapat malalui proses pendidikan dan/atau pelatihan yang panjang, eksklusif dan berat. • Kerja seorang profesional - diukur dengan kualitas teknis dan kualitas moral – harus menundukkan diri pada sebuah mekanisme kontrol beruoa kode etik yang dikembangkan dan disepakti bersama di dalam sebuah organisasi profesi. 2010

  7. 3.3 Pengertian Profesionalisme Profesionalisme adalah : Suatu paham yang mencitakan dilakukannya egiatan-kegiatan kerja tertentu dalam masyarakat : berbekal keahlian yang tinggi dan berdasarkan rasa keterpanggilan – serta ikrar (fateri/profiteri) untuk menerima panggilan tersebut -- untuk dengan semangat pengabdian selalu siap memberikan pertolongan kepada sesama yang tengah dirundung kesulitan ditengah gelapnya kehidupan (Wignjosoebroto, 1999). 2010

  8. Profesionalisme (2) Empat prespektif dalam mengukur profesionalisme menurut Gilley dan Enggland : • Pendekatan berorientasi Filosofis • Pendekatan perkembangan bertahap • Pendekatan berorientasi karakteristik • Pendekatan berorientasi non-tradisional 2010

  9. 3.4. Pengenalan Profesionalisme Bidang TI Kopetensi profesionalisme dibidang IT, mencakupi berberapa hal : • Keterampilan Pendukung Solusi IT • Installasi dan Konfigurasi Sistem Operasi (Windows atau Linux) • Memasang dan Konfigurasi Mail Server, FTP Server dan Web Server • Menghubungkan Perangkat Keras • Programming • Keterampilan Pengguna IT • Kemampuan Pengoperasia Perangkat Keras • Administer dan Konfigurasi Sistem Operasi yang mendukung Network 2010

  10. Pengertian Profesionalisme Bidang TI (2) • Administer Perangkat Keras • Administer dan Mengelola Network Security • Administer dan Mengelola Database • Mengelola Network Security • Membuat Aplikasi berbasis desktop atau Web dengan multimedia • Pengetahuan di Bidang IT • Pengetahuan dasar Perangkat Keras, memahami organisasi dan arsitektur komputer • Dasar-dasar telekomunikasi. Mengenal perangkat keras komunikasi data serta memahami prinsip kerjanya • Bisnis Internet. Mengenal berbagai jenis bisnis Internet. 2010

  11. “Bekerjalah dengan cinta… Jika engkaun tidak dapat bekerja dengan cinta, Lebih baik engkau meninggalkannya.. Dan mengambil tempat di depan pintu gerbang Candi-candi, meminta sedekah kepada mereka Yang bekerja dengan penuh suka dan cita” ( Kahlil Gibran ) 2010

  12. QUIZ • Pekerjaan tetap bidang tertentu berdasarkan keahlian khusus yang dilakukan secara bertanggungjawab dengan tujuan memperoleh penghasilan merupakan definisi dari : • Profesionalisme c. Expert • Profesi d. Professor • Berani berbuat, menyadari sebuah kewajiban dan tetap mengedepankan idealisme merupakan nilai moral yang harus dijunjung tinggi dalam melaksanakan suatu : • Profesi c. Pekerjaan • Profesionalisme d. Keahlian 2010

  13. Seorang pekerja yang menjalankan suatu profesi tertentu disebut dengan : • Profesi c. Profesionalisme • Profesional d. Professor • Bang Mi’Un yang dalam kesehariannya terampil dan pintar dalam mengayuh becaknya, demi menghidpkan keluarga perwujudan dari sebuah : • Profesi c. Profesionalisme • Pekerjaan d. Tuntutan 2010

  14. Dibawah ini adalah tiga watak kerja seorang profesional, kecuali : • Beritikad meralisasikan kebajikan demi tegaknya kehormatan profesi yang digelutinya • Dilandasi dengan kemahiran yang berkualitas tinggi • Tunduk dan patuh pada instruksi pemimpin • Selalu diukur degan kualitas teknis dan kualitas moral 2010

  15. Tugas • Jelaskan bagaimana bentuk profesionalisme dalam profesi seperti : polisi, hakim, dokter, programmer, data entri operator, database administrator dan sebagainya. • Pilih salah satu profesi bidang IT dan satu profesi non-IT. 2010

More Related