Download
mengelola program kia kb di wilayah kerja n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
MENGELOLA PROGRAM KIA/KB DI WILAYAH KERJA PowerPoint Presentation
Download Presentation
MENGELOLA PROGRAM KIA/KB DI WILAYAH KERJA

MENGELOLA PROGRAM KIA/KB DI WILAYAH KERJA

1691 Views Download Presentation
Download Presentation

MENGELOLA PROGRAM KIA/KB DI WILAYAH KERJA

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. MENGELOLA PROGRAM KIA/KB DI WILAYAH KERJA Ungaran, 14 pril 2014

  2. PWS (PEMANTAUAN WILAYAH SETEMPAT)

  3. PWS KIA • PENGERTIAN “ Alat manajemen untuk melakukan pemantauan program KIA di suatu wilayah kerja secara terus menerus agar dapat dilakukan tindak lanjut yang cepat dan tepat.”(buku pedoman PWS KIA tahun 2009)

  4. TUJUAN PWS KIA • TUJUAN UMUM Terpantaunya cakupan dan mutu pelayanan KIA secara terus menerus di setiap wilayah kerja. B. TUJUAN KHUSUS • Memantau Pelayanan KIA secara individu melalui kohort • Memantau kemajuan pelayanan KIA dan cakupan indikator KIA secara teratur (bulanan) dan terus menerus • Menilai kesenjangan pelayanan KIA terhadap standar pelayanan KIA • Menilai kesenajngan pencapaian cakupan indikator KIA terhadap target yang ditetapkan

  5. Lanjutan tujuan Khusus ........ 5. Menentukan sasaran individu dan wilayah prioritas yang akan ditangani secara intensif berdasarkan besarnya kesenjangan 6. Merencanakan tindak lanjut dengan menggunakan sumber daya yang tersedia dan yang potensial untuk digunakan 7. Meningkatkan peran aparat setempat dalam penggerakan sasaran dan mobilisasi sumber daya 8. Meningkatkan peran serta dan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan KIA

  6. PRINSIP PENGELOLAAN PROGRAM KIA

  7. Batasan Pemantauan

  8. PENGUMPULAN DATA PWS KIA Pengumpulandanpengelolaan data merupakankegiatanpokokdari PWS KIA. Data yang dicatat per desa/kelurahandankemudiandikumpulkan di tingkatpuskesmasakandilaporkansesuaijenjangadministrasi. Data yang diperlukandalam PWS KIA adalahData Sasarandan Data Pelayanan.

  9. Jenis data Data yang diperlukanuntukmendukungpelaksanaan PWS KIA adalah: 1. Data sasaran : • Jumlahseluruhibuhamil • Jumlahseluruhibubersalin • Jumlahibunifas • Jumlahseluruhbayi • Jumlahseluruhanakbalita • Jumlahseluruh PUS

  10. Data sasarandiperolehsejaksaatBidanmemulaipekerjaandidesa/kelurahan. • SeorangBidan di desa/kelurahandibantuparakaderdandukunbersalin/bayi, membuatpetawilayahkerjanya yang mencakupdenahjalan, rumah. • Setiapwaktu data tersebutdiperbaruibaikibu yang hamil, Bayi, dananakbalita. .

  11. 2. Data Pelayanan Yang termasuk data pelayananadalah : • Jumlah K1 • Jumlah K4 • Jumlahpersalinan yang ditolongolehtenagakesehatan • Jumlahibunifas yang dilayani 3 kali (KF 3) olehtenagakesehatan • Jumlahneonatus yang mendapatkanpelayanankesehatanpadaumur 6 – 48 jam

  12. • Jumlahbayi 29 hari – 12 bulan yang mendapatkanpelayanankesehatansedikitnya 4 kali • Jumlahanakbalita (12 – 59 bulan) yang mendapatkanpelayanankesehatansedikitnya 8 kali • Jumlah anak balita sakit yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar • Jumlahpeserta KB aktif

  13. Sumber data : • Sumber data Datasasaranberasaldariperkiraanjumlahsasaran (proyeksi) yang dihitungberdasarrumus • Data pelayanan pada umumnya berasal dari : • Register kohortibu • Register kohortbayi • Register kohortanakbalita • Register kohort KB

  14. 2. Data Pelayanan • Bidandidesa/kelurahanmencatatsemuapelayanan KIA didalamkartuibu, kohortIbu, kartubayi, kohortbayi, kohortanakbalita, kohort KB, danbuku KIA. Pencatatanharusdilakukansegerasetelahbidanmelakukanpelayanan.

  15. 2. Data Pelayanan • Bidandidesa/kelurahanmencatatsemuapelayanan KIA didalamkartuibu, kohortIbu, kartubayi, kohortbayi, kohortanakbalita, kohort KB, danbuku KIA. Pencatatanharusdilakukansegerasetelahbidanmelakukanpelayanan.

  16. Selainhaltersebutbidandidesajugamengumpulkan data pelayanan yang berasaldarilintas program danfasilitaspelayanan lain yang adadiwilayahkerjanya.

  17. Pengolahan Data • SetiapbulanBidanmengolah data yang tercantumdalambukukohortdandijadikansebagaibahanlaporanbulanan KIA. • BidanKoordinatordiPuskesmasmenerimalaporanbulanantersebutdarisemuaDansadanmengolahnyamenjadilaporandaninformasikemajuanpelayanan KIA bulanan yang disebut PWS KIA. • Informasi per desa/kelurahandan per kecamatantersebutdisajikandalambentukgrafik PWS KIA yang harusdibuatolehtiapBidanKoordinator.

  18. Langkah pengolahan data adalah : Pembersihan data,Validasi dan ,Pengelompokan data 1. Pembersihan data : melihatkelengkapandankebenaranpengisianformulir yang tersedia. 2. Validasi data : melihatkebenarandanketepatan data. 3. Pengelompokan : sesuaidengankebutuhan data yang harusdilaporkan.

  19. Contoh : • Pembersihan data : Melakukankoreksiterhadaplaporan yang masukdariBidandidesa/kelurahanmengenaiduplikasinama, duplikasialamat, catatanibulangsungdi K4 tanpamelewati K1. • Validasi : Mecocokkanapabilaternyata K4 & K1 lebihbesardaripadajumlahibuhamil, jumlahibubersalinlebihbesardaripadaibuhamil. • Pengelompokan : Mengelompokkanibuhamilanemiberdasarkandesa/kelurahanuntukpersiapanintervensi, ibuhamildengan KEK untukpersiapanintervensi.

  20. Hasilpengolahan data dapatdisajikandalambentuk : Narasi, Tabulasi, GrafikdanPeta. 1. Narasi : dipergunakanuntukmenyusunlaporanatauprofilsuatuwilayahkerja, misalnyadalamLaporan PWS KIA yang diserahkankepadainstansiterkait. 2. Tabulasi: dipergunakanuntukmenjelaskannarasidalambentuklampiran.

  21. 3. Grafik: dipergunakanuntukpresentasidalammembandingkankeadaanantarwaktu, antartempatdanpelayanan. Sebagianbesarhasil PWS disajikandalambentukgrafik. 4. Peta: dipergunakanuntukmenggambarkankejadianberdasarkangambarangeografis.

  22. PembuatanGrafik PWS KIA • PWS KIA disajikandalambentukgrafikdaritiapindikator yang dipakai, yang jugamenggambarkanpencapaiantiapdesa/kelurahandalamtiapbulan. • Dengandemikiantiapbulannyadibuat 13 grafik, yaitu :

  23. D. Pembuatan Grafik PWS KIA 1. Grafik cakupan kunjungan antenatal ke-1 (K1). 2. Grafik cakupan kunjungan antenatal ke-4 (K4). 3. Grafik cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan (Pn). 4. Grafik cakupan kunjungan nifas (KF). 5. Grafik deteksi faktor risiko/komplikasi oleh masyarakat. 6. Grafik penanganan komplikasi obsetrik (PK). 7. Grafik cakupan kunjungan neonatal pertama (KN1). 8. Grafik cakupan kunjungan neonatal lengkap (KNL). 9. Grafik penanganan komplikasi neonatal (NK). 10. Grafik cakupan kunjungan bayi (KBy). 11. Grafik cakupan pelayanan anak balita (KBal). 12. Grafik cakupan pelayanan anak balita sakit (BS). 13. Grafik cakupan pelayanan KB (CPR).

  24. Langkah pokok dalam pembuatan grafik PWS KIA • Penyiapan Data a. Grafik antar wilayah, data yang diperlukan adalah : Data cakupan per desa dalam kurun waktu yang sama Misalnya : untuk membuat grafik cakupan K4 bulan Juni di wilayah kerja Puskesmas X, maka diperlukan data cakupan K4 desa/kelurahan A, desa/kelurahan B, desa/kelurahan C, dst pada bulan Juni. b. Grafik antar waktu, data yang perlu disiapkan adalah : Data cakupan per bulan c. Grafik antar variabel diperlukan data variabel yang mempunyai korelasi misalnya : K1, K4 dan Pn

  25. 2. Penggambaran grafik • Menentukan target rata – rata per bulan untuk menggambarkan skala pada garis vertikal (sumbu Y). Misalnya : target cakupan ibu hamil baru (cakupan K1) dalam 1 tahun ditentukan 90 % (garis a), maka sasaran rata – rata setiap bulan adalah 90 % X 100 12 bulan Dengan demikian, maka sasaran pencapaian kumulatif sampai dengan bulan Juni adalah (6 x 7,5 %) = 45,0% (garis b).

  26. b. Hasil perhitungan pencapaian kumulatif cakupan K1 per desa/kelurahan sampai dengan bulan Juni dimasukkan ke dalam jalur % kumulatif secara berurutan sesuai peringkat. Pencapaian tertinggi di sebelah kiri dan terendah di sebelah kanan, sedangkan pencapaian untuk puskesmas dimasukkan ke dalam kolom terakhir (lihat contoh grafik). c. Nama desa/kelurahan bersangkutan dituliskan pada lajur desa/kelurahan (sumbu X), sesuai dengan cakupan kumulatif masing-masing desa/kelurahan yang dituliskan pada butir b diatas

  27. d. Hasil perhitungan pencapaian pada bulan ini (Juni) dan bulan lalu (Mei) untuk tiap desa/kelurahan dimasukkan ke dalam lajur masing-masing. e. Gambar anak panah dipergunakan untuk mengisi lajur tren. Bila pencapaian cakupan bulan ini lebih besar dari bulan lalu, maka digambar anak panah yang menunjuk ke atas. Sebaliknya, untuk cakupan bulan ini yang lebih rendah dari cakupan bulan lalu, digambarkan anak panah yang menunjukkan kebawah, sedangkan untuk cakupan yang tetap / sama gambarkan dengan tanda (-).

  28. INDIKATOR PEMANTAUAN • Akses Pelayanan antenatal (Cakupan K1) Tujuan : Mengetahui jangkauan pelayanan antenatal serta kemampuan program dalam mengerakkan masyarakat Jumlah kunjungan baru (K1) Ibu Hamil X 100 Jumlah sasaran ibu hamil disuatu wilayah kerja dalam 1 tahun

  29. 2. Cakupan ibu hamil (K4) Tujuan : menggambarkan tingkat perlindungan ibu hamil di suatu wilayah, di samping menggambarkan kemampuan manajemen ataupun kelangsungan program KIA JUMLAH KUNJUNGAN BUMIL K4 X 100 % JUMLAH SASARAN BUMIL DALAM 1 TAHUN

  30. 3. Cakupan persalinan oleh nakes (Pn) Tujuan :menggambarkan kemampuan manajemen program KIA dalam pertolongan persalinan sesuai standar JUMLAH PERSALINAN OLEH NAKES X 100% JUMLAH SASARAN PERSALINAN SELAMA 1 TH

  31. 4. Cakupan pelayanan nifas oleh nakes (KF3) Tujuan : menggambarkan jangkauan dan kualitas pelayanan kesehatan ibu nifas, di samping menggambarkan kemampuan manajemen ataupun kelangsungan program KIA. JUMLAH BUFAS YG MEMPEROLEH 3 KALI PELAYANAN OLEH NAKES ........................................................................................................................... X 100 % JUMLAH SASARAN IBU NIFAS DALAM SATU TAHUN

  32. 5. Cakupan Pelayanan neonatus pertama (KN1) Tujuan : dapat diketahui akses/jangkauan pelayanan kesehatan neonatal. JUMLAH NEONATUS YG MENDAPAT PELAYANAN SESUAI STANDAR OLEH NAKES ............................................................................................................................ X 100% JUMLAH SASARAN BAYI DALAM 1 TH

  33. 6. Cakupan yankes neonatus 0-28 hari (KN lengkap) Tujuan : dapat diketahui efektifitas dan kualitas pelayanan kesehatan neonatal JUMLAH NEONATUS YG MENDAPAT 3 KALI PELAYANAN KUNJUNGAN ............................................................................................................................... X 100% JUMLAH SELURUH SASARAN BAYI DALAM 1 TH

  34. 7. Deteksi faktor resiko dan komplikasi oelh masyarakat Tujuan : menggambarkan peran serta dan keterlibatan masyarakat dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu hamil, bersalin dan nifas Jumlah Bumil beresiko yg ditemukan masyarakat X 100 % 20 % X Jumlah sasaran ibu hamil dlm satu tahun

  35. 8. Cakupan Penanganan komplikasi Obstetri (PK) Tujuan : mengukur kemampuan manajemen program KIA dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara professional kepada ibu hamil bersalin dan nifas dengan komplikasi Jumlah Komplikasi kebidanan yang ditangani X 100 % 20% x Jumlah sasarn ibu hamil dalam 1 tahun

  36. Cakupan Penanganan Komplikasi Neonatus Tujuan : menunjukkan kemampuan sarana pelayanan kesehatan dalam menangani kasus – kasus kegawatdaruratan neonatal, yang kemudian ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangannya, atau dapat dirujuk ke tingkat pelayanan yang lebih tinggi. Jumlah Neonatus dengan komplikasi yg mendapat penanganan X 100% 15% x Jumlah sasaran bayi dalam 1 tahun

  37. 10. Ckupan Pelayanan kesehatan bayi (kunjungan bayi) Tujuan : dapatdiketahuiefektifitas, continuum of care dankualitaspelayanankesehatanbayi. JumlahBayi yg memperoleh 4 kali pelayanan sesuai standar . X 100 % Jumlah seluruh sasaran bayi dalam 1 tahun

  38. 11. Cakupan Pelayanan Anak Balita (12-59 bln) Jumlah anak Balita yg memperoleh pelayanan sesuai standar ................................................................................................................ X 100% Jumlah Seluruh Balita dalam 1 tahun

  39. 12. Cakupan Pelayanan kesehatan anak Balita yg dilayani dengan MTBS Jumlah anak Balita sakit yg memperoleh pelayanan MTBS sesuai standar di puskesmas ................................................................................................................ X 100% Jumlah Seluruh Balita sakit yg berkunjung ke Puskesmas dalam 1 tahun

  40. 12. Cakupan peserta KB aktif (Contraceptive Prevalence Rate) Jumlah peserta KB aktif ................................................................................................................ X 100% Jumlah Seluruh PUS dalam 1 tahun