1 / 12

Praktikum II Inklusi sel ( zat ergastik)

Praktikum II Inklusi sel ( zat ergastik). Tujuan : Mengamati struktur morfologi butir-butir tepung. Mengamati bentuk kristal ca-oksalat dan aleuron. Syamsul huda. Bahan . Umbi solanum tuberosum (kentang). Umbi ipomoea batatas (umbi jalar). Biji zea mays (jagung).

fawzi
Télécharger la présentation

Praktikum II Inklusi sel ( zat ergastik)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Praktikum IIInklusi sel ( zat ergastik) • Tujuan : • Mengamati struktur morfologi butir-butir tepung. • Mengamati bentuk kristal ca-oksalat dan aleuron. Syamsul huda

  2. Bahan • Umbi solanum tuberosum (kentang). • Umbi ipomoea batatas (umbi jalar). • Biji zea mays (jagung). • Tangkai daun amaranthus sp (bayam). • Daun mirabilis jalapa (kembang pukul 4). • Daun datura metel (sejenis kecubung). • Biji ricinus communis (biji jarak) Syamsul huda

  3. Bagian sel: • Bagian hidup (protoplasmik) • Bagian mati (non protoplasmik) Syamsul huda

  4. Bagian tak hidup (non protoplasmik/ergastik): • Berbentuk padat: amilum,aleuron, cristal ca-oksalat, kristal kersik, sitoli. • Berbentuk cair/lendir : asam organik, karbohidrat, protein, lemak, gum, lateks tanin, antosianin,alkaloid, minyak ateris/etsiri. Syamsul huda

  5. Amilum Menurut letak: • konsentris (jika hilus terletak di tengah) • Eksentris (jika hilus berada di tepi) Menurut jumlahnya : • Mono adelph(yaitu jika terdapat hanya satu hilus) • Diadelph(jika terdapat dua hilus) • Poli adelph(jika terdapat banyak hilus) Syamsul huda

  6. Ukuran Pada jagung :12-18 mikronPada kentang : 70-100 mikron • Terdapat lamela yang mengelilingi hilus,di sebabkan karena berbedanya kadar air pada waktu pembentukan amilum. • Di tengah amilum tampak terjadi korosi/tampak seperti terkerat. • Terjadi keretakan di tengah butir amilum karena kepekatan di tengah butir amilum berkurang. Syamsul huda

  7. Aleuron • Lapisan biji tumbuhan angiospermae, sebelah luar endosperm. Terkandung asam nikotinat,salah satu dari vitamin B kompleks. • Merupakan vakuola yang pecah dan mengkristal. • Jaringan endosperm paling luar di sebut lapisan aleuron. Syamsul huda

  8. Aleuron • Berisi sebuah atau lebih kristaloid putih telur dan sebuah atau beberapa globoid yaitu bulatan kecil yang tersusun atas zat fitin (garam ca-oksalat dan mg dari asam meseinesit heksafosfor). Syamsul huda

  9. Kristal ca-oksalat • Merupakan hasil tambahan yang terjadi pada berbagai proses metabolisme. • Yang sering ditemukan : kristal garam kalsium, terutama ca-oksalat. • Dan merupakan hasil akhir atau hasil sekresi dari suatu pertukaran zat yang terjadi dalam sitoplasma Syamsul huda

  10. Bentuk kristal ca-oksalat • Stiloid(panjang,padat serta di temukan sendiri).ex:pada daun citrus sp. • kecil berbentuk prisma kecil seperti pasir. Ex: tangkai amaranthus. • jarum/rafida (daun ananas commosus, daunmirabilis jalapa, batang dan akar allium cepa). • Bintang/roset (daun datura metel) Syamsul huda

  11. Sisik, pyramid, kristal majemuk dan terhimpun dalam kelompok bulat di sebut drus. • Kristal yang terdapat pada sel yang khusus,berbeda dari sel lainnya di sebut idioblas. Syamsul huda

  12. Lainnya • Zat ergastik lain misalnya:minyak dan lemak (malam, suberin, dan kutin).Di bentuk langsung oleh sitoplasma dan elaioplas. • Bentuk lain dari zat ergastik yang merupakan tonjolan dinding sel ke arah lumen di namakan sistolit. • Sel yang berisi sistolit di sebut litosist. Syamsul huda

More Related