Download
patologi klinik fku uwks praktikum urinalisis n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Patologi Klinik FKU-UWKS PRAKTIKUM URINALISIS PowerPoint Presentation
Download Presentation
Patologi Klinik FKU-UWKS PRAKTIKUM URINALISIS

Patologi Klinik FKU-UWKS PRAKTIKUM URINALISIS

1362 Vues Download Presentation
Télécharger la présentation

Patologi Klinik FKU-UWKS PRAKTIKUM URINALISIS

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. PatologiKlinik FKU-UWKSPRAKTIKUM URINALISIS Kamis, 22-mei-2014 Febtarini , dr., Sp.PK

  2. Pemeriksaan Urine: A. PemeriksaanFisis : 1. Jumlah 2. Bau 3. Buih 4. Warna 5. Kejernihan B. Pemeriksaan Kimia : 1. pH, beratjenis 2. Protein 3. Glukosa 4. Badanketon 5. Bilirubin 6. Urobilinogen / Urobilin C. PemeriksaanMikroskopis : 1. Seldarah, selepitel. 2. Torak 3. Kristal

  3. SAMPEL URINE 1. Urine sesaat : urine acak ( random ) 2. Urine pagi : urine pertamadipagihari Paling baikuntukurinalisis : - volume danosmolaritasseragam - lebihkental - pH rendah • Urine segar ( < 1 jam daripenampungan ) • Urine Post Prandial : 1 ½ - 3 jam setelahmakan • Urine 24 jam : 06.00 06.00 dibuangditampung

  4. URINE • > 1 jam : terjadiperubahansel / susunankimia. • Tidaksteril : timbulbakteri • ureum CO2+ NH3 pH urine : basa CaSo4 , MgSo4, Sedimen (torak) : rusak Ureum • Glukosuria : kadarglukosahasilnegatifpalsu!

  5. BAHAN PENGAWET UNTUK URINE : 1. 10% Thymol - Asam amino 1% Urea Isopropanol Kreatinin Asam urat 2. NaHCO3 5 g - Urofirin Koproporfirin Porfobilinogen 3. 1% Asam Borat 5 ml - Hormon (steroid) Estrogen Pregnantriol 4. Asam Asetat glasial 20 ml - Katekolamine ( pH : 3 ) 5. 10% HCl 20 ml - Asam 5-Hidro Indolasetat 6. 4oC ( lemari pendingin ) - Enzim Kuman

  6. Pemeriksaan Urine Carikcelup/ Celup strip/dipstick : pH BJ/beratjenis/Spesific gravity Darah/blood Leukosit Nitrit Protein Keton Glukosa Urobilin Bilirubin Pemeriksaan urine Manual : Protein : - rebus - Esbach - Bence Jones 2. Glukosa : Tes Fehling Keton body : TesRothera Bilirubin : Cara Harrison Urobilin : Cara Schlesinger Rivalta Sedimen urine (mikroskopik) 1. Seldarah : eritrosit, leukosit 2. Selepitel 3. Silinder/ granuler/ torak Rapid test urine : Tesnarkoba 1

  7. 1. Carikcelup/ celup strip/ dipstick

  8. Analisis Urine denganCarikCelup CarikUji : Merupakansecarikplastiksebelahsisidilekatidengan 1-10 lapis kertasisap/bahanpenyerap lain yang mengandungreagenspesifikterhadapzat yang akandiperiksa. Prinsip : biladalam urine mengandungzat yang diperiksaperubahanwarna. IntensitasWarnadapatdiukursecara : 1. Visual 2. Fotometerrefleksi ( Reflactan photometer )

  9. Cara kerja : Kegunaan carik uji antara lain : 1. Pemeriksaan rutin 2. Memantau pengobatan 3. Memantau sendiri 4. Tes penyaring Visual ( gambar 3 ) Celup Seka Baca Fotometer Refleksi

  10. HasilUrinalisis dg mesinautoanalizer

  11. Pemeriksaan urine manual/ konvensional 1. Protein Rebus : 3 mL urine saringsentrifus 1500-2000 RPMbakar s/d mendidih + 2-3 tts asamasetat 6% bakarlagi s/d mendidih Jernih : - + : kekeruhan minimal ++ : kekeruhanbutir-butirhalus +++ : gumpalannyata ++++ : gumpalanbesar Bilapositif 3, lanjutkanketeskuantitatif, AlbuminometerEsbach, tampung urine 24 jam Test Esbach IsitabungEsbach dg urine tampung 24 jam hinggatanda U + reagenEsbachhinggatanda R tutup, dikocok/bolak-balikdiamkan 24 jam bacaskalakeesokanharinya (satuan g/L) Hitung Total protein dalam 24 jam = Volume urine X hasilEsbach (g/L) = ….g/ 24 jam 24 jam (Liter)

  12. Protein rebus Protein Esbach

  13. Protein Bence Jones ( kualitatif): 10 mL urine jernih + asam panaskanhinggamendidihsaring, filtratjernihbiarkanhinggasuhu 500C terjadiendapanputih (Bence Jonespositif)biladipanaskanterus, setelahmelampauisuhu 600C, endapanakanmelarutlagi pada : Multiple myeloma tumor tulang Leukemia empyema Hiperparatiroid, hipertensi & edema

  14. 2. Glukosa urine caraFehling 1 mL urine + 2mL Fehling A + 2 mLFehling B didihkanwarna : - : Tetapbiru/ hijaujernih + : Keruh, hijauagakkuning ++ : Kuningkehijauan, endapankuning +++ : Kuningkemerahan, endapankuningmerah ++++ : Merahjingga s/d merahbata Fehling A : Kuprisulfat, Aquadest Fehling B : K- Na tartrat, Na- Hidroksida, Aquadest Suasanabasa, mereduksikuprimenjadikupro

  15. 3. Ketonbody TesRothera 2mL urine + 2 mL (NH4)2SO4 + 2-3 teteslarutan Na-Nitroprusid + NH4OH  terbentucincinungu /tidak + : terbentukcincinungu ( ketonbody +) - : tidakadacincinungu Acetone, Acetoacetic acid, β-hydroxy butyric acid

  16. 4. BilirubincaraHarrison 3 mL urine + 3 mL BaCl2 10% saring dg kertassaring Bubukdikertassaring + 1-2 ttsLarutan Fouchet - : Tidakberwarna (tetap) Filtratnya, untuktesUrobilincaraSchlesinger + : Endapanhijau

  17. 5. Urobilincara Schlesinger 3 mLfiltrat urine (daribilirubinHarrison) + 3 mLreagen Schlesinger _ 1 -2 tetesamoniak saringditabung lain + Lar. Tct.Iodii lihat dg sinartidaklangsungdlmkotakurobilin positif : terjadifluoresensihijau UrobilinogencaraEhrlich 5 mL urine + 10-12 ttslar. Para dimetilaminobenzaldehidtunggu 5 menit urobilinogen + : warnamerah

  18. SEDIMEN URINE( MIKROSKOPIK) 10 – 15 mL urine sentrifus 1500-2000 RPM, 3-5 menit supernatan (bgnatas/jernih) dibuang, sisakansedimen/endapandalam urine terbawahsekitar 0,25-0,5mL urineambil 50 µL dg pipet letakkandiobyekglasstutup dg cover glassmikroskop, pembesaranlensaobyektif 40X strukturapasajaygdidapatkan…?

  19. Sedimen urine UnsurOrganik: • Epitel, oval fat bodies, lekosit, eritrosit, silinder, spermatozoa, parasit, bakteri, spora, pseudohyphae. UnsurAnorganik: • Kristal normal • pH asam : asamurat, natriumurat, kalsiumsulfat • pH asam / netral : kalsiumoksalat • pH basa / netral : tripelfosfat • pH basa : kalsiumkarbonat • Kristal abnormal : sistin, leusin, kolesterol, tirosin, bilirubin. • Kristal obat : sulfonamide • Bahanamorf : fosfat, urat

  20. Perhatikanstrukturberikutini (mikroskopiksedimen urine) • Seldarah : eritrosit, leukosit • Selepitel : epiteltubulus, epitelbertatah/squamous cells • Silinder/ cast / granuler/ torak • Kristal • Bakteri • Sperma • Parasit

  21. Leukosit eritrosit

  22. Leukosituria

  23. Selepiteldlm urine Selepiteltubulusginjal Selepiteltubulusginjal Selepitelskuamous/epitelbertatah

  24. SEL EPITEL • Sel epitel tubulus ginjal • Bentuk polyhidral memanjang atau oval • Sitoplasma bergranula • Sel epitel peralihan berasal dari : - pelvis - ureter - kandung seni t.d : - Epitel bulat * bentuk bulat, berinti satu * sedikit > SDP - Epitel torak / berekor * 2 – 4x > SDP * Bentuk poligonal atau memanjang/berekor

  25. C. Epitelbertatah • Bentuklebar, pipih • Kadang-kadangtepiterlipat • Berasaldari : • Uretra • Vagina

  26. CAST/SILINDER/TORAK/GRANULER TORAK HYALIN( HYALIN CAST ) • PresipitasiProteindidalamtubuli  Tamm-horsfallmucoprotein • Silinderyang jernih • Dindingparaleldanujung yang bersudut( Squared ends ) Gambar :

  27. TORAK EPITEL ( EPITHELIAL CAST ) • seltubuli yang terlepas

  28. TORAK DARAH ( BLOOD CAST ) Ada 2 Macam : 1.Torakseldarahmerah= cylinder erythrocyt batas-batas SDM (+)

  29. FATTY CAST( TORAK LEMAK ) • Torak yang berisi butir-butir lemak • Sangat membias cahaya

  30. TORAK LEUKOSIT • Pada penderita radang ginjal • Pada penderita infeksi ginjal

  31. Granular cast coarsely/ kasar

  32. Torak granular yang halus= finely granular cast granulalebihhalus

  33. Waxy cast granulanyahomogen

  34. Silindereritrositsilinderleukositsilindertubulus

  35. Kristal padaUrine Asam

  36. Kristal Dalam Urine Alkalis

  37. Kristal uria Kalsiumoksalat Na-UratTriple phosphat

  38. Jamur/ragi/fungi di urinebentuk : budding

  39. Jamur

  40. Bakteriuria

  41. Trichomonas

  42. Telurcacing

  43. LaporanHasilSedimen Urine • Eritrosit …………. /lp • Lekosit …………. /lp • Epitel …………. /lp • Cast …………. /lp • Kristal …………. • Lain lain ………….