1 / 25

TEKNIK LINGKUNGAN TKS 4203, 2 sks, wajib

TEKNIK LINGKUNGAN TKS 4203, 2 sks, wajib. Dr. Eng. Indradi Wijatmiko Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang 2014. Kompetensi yang diharapkan yakni mahasiswa mampu :. Memahami tentang pembangunan di bidang teknik sipil yang berwawasan lingkungan

jaron
Télécharger la présentation

TEKNIK LINGKUNGAN TKS 4203, 2 sks, wajib

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. TEKNIK LINGKUNGANTKS 4203, 2 sks, wajib Dr. Eng. Indradi Wijatmiko JurusanTeknikSipil FakultasTeknik UniversitasBrawijaya Malang 2014

  2. Kompetensi yang diharapkan yakni mahasiswa mampu : • Memahamitentangpembangunandibidangtekniksipil yang berwawasanlingkungan • Memahami definisi dan bidang-bidang teknik lingkungan • Memahami isu lingkungan yang mutakhir • Mengetahuisumberdanpengolahansertamenghitung debit air bersihdan air buangan/limbah • Merencanakansistempenyaluran air bersihdan air buangan/limbahpadasuatudaerah • Mengetahui pengelolaan air bersih dan air limbah di unit-unit usaha atau kegiatan tertentu di sejumlah negara.

  3. PokokBahasan • Definisi teknik lingkungan • Pembangunan bidang teknik sipil yang berwawasan lingkungan • Penentuan studi area dan target waktu, periode desain, proyeksi penduduk dan fasilitas umum. • Faktor-faktor penentu kebutuhan air bersih. Kebutuhan domestik, non domestik, kebocoran air, faktor hari maksimum, faktor jam maksimum, kebutuhan pemadam kebakaran. • Pelayanan air, perpipaan dan non perpipaan • Sumber air bersih dan syarat kualitas, kuantitas, kontiyuitas. • Metode pengolahan air bersih berdasarkan sumbernya : pengolahan lengkap dan tak lengkap. • Sistem pengaliran air bersih gravitasi dan pompa. Waktu pengaliran. • Sistem distribusi : cabang dan grid. Pipa, komponen pipa, detail junction, reservoir, pompa, fire hidran. • Perhitungan dimensi pipa air bersih.

  4. ..lanjutan pokok bahasan • Pengertian air buangan/limbah • Sumber dan karakteristik air buangan. • Metode pengolahan air buangan: pengolahan primer, sekunder, tersier dan pengolahan lumpur. • Metode penyaluran air buangan. • Perhitungan debit air buangan. • Perhitungan dimensi air buangan. • Pengelolaan air bersih dan air limbah di unit-unit usaha atau kegiatan tertentu di sejumlah negara. RPKPS

  5. Daftar Pustaka Al Layla, M.A., S. Ahmad., E.J Middlebrooks. 1978. Water supply engineering design. Edisi II. Ann Arbor Science Publisher. USA Devia, Y.P. 2008. Buku ajar TeknikLingkungan. Mangkoedihardjo, S. 1985. Penyediaan air bersih. Jilid I. TeknikPenyehatan – ITS, Surabaya Metcalf & Eddy. 1981. Wastewater treatment and pumping.McGraw Hill, New York USA Peavy, H.S., D.R Rowe, G.Tchobanoglous. 1985. Environmental engineering. McGraw Hill, New York USA Razif, M. 1986. Bangunanpengolahan air minum. TeknikPenyehatan – ITS, Surabaya. Peraturanperundangan yang berlaku yang terkaitdengan air bersihdan air limbah

  6. Penilaian • Quis 1 = • Quis 2 = • Tugas Kelompok = • Tugas Perorangan = • UAS =

  7. SOAL PRETEST : • Apa yang dimaksud dengan pembangunan berwawasan lingkungan ? • Jelaskan yang dimaksud dengan air bersih dan apa saja sumber – sumber air bersih ? • Bagaimanakah cara menghitung dimensi pipa untuk air bersih? • Apa yang dimaksud dengan pengolahan primer, sekunder dan tersier serta pengolahan lumpur pada air buangan?

  8. Pembangunan bidang teknik sipil yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan Pembangunan di berbagai bidang saat ini harus berpegang pada prinsip pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. Pembangunan berkelanjutanadalah upaya sadar dan terencana yang memadukan lingkungan hidup termasuk sumber daya ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan.

  9. Contoh Pembangunan jalantolberdampakpositifdannegatifterhadaplingkungan: • Dampakpositif : meningkatkanperekonomian , memperlancartransportasi, dsb. Dampakpositifharusdimaksimalkan. • Dampaknegatif : kebisingan, getaran, emisitinggi, banjir, gangguan visual, pembebasanlahan (dampaksosial), dsb. Dampaknegatifharusditekanseminimalmungkin.

  10. Solusidampak Pembangunan jalantoldianggapsebagaipembangunanberkelanjutan yang berwawasanlingkunganapabiladalampengoperasiannyamemperhatikan : • Dampakkebisingandangetarandiredamdengan barrier, diaturjaraknyadenganpemukiman, pengaturanletakbangunan • Dampakemisiudaradiatasidenganpenanamanpohon/penghijauan • Dampakbanjirdenganpembuatansalurandrainase yang memadai • Dampaksosialdiatasidengansosialisasi, mengakomodasisebagaitenagakerja, dsb

  11. Pembangunan lain dimanatekniksipilberperandanwajibmemperhatikanaspeklingkungan • Pembangunan jaringan jalan kereta api, stasiun, subway, pelabuhan, bandar udara • Reklamasi • Pembangunan berbagai macam industri • Pembangunan waduk, irigasi, normalisasi sungai, jalan tol, jalan, persampahan, perumahan, drainase, jaringan air bersih, instalasi pengolahan limbah • Pembangunan pusat perkantoran, pendidikan, olahraga, kesenian, tempat ibadah, pusat perdagangan, rumah sakit, taman rekreasi, hotel, lapanga golf • Pembangunan pembangkit tenaga listrik • Pertambangan dan eksploitasi migas, pembangunan kilang

  12. Teknik Lingkungan • Merupakan bagian dari teknik sipil • Cabang-cabang teknik sipil : struktur, keairan, geoteknik, transportasi, manajemen konstruksi, teknik lingkungan, geodesi, dsb

  13. Definisi Teknik Lingkungan Cabang ilmu teknik yang berfokus pada : • Menjaga lingkungan dari efek membahayakan sebagai akibat kegiatan manusia • Menjaga populasi dari efek faktor-faktor lingkungan yang merugikan • Meningkatkan kualitas lingkungan untuk kesehatan manusia dan alam sekitar

  14. Bidang-bidang • Bidang-bidang yang dipelajari : air bersih air limbah udara tanah sampah • Definisi Lingkungan • Sederhana : sekitar seseorang/sesuatu • Umum : atmosfer, hidrosfer, litosfer, biosfer Yang dipelajari air bersih dan air limbah (sumber, karakteristik, pengolahan & sistem penyaluran)

  15. Definisi • Atmosfer : campuran gas yang tersebar luas dari permukaan bumi yang tersusun dari elemen-elemen bumi yang menjadi gas pada proses pembentukan dan metamorfosisnya • Hidrosfer : terdiri dari laut, danau dan sungai serta air tanah dangkal yang berinterflow dengan air permukaan

  16. Lanjutan Definisi…. • Litosfer : selimuttanah yang membungkusintidaribumi • Biosfer : kulitbumi yang tipis yang terbentukdariatmosfer, litosfer/permukaanbumidanhidrosferdimanaadakehidupanmakhlukhidup. Material di biosferberbentukpadat, cairdan gas yang mempunyaisiklus. Sumberkehidupan (udara, air danmakanan) berasaldaribiosfer. Namunlimbahdalambentukpadat, cairdan gas jugadibuangkebiosfer

  17. Lahirnya rekayasa/teknik lingkungan • Biosfer mempunyai kemampuan untuk menerima, mengasimilasi dan mendaur ulang limbah (contoh self purification). Namun dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk dan beragamnya aktivitas manusia yang berakibat semakin banyak dan kompleksnya limbah, maka kemampuan biosfer menjadi terbatas. • Manusia harus bertanggungjawab. Para ahli membuat rekayasa (teknik) lingkungan untuk mempertahankan kualitas biosfer itu sendiri. • Proses rekayasa (teknik) lingkungan umumnya mengadopsi dari proses alam.

  18. Contoh • Alamiah Proses filtrasi atau penyaringan air dilakukan oleh pasir, kerikil, batuan, di sungai

  19. Lanjutan contoh… • Rekayasa/teknik lingkungan Penyaringan air dibuat dengan mengadaptasi proses di alam : filter dengan berbagai media

  20. Mata KuliahTeknikLingkungan Fokus kepada masalah keairan : air bersih dan air limbah

  21. A I R • Tubuhmanusia 65% adalahair sehinggakeperluanutamaadalahuntuk air minum, disampingmandidancuci. • Selainitudipakai pula untukirigasi, pembangkitlistrik, rekreasi, produksiindustridansebagaibadan air penerima air buangan

  22. FAKTA Air tawar • Keberadaan air di muka bumi 344 juta km3 dalam bentuk samudra, laut, sungai, danau, es. Dari jumlah tersebut hanya 2.5% yang berupa air tawar dalam bentuk sungai, danau dan air tanah. • 90 % Pasokan air tawar dunia terletak di Antartika

  23. Fenomena global warming !! Penyebab emisi rumah kaca (CO2) • Akibat : pemanasan suhu, peningkatan muka air laut, musim kering lebih panjang. • Suhu naik 1 derajat : sungai gletser menyusut, penyakit malaria dan malnutrisi, musim dingin pendek, batu karang 80% rusak • Suhu naik 2 derajat : spesies tertentu terancam punah (beruang kutub), es di Greenland meleleh sehingga muka air laut naik menjadi 7 m. • Suhu naik 5 derajat : gletser di Himalaya hilang dan berpengaruh terhadap populasi di China dan India, ekosistem laut rusak, jumlah ikan berkurang, pulau2 rawan tenggelam : NewYork, London, Tokyo

  24. manusiapenyebabpemanasan global 1. Pembakaran bahan bakar fosil. 2. Kerusakan/kebakaran hutan. Hutan menyerap CO2 namun kebakaran melepaskan CO2. 3.Pertanian. Beberapa aktivitas pertanian menyebabkan kenaikan suhu bumi. Lahan sawah yang tergenang menghasilkan gas metana (CH4). Pemanfaatan pupuk akan menghasilkan dinitrooksida (N2O). Selain itu pembakaran padang sabana dan sisa-sisa pertanian juga mempunyai kontribusi dalam pemanasan global. 4. Peternakan. Kotoran ternak yang membusuk akan melepaskan gas metana (CH4). Menurut laporan FAO UNO tentang Livestock’s Long Shadow bahwa 18% pemanasan global terjadi akibat indutri peternakan di dunia (lebih besar dari transportasi dunia yang hanya 13%). Data membuktikan peternakan mengeluarkan 9% CO2, 65% NOx dan 37% CH4. NOx yang dikeluarkan dari kotoran ternak menimbulkan efek rumah kaca 296 kali lebih besar dibandingkan efek rumah kaca yang disebabkan CO2. 5.Sampah. Sampah menghasilkan gas metana (CH4). Diperkirakan 1 ton sampah padat menghasilkan sekitar 50 kg gas metana (CH4).

  25. See you Next Week

More Related