1 / 9

PUBLIC RELATIONS SEBAGAI ALAT DARI MANAJEMEN P ertemuan 1

PUBLIC RELATIONS SEBAGAI ALAT DARI MANAJEMEN P ertemuan 1. Ma t a kuliah : O 0 342 - Public Relations Management Tahun : 20 1 0. Learning Objectives. Pada akhir pertemuan 1 ini, diharapkan mahasiswa dapat menyimpulkan pengertian : Perusahaan yang mempunyai Unit Kerja PR

nigel
Télécharger la présentation

PUBLIC RELATIONS SEBAGAI ALAT DARI MANAJEMEN P ertemuan 1

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PUBLIC RELATIONS SEBAGAI ALAT DARI MANAJEMEN Pertemuan 1 Matakuliah: O0342-Public Relations Management Tahun : 2010

  2. Learning Objectives Pada akhir pertemuan 1 ini, diharapkan mahasiswa dapat menyimpulkan pengertian: Perusahaan yang mempunyai Unit Kerja PR Ruang lingkup kerja menurut IPRA. Posisi Masa Depan Organisasi Profesional PR Syarat untuk Berhasil

  3. RUANG L INGKUP KERJA PR Organization Structure and Behavior Business Admin. Statistics Theory and Process of Communication Natural Sciences Economics Writing for Mass Media Theory and Practice of Public Relations Advertising Political Science Social Services Media Laws & Ethics Editing Govern. Organization Research Graphics of Comm. Humanities Media Analysis Public Administration Personnel Management IPRA The Wheel of Education Gold Paper 7, 1990 Management Science

  4. Perusahaan yang sudahmempunyai Unit Kerja PR Sebaiknya PR tidak terlibat secara operasional dalam struktur organisasi, melainkan jabatan fungsional. Bagiperusahaan go publik, harus dibedakan antara fungsi corporate secretary terhadap fungsi PR. • Korporasi- Manufaktur, keuangan, asuransi, consumer goods dan hiburan. • Jasa- penerbangan, properti, hotel dan shopping centre. • Pemerintah dan lembaga non profit- rumah sakit dan fasilitas kesehatan mental. • Organisasi sosial- kesejahteraan sosial dan keagamaan.

  5. Posisi PR di Masa Depan PRSA melaporkan bahwa • Secara jujur posisi regular PR diduduki oleh wanita, namun posisi strategis PR diduduki oleh pria. • Namun dimasa mendatang posisi PR dengan persiapan dan latar belakang pendidikanserta pengalaman yang memadai, dapat menjadi suatu tantangan bagi kaum pria dengan gaji yang memadai terhadap job-nya dan bukan hanya sebagai protokoler atau master of ceremony, atau pendamping unit organisasi pemasaran, tetapi suatu fungsi dibawah direktursehingga mempunyai keunggulan bersaing.

  6. Organisasi Profesional PR • Public Relations Society of America/PRSA - United States. • Canadian Public Relations Society/CPRS - Canada • International Public Relations Association/IPRA - United Kingdom. • Public Relations Institute of Australia/PRIA - Australia • Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, yang membuat kode etik Humas Pemerintahan(BAKOHUMAS) - Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat • Perhimpunan Hubungan Masyarakat - Perhumas. • Asosiasi Perusahaan PR Indonesia – APPRI

  7. Syarat untuk Berhasil PR Journal menyajikan ciri kepribadian seorang PR, yaitu • Ketrampilan ~ menulis efektif ~ berbicara persuasif • Pengetahuan ~ pengetahuan mendalam tentang media ~ pemahaman akan proses manajemen ~ ketajaman bisnis dan keuangan • Kemampuan ~ pemecahan masalah – problemsolving ~ pengambilkeputusan – decision making • Kualitas ~ Kestabilan emosi, akal sehat dan pemikiran obyektif ~ dorongan dan antusiasme kuat ~ minat luas dan keingin-tahuannya intelektual ~ gaya luwes dan selalu bersikap bersahabat.

  8. Closing Setelah memahami pengertian bahwa PR harus dapat memberikan layanan yang unik kepada organisasinya. Selain itu juga sebagai profesional PR dapat sebagaipraktisi seperti dokter, pengacara atau akuntan dalam memberikan layanan untuk kliennya guna kepentingan khusus berdasarkan norma dan kode etik yang ditetapkan oleh asosiasinya.

More Related