Bentuk Kerjasama Penanaman Modal
290 likes | 661 Vues
Bentuk Kerjasama Penanaman Modal. Management Contract : Bentuk usaha kerjasama antara para pihak modal asing dan nasional menyangkut pengelolaan suatu perusahaan khususnya dalam hal pengelolaan manajemen oleh pihak modal asing terhadap suatu perusahaan nasional. Management Contract.
Bentuk Kerjasama Penanaman Modal
E N D
Presentation Transcript
BentukKerjasamaPenanaman Modal Management Contract : Bentukusahakerjasamaantaraparapihak modal asingdannasionalmenyangkutpengelolaansuatuperusahaankhususnyadalamhalpengelolaanmanajemenolehpihak modal asingterhadapsuatuperusahaannasional
Management Contract Kontrakmanajemenumumditemukan, misalnya dalamlapisanteratasjaringan hotel internasional. Pemilikhotel sepertiMarriott danHiltonsering tidakmemiliki hotel-hotel mahal yang menggunakannamamerekadiseluruhdunia, tetapimengoprasikannyadalambentukkontrak manajemen.
Management Contract Unsur-unsurManagement Contract adalah : • Adanyakesepakatandimanaperusahaandisuatunegarasetujuuntukmengoperasikanfasilitasataumemberikanjasamanajemenlainnyakepadaperusahaandinegaralain • Perusahaan tersebutakanmendapatkanimbalan yang telahdisepakati.
Management Contract Para pihak yang terlibatdalamManagement Contract ini Adalah : • Pemilik hotel (owner) khususnyahotel berbintangtiga, empatdan lima sebagaipemodalyang biasanyatidakmemilikiskillmanajemenperhotelandannetworking yang cukup. • Pengelola yang menjalankanManajemenHotel JaringanInternasionalberdasarkankontrakatauperjanjian
Management Contract Hakdankewajibandariparapihak (pemilik danpengelola hotel) diManagement Contract : 1. Pengelolaberkewajibanuntukmengoperasikandanmengelola hotel berdasarkanterm and condition yang akanditetapkanpadaperjanjianterpisahdarimasing-masing hotel. 2. Pemilikberkewajibanuntuk fee kepadapengelola yang akanditetapkanpadaperjanjian yang terpisah. 3. Pemilikmemberikanwewenangkepadapengelolauntukbernegosiasi.
Management Contract Tahapan-tahapandalam Management Contract : 1.Pemilik manajemen hotel jaringaninternasionalakanmelakukannegosiasidenganpemilik hotel dari Indonesia. 2. Menandatangani MOU dansepakatdenganklausula-klausula yang disepakatidalamkontrakmanajemen hotel jaringaninternasional. 3. Penandatangan Management Contract olehpemilik hotel danorang yang berhakmenandatanganikontrakdarimanajemen hotel jaringaninternasional.
Management Contract Jenis-jenisjasayang terkaitdalamkegiatan-kegiatan usahamanajemen hotel jaringaninternasionalinimeliputi: • Jasakonsultasi. • Jasawaralaba • Jasapengelolaan. Usaha jasamanajemen hotel jaringaninternasionaldapat melakukansalahsatudarijasasecaraterpisahatau sebagaigabungandariduajenisjasaatausecara keseluruhan.
Management Contract Beberapakontrakatauperjanjian yang terkaitdalam kegiatan-kegiatanusahamanajemen hotel jaringan internasionalinimeliputi: • Pre-opening technical service agreement antarapemilikdanpengelola. • Management agreement antarapemilikdanpengelolauntukjangkawaktu yang telahditentukan. • Other agreement yang diperlukanuntukkelancaranpengelolaan hotel
Management Contract PenghasilanBagiPengelola PenghasilanpengelolasehubungandenganManagement Contract adalahpenghasilan yang diterimaataudiperoleh Pengelolasehubungandenganpengelolaan yang telah Dilakukan, antara lain : • Fee atasPre-Opening Technical Services • Base Management Fee yaitupersentaseataspendapatankotordari hotel • Incentive Management Fee yaitupersentaseataspendapatanoperasionaldari hotel
Management Contract Kerahasiaan • Para pihakdiwajibkanuntukmerahasiakaninformasi-informasipenting. • Klausulainisangatdikehendakipihakasingkarenamerekamembawasejumlahinformasi yang bernilaikomersialseperti business plan, studikelayakanusaha. • Jikakerjasamagagaldilaksanakandiaturbahwa PMDN dilarangmempergunakaninformasitersebut, kecualibilaadakompensasitertentubagi PMA
Management Contract Kerahasiaan Kerahasiaandapatdibukadalamhaldiperlukan, yaitu : Karenahukum Karenakeperluan audit finansial Karenakeperluankonsultanprofesional Karenapengalihanobyek
BentukKerjasamaPenanaman Modal Technical Assistance (service contract) : Bentukkerjasamaantarapihak modal asingdannasionalsepanjang yang bersangkutpautdengan skill atau modal kerja (method). Misal : Perusahaan modal nasional yang inginmeningkatkanskalaproduksinyatentumembutuhkansuatuperalatanbarudisertaicarakerjadanmetode yang baru, untukituharusmembayarroyaltykepadaperusahaan modal asing yang memberikantechnical assistance
BentukKerjasamaPenanaman Modal 2. Joint Enterprise : Suatuusahakerjasamaantarapenanaman modal asingdandalamnegeridenganmembentuksuatuperusahaanataubadanhukumbarusesuai yang dipersyaratkandalampenanaman modal.
BentukKerjasamaPenanaman Modal Alasan yang mendasaripemilihanbentukkerjasama Joint Enterprise : • Setiapusahadi Indonesia yang membutuhkan rupiah untukpembayaran barang2 yang lebihmurahdanmudahdiperolehdi Indonesia sertapembayarangajipegawai. • Penanaman modal asingdi Indonesia tidakperlumenanamkan modal dalambentukvalutaasing, tetapi modal asingdapatberbentukmesin-mesinatau lain hasilproduksipenanaman modal asingitu. • Denganbekerjasamadenganpengusahanasional yang berpengalamandapatmeminimalkanresiko.
BentukKerjasamaPenanaman Modal 3. Contract of Work (KontrakKarya): Suatubentukusahakerjasamaantarapenanaman modal asingdandalamnegeri, terjadiapabilapenanam modal asingmembentukbadanhukum Indonesia danbadanhukuminimengadakanperjanjiankerjasamadengansuatubadan yang menggunakan modal nasional.
BentukKerjasamaPenanaman Modal Hal-haltentang Contract of Work : • Masing-masingpihakdapatmengadakanpembukuandankebijaksanaan yang terpisah • Dapatmengadakanperjanjiandenganpihak lain (asing) untukmengerjakanpengolahan (eksploitasidaneksplorasi ) untukdanatasnamaperusahaannegaratersebut. • Besarnyaimbalantergantungpada Contract of Work tersebut. • Pengawasan, management, marketing dantindakan lain yang berhubungandenganpengambilanpengolahan, distribusidanpenjualanbarang yang diproduksidi Indonesia itusepenuhnyaadaditanganpihakasing
BentukKerjasamaPenanaman Modal • Production Sharing : Suatuperjanjiankerjasamakreditantara modal asingdandalamnegeri yang memberikankewajibankepadapihakdalamnegeriuntukmengeksporhasilnyakepadanegarapemberikredit.
BentukKerjasamaPenanaman Modal TentangProduction Sharing : • Untukmemenuhikebutuhanakan modal danalatperlengkapandariluarnegeri, dipikirkansuatubentukkerjasamapatungan yang dinamakan production sharing • Kredit yang diperolehdaripihakasinginibesertabunganyaakandikembalikandalambentukhasilproduksiperusahaan yang bersangkutan. • Dikaitkandenganketentuanmengenaikewajibanperusahaan Indonesia untukmengeksporhasilnyakenegarapemberikredit.
BentukKerjasamaPenanaman Modal 5. Penanaman Modal dengan DICS-Rupiah : KebijaksanaaninidisebutDebt-Investment Convertion Scheme (DICS), bahwakredit modal asing yang harusdikembalikanoleh PMDN kepadakreditornyadapatdiubahmenjadipenanaman modal asingdi Indonesia.
BentukKerjasamaPenanaman Modal Duaaspekkerjasamaantarapenanaman modal asingdandalamnegeri : • Adanya conflict of interest antarapenanaman modal asingdannegarapenerima modal • Baikburuknyasuatupenanaman modal asingbaginegaraberkembang.
BentukKerjasamaPenanaman Modal Faktoryang menyebabkankegagalanalihtekhnologidi Indonesia • PMDN lebihmementingkan status daripadaalihtekhnologi • PMDN tidakberinvestasidengantekhnologikarenabiayamahaldanresikotinggi • Terlalupuasdengankeuntungan yang adameskipunkecil • PMA memangtidakbersediamengalihkantekhnologinya • PMDN kurangmemahamikontrakalihtekhnologi • Ketentuanperpajakan yang kurangmendukung • SDM yang lema • Tekhnologilokalsebagaipenunjangkurangmemadai
Hak Investor AsingMenurut UU No. 25 Tahun 2007 (Pasal 8, 10, 14, 15 dan 18) : • Mengalihkanaset yang dimilikinyakepadapihak lain. • Melakukan transfer danrepatriasi (pengiriman) dalamvalutaasing, tanpaadapenundaan. Hak transfer danrepatriasiinimeliputi : modal, keuntungan, bunga bank, deviden, royalti, kompensasiataskerugian, danlainnya • Menggunakantenagaahli WNA untukjabatandankeahliantertentu. • Mendapatkankepastianhak, hukumdanperlindungan • Informasi yang terbukatentangbidangusaha yang dijalankannya • HakPelayanan • Berbagaibentukfasilitaskemudahan
Kewajiban Investor AsingMenurut UU No. 25 Tahun 2007 (Pasal 15) : • Menerapkanprinsiptatakelolaperusahaan yang baik. • Melaksanakantanggungjawabsosialperusahaan (CSR). • Membuatdanmenyampaikanlaporanpenanaman modal kepada BKPM • Menghormatitradisibudayamasyarakatsekitarlokasikegiatanusahapenanaman modal. • MematuhisemuaketentuanperaturanperUUan.
TanggungJawab Investor AsingMenurut UU No. 25 Tahun 2007 (Pasal 16) : • Menjamintersedianya modal yang berasaldarisumber yang tidakbertentangandenganketentuan UU • Menanggungdanmenyelesaikansegalakewajibandankerugianapabila investor menghentikanataumenelantarkankegiatannyasecarasepihak. • Menciptakaniklimusaha yang sehat, mencegahpraktikmonopolidanhal lain yang merugikannegara. • Menjagakelestarianlingkunganhidup. • Menciptakankeselamatan, kesehatan, kenyamanandankesejahteraanpekerja. • Mematuhisemuaketentuan per UU an.
JangkaWaktuPenanaman Modal Asing : MenurutPasal 3 PP No 20 Tahun 1994 : • PMA diberikanizinusahauntukjangkawaktu 30 tahunterhitungsejakberproduksikomersial. • Tahapeksplorasi, studikelayakandankonstruksibelumdiperhitungkanmulaiberlakunyaizinusaha • PMA dapatmemperpanjangizinusahanyadengansyaratusahaperusahaantersebutbermanfaatbagiperekonomiandanpembangunannasional, yang diberikanuntukmasa 30 tahun.
BerakhirnyaIzinPenanaman Modal Asing : Tigacaraberakhirnyaizinpenanaman modal asing : • Jangkawaktuizin yang telahdiberikanpenanaman modal telahberakhirdantidakdiperpanjanglagi. • Dibatalkansecarasepihakolehpemerintah. Faktorpenyebabadalah PMA telahmelalaikan kewajiban2 yang telahditentukanbaik yang terdapatdalamizinusahamaupun UU yang berlaku. • Bataldemihukum. PMA tidakmelaksanakankegiatannyatabaikadministrasimaupunfisikterhitung 3 tahunsejakizinditerbitkan.