1 / 35

STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PERKULIAHAN MELALUI LESSON STUDY

STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PERKULIAHAN MELALUI LESSON STUDY. Sulthon taqdir Alfirdaus , S.Pd. 120. 100. 80. 60. 40. 20. 0. Korea. Japan. Thailand. Australia. -20. Indonesia. Hong Kong. -40. Below Level 1. at Level 2. at Level 3. at Level 4. at Level 5. at Level 6.

job
Télécharger la présentation

STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PERKULIAHAN MELALUI LESSON STUDY

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PERKULIAHAN MELALUI LESSON STUDY Sulthon taqdir Alfirdaus , S.Pd

  2. 120 100 80 60 40 20 0 Korea Japan Thailand Australia -20 Indonesia Hong Kong -40 Below Level 1 at Level 2 at Level 3 at Level 4 at Level 5 at Level 6 Indonesia’s achievements on education lag behind other countries both in terms of access and quality.Performance on education Sumber: The World Bank 2005

  3. Makin Tinggi Pendidikan, Makin Rendah Kemandirian dan Semangat Kewirausahaannya Sumber : BPS, Susenas 2003

  4. Lesson Study Lesson Study adalah suatu model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning untukmembangun learning community.

  5. Lesson Study Tiga tahapan lesson study : 1. Perencanaan (plan) 2. Pelaksanaan dan Observasi (do) 3. Refleksi (see)

  6. PENTAHAPAN LESSON STUDY DO (melaksanakan) PLAN (merencanakan) SEE (merefleksi)

  7. Perencanaan • Rencana Pembelajaran (RP) • Petunjuk Pembelajaran (Teaching Guide) • Handout (LKM) • Media atau alat peraga pembelajaran • Lembar penilaian proses dan hasil pembelajaran • Lembar observasi.

  8. Perencanaan Dalam menyusun perangkat rencana pembelajaran, banyak hal yang didiskusikan, seperti : • Pemilihan materi yang bermakna atau kontekstual dengan kehidupan sehari-hari, atau materi yang mutakhir, dan tidak hanya semata-mata mengikuti materi dalam buku teks. • Pemilihan strategi pembelajaran yang sesuai yang menekankan pada kemandirian belajar, pemecahan masalah, kooperatif, kolaboratif dan pengembangan kreativitas. • Pemilihan dan pembuatan media atau alat pembelajaran yang sesuai. • Penyusunan alat evaluasi yang valid dan reliabel • Penyusunan instrumen observasi pembelajaran. • Dan sebagainya.

  9. FUNGSI PERENCANAAN DALAM LESSON STUDY • Penyusunan skenario pembelajaran beserta perangkatnya dan instrumen observasinya. • Pengimbasan pengetahuan secara kolaboratif. • Penerapan hasil penelitian pembelajaran. • Penyusunan lesson plan yang dapat dipahami sesama dosen. • Penyusunan awal proposal penelitian tindakan kelas, jika diperlukan.

  10. Perencanaan (PLAN) (Para dosen bekerjasama secara kolaboratif dalam membuat perencanaan pembelajaran)

  11. Pelaksanaan dan Observasi • Seorang sebagai Dosen model • Dosen lain sebagai Observer. Observer mengambil tempat sedemikian hingga dapat leluasa mengamati jalannya proses pembelajaran tanpa mengganggu aktivitas dan konsentrasi mhs. Observer tidak diperkenankan melakukan intervensi pada pembelajaran, seperti menegur dosen, membantu atau bertanya kepada mhs. Fokus observasi ditekankan pada aktivitas belajar mhs, baik secara individual maupun kelompok.

  12. Pelaksanaan Pembelajaran (DO)

  13. Pelaksanaan Perkuliahan (DO)

  14. Pelaksanaan Pembelajaran (DO)

  15. Pelaksanaan Pembelajaran (DO)

  16. Refleksi • Kesan penyaji/dosen model ttg cara/strategi pembelajaran yang telah dilakukan. • Tanggapan-tanggapan observer yang difokuskan pada aktivitas pembelajaran mahasiswa. • Tangapan balik dari penyaji/dosen model. • Kesimpulan dan saran untuk perbaikan pada putaran berikutnya.

  17. Pelaksanaan Refleksi (SEE)

  18. Pelaksanaan Refleksi (SEE)

  19. Pelaksanaan Refleksi (SEE)

  20. Aktivitas dari Lesson Study

  21. MENGAPA LESSON STUDY PERLU DIIMPLEMENTASIKAN? • pengembangan lesson study dilakukan dan didasarkan pada hasil “sharing” pengetahuan profesional yang mempertimbangkan pada praktek dan hasil pembelajaran yang dilaksanakan para dosen. • penekanan dari lesson study adalah para mahasiswa agar memiliki kualitas belajar. • Pengembangan kompetensi mahasiswa dijadikan fokus dan titik perhatian utama dalam pembelajaran di kelas.

  22. MENGAPA LESSON STUDY PERLU DIIMPLEMENTASIKAN? • Berdasarkan pengalaman real di kelas, lesson study mampu menjadi landasan bagi pengembangan pembelajaran, dan • Lesson study akan menempatkan peran para dosen sebagai peneliti pembelajaran.

  23. Dengan melaksanakan lesson study para dosen secara kolaboratif : • menentukan kompetensi yang perlu dimiliki mahasiswa, satuan (unit) pelajaran dan materi pelajaran yang efektif; • mengkaji dan meningkatkan pembelajaran yang bermanfaat bagi mahasiswa; • memperdalam pengetahuan tentang materi pelajaran yang disajikan dosen; • menentukan tujuan jangka panjang yang akan dicapai para mahasiswa;

  24. merencanakan pelajaran secara kolaboratif; • mengkaji secara teliti proses pembelajaran dan perilaku mahasiswa; • melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang dilaksanakannya berdasarkan kemampuan mahasiswa. • mengembangkan pengetahuan pembelajaran yang andal;

  25. MANFAAT LESSON STUDY • Mengurangi keterasingan dosen (dari komunitasnya), khususnya dalam pembelajaran • Membantu dosen untuk mengobservasi dan mengkritisi pembelajarannya • Memperdalam pemahaman dosen tentang materi pelajaran, cakupan dan urutan materi dalam kurikulum. • Membantu dosen memfokuskan bantuannya pada seluruh aktivitas belajar mahasiswa. • Menciptakan terjadinya pertukaran pengetahuan tentang pemahaman berpikir dan belajar mahasiswa • Meningkatkan kolaborasi pada sesama dosen.

  26. DAMPAK POSITIF LESSON STUDY • Peningkatan mutu dosen dan mutu pembelajaran yang pada gilirannya berakibat pada peningkatan mutu lulusan. • Dosen memiliki banyak kesempatan untuk membuat bermakna ide-ide pendidikan dalam praktek pembelajaran nya sehingga dapat merubah perspektif tentang pembelajaran, dan belajar praktek pembelajaran dari perspektif mahasiswa.

  27. DAMPAK POSITIF LESSON STUDY • Dosen mudah berkonsultasi kepada pakar dalam hal pembelajaran atau kesulitan materi pelajaran. • Perbaikan praktek pembelajaran di kelas. • Peningkatan kolaborasi antar dosen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. • Peningkatan ketrampilan menulis karya tulis ilmiah atau buku ajar.

  28. DAMPAK POSITIF LESSON STUDY • Menumbuhkan sikap keterbukaan di antara sesama kolega dosen; • Menumbuhkan kreatifitas untuk melakukan yang terbaik; • Menumbuhkan sikap Leadership dan percaya diri yang tinggi; • Dapat menjadi alat evaluasi terhadap kelebihan dan kekurangan yang dimiliki; • Dapat merangsang keinginan untuk membuat karya ilmiah (Action Research); • Ajang pemilihan berbagai metode pembelajaran yang relevan; • Meningkatkan kinerja keterampilan tangan dan pikiran; • Bagian dari upaya pengembangan pendidikan.

  29. SEMINAR HASIL LESSON STUDY • Pemaparan hasil lesson study di antara kelompok lesson study • Tukar pengalaman lesson study tentang permasalahan yang muncul dan penyelesaiannya. • Penulisan laporan/artikel hasil lesson study untuk disebarluaskan

  30. SEMINAR HASIL LESSON STUDY DI FAKULTAS

  31. PERAN PAKAR DALAM LESSON STUDY • Nara Sumber • Mengarahkan/melatih • Dosen Model • Membimbing penulisan karya ilmiah thd dosen yunior. • Membimbing penulisan buku ajar. • Dalam refleksi, memberi masukan dan membantu permasalahan yang muncul.

  32. Proses yang berpusat pada dosen Belajar pasif Pengalaman satu budaya Pembatasan Berpusat pada proses belajar Belajar aktif dan interaktif Pengalaman multi budaya Pembebasan, pemberian wewenang/dukungan Indikator Pembelajaran yang berkualitas

  33. Orientasi pada perilaku Dikontrol oleh institusi Menciptakan masa yang homogin Orientasi pengembangan internal Dikontrol oleh ilmu telaah/pencarian Memelihara perbedaan Indikator Pembelajaran yang berkualitas

  34. Tujuan-tujuan yang dipaksa secara eksternal Pelabelan dan penjurusan Tes yang distandarkan Tujuan-tujuan individu Mendiagnosis dan membantu Penilaian authentik Indikator Pembelajaran yang berkualitas

  35. TERIMA KASIH WASSALAMU ALAIKUM WR WB

More Related