1 / 26

Manajemen Produksi

Manajemen produksi mempunyai peran penting dalam organisasi bisnis, sebagai salah satu yang menentukan penciptaan produk serta turut mempengaruhi peningkatan dan penurunan penjualan.

budieto
Télécharger la présentation

Manajemen Produksi

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MANAJEMEN PRODUKSI Budi Harto, S.E., M.M., PIA

  2. Jikaditelaahlebihlanjutpengertianproduksidapatditinjaudariduasudutyaitu : Pengertianproduksidalamartisempit, yaitumengubahbentukbarangmenjadibarangbaru, inimenimbulkanform utility Pengertianproduksidalamartiluasyaituusaha yang menimbulkankegunaankarenaplace, time, danpossession. Produksiadalahsesuatu yang dihasilkanolehsuatuperusahaanbaikberbentukbarang (goods) maupunjasa (service) dalamsuatuperiodewaktu yang selanjutnyadihitungsebagainilaitambahbagiperusahaan DEFINISI PRODUKSI

  3. Karenaperkembanganindustribegitucepatmakaseorangmanajeroperasionaladalahmereka yang menyukaitantangan (challenge) bukan yang menghindardaritantangan. Tantangansebenarnyaadalahlahirdariperubahan yang begitupesardarikeinginanmemberikansesuatu yang berartikepadakonsumen. MANAJEMEN PRODUKSI DAN TANTANGAN MANAJER OPERASIONAL Manajemenproduksimerupakansuatuilmu yang membahassecarakomprehensifbagaimanapihakmanajemenproduksiperusahaanmempergunakanilmudanseni yang dimilikidengenmengarahkandanmengatur orang-orang untukmencapaisuatuhasilproduksi yang diinginkan. Bidangproduksimempunyaitanggungjawabkeputusanutamayaitu proses, kapasitas, persediaan, tenagakerja, mutu/kualitas.

  4. International Standardization Organization (ISO) Sertifikat ISO dikeluarkanolehInternational Standardization Organization yang berkedudukan di Jenewa. Tujuandikeluarkan ISO adalahuntukmembuatsuatuaturandanukuran yang lebihmemilikipenilaiansesuaidenganstandarnyapadasaatsuatuprodukdijual di pasarbebas. Sehinggadenganbegitutidaksembaranganbarangdapatdijual di pasarbebas, denganbegituhanyaprodukdengantingkatkualitas yang bermutu yang bolehdipasarkan di pasarbebas. Lebihjauhdalampenerapan ISO dikenaldengan ISO 14000 tentangsistemmanajemenlingkungan (environment management system). Mengenai ISO 14000 Jay Heizerdan Barry Render mengatakan“ISO 14000 is an environmental management standard that contains five core elements : Environmental management Auditing Performance evaluation Labeling, and Life cycle assessment

  5. MutudanKonsep SNI MenurutBuchari Alma, untukpencapaianmutudalam SNI 9000 ini, adatigaunsurpokok yang akanmelibatkanseluruhbagiandalammanajemenyaitu : 1. Kepemimpinanmanajemendalamhalmutuperusahaan Komitmenpimpinanperusahaandalamkebijakanmutu yang konsistendandisediakandanauntukpelaksanaandanpengawasansecararutin. 2. Dukunganterhadap proses produksi Proses yang menunjangterhadapproduksiyaitu : - Faktorpembelianbahanbakudanbahanpenolong - Pengawasan/pemeriksaanperalatanproduksi - Pengawasanterhadappenyimpanan, pembungkusan, pengepakan - Pengendalian proses 3. Dokumentasi, audit mutu, tindakankoreksidanpencegahan Perusahaan harusmemilikidokumentasisistemterpadu, terjaminkeakuratannya. Kemudiantindakankoreksiterhadapkesalahandalampelaksanaandanmengantisipasitindakanpencegahan

  6. MutudanKonsep SNI Tujuandankeuntunganmemilikisertifikat ISO sebagaiberikut : Terdapatjaminanmutuantaraprodusendankonsumen. Adanyakomitmendantanggungjawabdaripimpinandankaryawanperusahaanuntukmenjagamutuproduknyadanselalukonsistendalampelaksanaannya. Menjagakelestarianalamsertasumberdayaalam yang sifatnyasudahsangatlangka Meningkatkancitraperusahaanterhadappelanggandanpesaingdariproduksejenis Timbulperhatianterhadapsumberdayamanusia yang berkualitasdalamperusahaandanmengadakanpelatihan-pelatihandalammeningkatkankemampuan SDM tersebut Perusahaan menyediakandana/anggaranuntukmeningkatkanmutuproduksertasegalaaspekpenunjangnya Pengaruhterutamaperusahaanpemasokbahanbaku, yang jugaharusmenjadamutubahanbaku yang dijualnya.

  7. Faktor-faktor yang MempengaruhiProduktivitas Menurut James A.E. Stoner ada 11 faktor yang mempengaruhiproduktivitasyaitu : Angkatankerja Biayaenergi Keadaanfasilitasdaninvestasipadapabrikdanperalatanbaru Tingkat pengeluaranuntukpenelitiandanpengembangan Pertambahansektorjasa yang kurangproduktif Perubahanstrukturkeluarga Penggunaanalkoholdanobat-obatan yang meningkat Perubahansikapdanmotivasipekerja Peraturanpemerintah yang menimbulkanbiayabagiindustri Inflasi Kebijakanpajak

  8. Faktor-faktor yang MempengaruhiProduktivitas Chase danAquilanomengamatibahwametode-metodeuntukmeningkatkanproduktivitasterbagiatasempatkategoriumum: Perbaikanprodukdan proses Perbaikanpekerjaandantugas Metodepemotivasianpekerja Perubahanorganisasional 8 factor penting yang mempengaruhikapasitas (Hayes et. Al., 2005:77) Technology Resource constraints Capacity in mix dependent Capacity can sometime be stored Capacity depends on management policy Capacity is dynamic Capacity is location specific Capacity is affected by the degree of variability of demand and processing a time

  9. Konsepefektivitasdanefisiensi Efektivitasadalahpengukurankinerja yang melihatpadasegipengerjaansesuaidenganwaktu (time) yang direncanakan, bahkanlebihbaikjikamampudikerjakanlebihcepatdariwaktu yang direncanakan Efisiensiadalahpengukurankinerja yang melihatdarisegipengerjaansesuaidenganjumlahbiaya (cost) yang dikeluarkan, bahkanakanlebihbaikjikabisadilakukanpenghematansecaralebihintensif Ada 3 ukuranproduktivitas yang harusdipertimbangkandalammengelolaorganisasiyaitu : Untuktujuanstrategi, apakahorganisasisudahbenarsesuaidenganapa yang telahdigariskan Efektivitas, sampaitingkatmanakahtujuanitusudadicapaidalamartikuantitasdankualitas Efisiensi, bagaimanaperbandingan output dibagi input, dimanapengukuran output termasukdidalamnyakuantitasdankualitas

  10. RasioProduktivitasdanPeningkatanProduktivitas Ada 2 macamrasioproduktivitas Produktivitas total membandingkansemuakeluarandengansemuamasukanKeluaran Total/Masukan Total Produktivitasparsialmembandingkansemuakeluarandengankelompokutamatertentudari input KeluaranTotal/MasukanTertentu. Untukmenghitungindeksproduktivitas, Buchari Alma memberikanpendekatan yang bisadipakai : Produktivitas = Hasil yang diperoleh Input yang dikeluarkan = Performans yang dicapai Sumber-sumber yang dikorbankan = Efektivitas Efisiensi

  11. RasioProduktivitasdanPeningkatanProduktivitas Ada banyaktindakan yang mungkindiambiluntukmeningkatkanproduktivitas, misalnya : Pengadaan system pendukungkeputusanmanajemen Pembangunan gudangsentraldenganpenyimpanandanpengembaliansecaraotomatis Pengaturanakhirankerjagunamengurangijumlahpekerjadimasasibuk Latihan Program insentif yang didasrkanpadaproduktivitasjangkapanjang

  12. PersoalandalamManajemenProduksi Ada beberapapermasalahanbidangmanajemenproduksiyaitu : Memproduksidalamjumlah yang berlebihnamunmelaporkannyadalamjumlah yang tidaksebenarnya, dankelebihanproduksiituiasimpandandipasarkansecarabawahtanganatausembunyi-sembunyi Tindakanmelaporkankerusakanmesinpabrikdalambentukhabisnyaumurekonomisonderdilataumesindanharusdigantidengan yang baru. Usulaninibisasajaterjadikarenafaktorsudahadanya deal (kesepakatan) denganpihakrekananbisnisdanadasejumlah fee ataupun bonus yang akanditerimananti Persediaanbahanbakuterbatassehingamemungkinkanterjadinyapenghentianproduksisecaratiba-tibakarenapasokanbahanbakutidaklagimencukupi Permasalahanfaktoreksternal yang mempengaruhiproduktivitasyaitu : Government regulation, peraturan yang dibuatpemerintah Union, organisasikaryawan, serikatpekerja Innovation, menyangkutpenemuanbarudalambidangteknologi yang menyebabkanproduksi lama menjadikunodantidakefisien, ketinggalan mode.

  13. PersoalandalamManajemenProduksi Ada beberapapermasalahanbidangmanajemenproduksiyaitu : Memproduksidalamjumlah yang berlebihnamunmelaporkannyadalamjumlah yang tidaksebenarnya, dankelebihanproduksiituiasimpandandipasarkansecarabawahtanganatausembunyi-sembunyi Tindakanmelaporkankerusakanmesinpabrikdalambentukhabisnyaumurekonomisonderdilataumesindanharusdigantidengan yang baru. Usulaninibisasajaterjadikarenafaktorsudahadanya deal (kesepakatan) denganpihakrekananbisnisdanadasejumlah fee ataupun bonus yang akanditerimananti Persediaanbahanbakuterbatassehingamemungkinkanterjadinyapenghentianproduksisecaratiba-tibakarenapasokanbahanbakutidaklagimencukupi Permasalahanfaktoreksternal yang mempengaruhiproduktivitasyaitu : Government regulation, peraturan yang dibuatpemerintah Union, organisasikaryawan, serikatpekerja Innovation, menyangkutpenemuanbarudalambidangteknologi yang menyebabkanproduksi lama menjadikunodantidakefisien, ketinggalan mode.

  14. Mutu 1 Desainbarangdanjasa 2 Desain proses dankapasitas 3 Seleksilokasi 4 Desaintataletak 5 KeputusanManajemenOperasi 10

  15. James A.F. Stoner, mengatakantataletakberdasarkanfungsinyayaitu : Tata letaktempatpenyimpanan(Storage layout) Tata letakpemasaran(marketing layout) Tata letakproyek(project layout) Perencanaankapasitasmerupakansuatu proses yang rumitmencangkup : Meramalkanpermintaanmasa dating termasuksejauhmungkindampakteknologi, persaingandankejadian lain yang mungkin Menerjemahkanramalan di atasmenjadikebutuhankapasitasfisik yang sebenarnya Mengembangkan alternative-alternative rencanakapasitasuntukmemenuhikebutuhan Menganalisadanmembandingkanakibatekonomisdarimasing-masing alternative rencana Mengidentifikasidanmembandingkanresikodanakibatstrategisdarimasing-masing alternative rencana Memutuskanrencana yang akandilaksanakan SolusidalammengatasiPersoalan di manajemenproduksi

  16. MenghitungRated Capacity Rated Capacityadalahtingkatkeluaranpersatuanwaktu yang menunjukkanbahwafasilitassecarateoritikmempunyaikemampuanmemproduksinya. Rumus Rated Capacity : Rated Capacity = (JM) (JKM) (PP) (ES) Dimana : JM = Jumlahmesin JKM = Jam kerjamesin PP = Persentasepenggunaan ES = Efisiensistem Contoh : PT AB Textile memilikioperasi jam kerja 6 harisetiapminggunya di bagianproduksi, dengan basis dua shift atau 7 jam per shift. Dan perusahaanmemiliki 8 mesindengankemampuanbekerja yang sama. Seandainyamesintersebutdipakaiselama 80% dariwaktupadatingkatefisiensi system sebesar 85%. Makahitunglahtingkatkeluaran per minggunya. Jawab : Rated Capacity = (JM) (JKM) (PP) (ES) = (8) (7 x 6 x 2) (0.80) (0,85) = 457 jam kerjastandar/mggu

  17. Contoh : Manajerproduksi PT Antaramemperhatikan data bahwawaktuproduksi yang tersedia per hariadalah 10 jam x 60 menit = 600 menituntukwaktuproduktif per hari. Dan tingkatproduksi per harinyaadalah 65 unit. Untukituwaktu total dariseluruhtugasadalah 75. berdasarkan data tersebuthitunglah cycle time dan minimum banyaknyastasiunkerja Jawab : Cycle time = 600 menit / 65 unit = 9 menit Maksimumbanyaknyastasiunkerja = 75/9 = 8 Cycle Time adalahwaktuantarapenyelesaiandua unit diskritdariproduksi. Rumus Cycle Timw : Cycle Time = Waktuproduksi yang tersedia per hari Tingkat prduksiharian Maksimumbanyaknyastasiunkerja = Waktu total dariseluruhtugas Cycle time MenghitungCycle Time danMaksimumBanyaknyaStasiunKerja

  18. Contoh : Manajerproduksi PT Mobil Indonesia sedangmelakukanperhitunganrencanaprduksidengan data yang diperolehdimanapermintaan total adalah 10.600, inventoriawaladalah 9.800 daninventoriakhir 8.300, makaberdasarkan data tersebuthitunglahrencanaproduksinya. Jawab : RencanaProduksi = (permintaan total-inventory awal) + inventoriakhir = (10.600-9.800) + 8.300 = 9.100 unit PerencanaanProduksiadalahsuatu proses penetapantingkat output manufacturing secarakeseluruhangunamemenuhitingkatpenjualan yang direncanalandaninventori yang diinginkan. RumusRencanaProduksi : RencanaProduksi = (Permintaan total – Inventoriawal) + Inventoriakhir MenghitungPerencanaanProduksi

  19. Contoh : Manajerproduksi PT Mobil Indonesia sedangmelakukanperhitunganrencanaprduksidengan data yang diperolehdimanapermintaan total adalah 10.600, inventoriawaladalah 9.800 daninventoriakhir 8.300, makaberdasarkan data tersebuthitunglahrencanaproduksinya. Jawab : RencanaProduksi = (permintaan total-inventory awal) + inventoriakhir = (10.600-9.800) + 8.300 = 9.100 unit PerencanaanProduksiadalahsuatu proses penetapantingkat output manufacturing secarakeseluruhangunamemenuhitingkatpenjualan yang direncanalandaninventori yang diinginkan. RumusRencanaProduksi : RencanaProduksi = (Permintaan total – Inventoriawal) + Inventoriakhir MenghitungPerencanaanProduksi

  20. MenghitungIdle Capacity Variance Idle Capacity Variance / Varian KapasitasMenganggur, Varian munculmunculbilapenggunaanpabriksedangdalamkeadaan di bawahkapasitasnya(idle) danproduksi yang sebenarnyajatuhsampai di bawah yang diharapkan, dianggarkan, ataukegiatan normal, yang dikenalsebagaidenominator activity (kegiatanpenyebut. Rumusnya : Varian overhead tetapkapasitasmenganggur = (Jam penyebut – Jam sebenarnya yang diperkenankan) x Tarifstandar overhead tetap

  21. MenghitungBreakevent Point Analysis Breakevent Point (titikimpas) menurut Boone dan Kurtz adalahtingkatpenjualan yang menghasilkanpendapatan yang cukupuntukmenutupseluruhbiayatetapdanbiayavariabeldariperusahaan. RumusBreakevent Point : Y = cx – bx – a Dimana: Y = laba c = hargajual per unit x = jumlahproduk yang di jual b = biayavariabel per satuan a = biayatetap total cx = hasilpenjualan bx = biayavariabel total

  22. Dimana: TC = Total cost / total biaya FC = Fixed cost / biayatetap total VQ = biayavariabel total V = biayavariabel per unit Q = quantity / jumlahproduk yang dihasilkan TR = Total revenue / penerimaan total P = price / hargaproduk per unit Q = jumlahproduk yang dijual Total Cost adalahterdiridariduajenisbiayadalam proses produksi, yaknibiayatetap total danbiayavariabel total. MenurutJosepBintangKalangimengatakanbahwa “biayatetap total tidaktergantungpadajumlah yang dihasilkan, sehinggabiayainitidakberubah (konstan), walaupunberapabanyakjumlah yang dihasilkandalamsuatuskalatertentu. Sedangkanbiayavariabel total adalahtergantungpadajumlahproduk yang dihasilkan (Q), artinyabilajumlahproduk yang dihasilkanberubahmakabiayavariabel total akanberubahjuga”. RumusTotal Cost : TC = FC + VQ RumusTotal Revenue : TR = P . Q MenghitungTotal Cost dan Total Revenue

  23. ContohSoal SebuahPerusahanmempunyai data sebagaiberikut :

  24. Jawaban Maka : Selanjutnya : Dalam rupiah sbb : Total Cost dan Total Revenur : b b = 2.087 X BEPu X BEPu X BEPRupiah X BEPRupiah = 2.469.136 TC = FC + VQ = 2.000.000 + 4.800.000 = 6.800.000 TR = P .Q = 11.000 x 2.300 = 25.300.000

  25. Definisi Merupakansuatukondisidansituasi yang dihadapiolehseorangmanajerdenganmenempatkananalisisdarisegiwaktu (time) danbiaya (cost) sebagailatarbelakang (background) dalamsetiapmembuatkeputusan, khususnyakeputusan yang berkaitandenganjaringan. JalurKritis KonsepJalurKritis Ada beberapasisi yang harusdilihatseorangmanajerproduksi yang dijadikanpemikiran (base thinking) yaitu : Biayatermurah Waktutercepat Waktuterlama ManfaatMemahamiJalurKritis Membantumemperkuatperencanaandimasa yang akan dating terhadappengalaman yang telahdihadapidimasasebelumnya. Bisamemperkirakanbesarnyabiaya yang akandikeluarkan Schedullingpekerjaan-pekerjaansedemikianrupadapat, urutan yang praktisdanefisien Mampumemprediksiperiodepekerjaandariawalsertawaktu-waktu yang akandilaluiolehsetiapbagiantersebutsecaradetil, termasukperhitungan profit yang akanditerimanantinya.

  26. Budi Harto, S.E., M.M., PIA Thank You

More Related