Download
slide1 n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Perkenalkan: PowerPoint Presentation
Download Presentation
Perkenalkan:

Perkenalkan:

314 Vues Download Presentation
Télécharger la présentation

Perkenalkan:

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. Perkenalkan: NAMA : DR. Hj. SUTI'AH, M.Pd ASAL : BANGLADES ALAMAT : Jl. Joyo Suko I/2 Malang (0341-574126) Hp.085855050099 Tempat Tugas: Dosen UIN Malang HJ. SUTI'AH, STRATEGI BELAJAR EFEKTIF DI MADRASAH

  2. WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI GURU RA DAN MI PASCASERTIFIKASI TAHUN ANGGARAN 2013 DI HOTEL REGENT’S PARK - MALANG TANGGAL, 12 SEPTEMBER 2013 IMPLEMMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DALAM KURIKULUM 2013

  3. RA DAN MI MEWUJUDKAN INSAN BERIMAN & BERAKHLAK MULIA YANG PRODUKTIF KREATIF, INOVATIF, DAN AFEKTIF K D DR. HJ. SUTI’AH, M.Pd UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MALANG Maret 2013

  4. Kurikulum TK/RA • Kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Nasional TK/RA (Permendiknas No 58 tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini) yang diperkaya dengan Kurikulum Plus yang menekankan pada pendidikan karakter, pengembangan fungsi tubuh dan jiwa secara harmoni serta penggunaan bahasa dengan benar sehingga menumbuhkan minat berkomunikasi dengan sesamanya. Hj. Sutiah; Sistem Manajemen Mutu

  5. Apakah yang menjadi tujuan kegiatan belajar di RA? Menteri Pendidikan Nasional menerbitkan Peraturan No. 58 Th 2009 tentang Standar Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) Standar PAUD memuat 4 Standar yaitu: • 1. Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan • 2. Standar Pendidik dan Tenaga Pendidikan • 3. Standar Isi, Proses dan Penilaian • 4. Standar Sarana dan prasarana, pengelolaan dan • pembiayaan

  6. Apa yang berubah dengan Standar PAUD 2009 terkait dengan perencanaan belajar? Yang tidak berubah: • Polakegiatan: PEMBUKAAN – INTI - ISTIRAHAT- PENUTUP • Alokasiwaktusatu kali pertemuan: 150 –180 menit • Pendekatan yang dipergunakan TEMATIK • Tetapdianjurkanmenggunakansistem/srategi: area, sentra, pembelajaranberdasarkanminat, individual, kelompok, ataupunklasikal • Perencanaannyameliputi: Program Semester – Mingguan (SKM) – Harian (RKH) • Penilaian: Ruanglingkup, bentukdanteknikpenilaian

  7. Yang berubah: • Tema ditentukan oleh sekolah. Sama dengan KBK 2004 • Istilah bidang pengembangan/aspek diganti menjadi Lingkup perkembangan. • Lingkup perkembangan meliputi: I. Nilai Agama dan Moral, II. Fisik (Motorik kasar - Motorik halus – Kesehatan fisik), III. Kognitif: Pengetahuan Umum dan sains – Konsep bentuk, warna, ukuran dan pola – Konsep bilangan, lambang bilangan dan huruf. IV. Bahasa: Menerima bahasa – Mengungkapkan bahasa – Keaksaraan V. Sosial Emosional Bidang Seni diintegrasikan dalam semua lingkup • Guru (sekolah) menyusun sendiri indikatornya

  8. PERKEMBANGAN PERILAKU (TERINTEGRASI CARACTER BUILDING) NILAI AGAMA DAN MORAL SOSIAL EMOSIAL. KEMAMPUAN DASAR

  9. Beberapa istilah 1. Tingkat Pencapaian Perkembangan Merupakan gambaran pertumbuhan dan perkembangan yang diharapkan dicapai anak pada rentang usia tertentu.Pendidik dapat memberikan stimulasi perkembangan yang lebih sejauh tidak membebani anak sehingga capaian perkembangan lebih dari minimal 2. Indikator Merupakan penanda perkembangan yang lebih spesifik dan terukur ketercapaian suatu Tingkat Pencapaian Perkembangan. Indikator menjadi acuan penentuan kegiatan pembelajaran dan alat penilaian

  10. PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI • Berorientasi pada perkembangan anak • Berorientasi pada kebutuhan anak • Bermain sambil belajar atau belajar seraya bermain • Lingkungan kondusif • Menggunakan pendekatan tematik • Pembelajaran berpusat pada anak • Kegiatan PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) • Mengembangkan berbagai kecakapan hidup • Menggunakan berbagai media edukatif, sumber belajar, dan pemanfaatan teknologi informasi • Dilakukan secara bertahap, berulang-ulang dan bermakna

  11. Apakah Pembelajaran Tematik? Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang dilakukan melalui Tema sebagai pemersatu, sebagai pusat perhatian yang dipergunakan untuk memahami gejala dan konsep

  12. Pembelajaran Tematik • Dilaksanakan dengan menggunakan prinsip pembelajaran terpadu dari beberapa mata pelajaran melalui tema sebagai pemersatu • Pembelajaran terpadu berorientasi pada praktek belajar yang melibatkan beberapa mata pelajaran sesuai dengan kebutuhan anak

  13. TEMATIK TERPADU Merakit dan menggabungkan beberapa mata pelajaran yang berbeda dengan harapan anak akan belajar lebih baik dan bermakna

  14. Peran Tema Tema berperan sebagai pemersatu kegiatan pembelajaran yang memadukan beberapa mata pelajaran sekaligus denganmembuat/mengangkat sebuah tema yang dapat mempersatukan indikator dari mata pelajaran:Agama, BI, IPS PPKn, IPA, Seni-Budaya, Penjas & Orkes

  15. Ciri-CiriPembelajaran Tematik • Berpusat pada anak • Memberikan pengalaman langsung • Pemisahan antar mata pelajaran tidak nampak • Menyajikan konsep dari beberapa mata pelajaran dalam satu PBM • Bersifat luwes • Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dg minat dan kebutuhan anak

  16. Langkah Penyusunan Perangkat Tematik • Memilih & Menetapkan tema • Melakukan analisis SKL, KI, Kompetensi Dasar, Dan MEMBUAT indikator, • Melakukan pemetaan hubungan KD, Indikator dg tema satu tahun • Membuat jaringan KD, indikator • Melakukan penyusunan silabus Tematik • Menyusun RPP Tematik

  17. Proses penyusunan Silabus Tematik Membuat Program semester Membuat Jaringan Tema Membuat Program Mingguan Membuat RKH

  18. Membuat Program semester 1. Langkah Pertama: Pelajari Standar Tingkat Capaian Perkembangan. Apakah perlu ada penambahan Tingkat Capaian Perkembangan sesuai dengan Visi – Misi Sekolah pada setiap lingkup perkembangan. 2. Langkah kedua: Rumuskan Indikator setiap Tingkat Pencapaian Perkembangan Apa tandanya bahwa anak telah mencapai perkembangan yang ditetapkan/distandarkan?

  19. Merumuskan Indikator Penilaian tercapainya tidaknya suatu Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan anak didasarkan pada kriteria yang berupa sejumlah tanda pencapaian perkembangan Tanda-tanda tersebut selalu merupakan rumusan kemampuan yang lebih spesifik dari Tingkat Pencapaian perkembangan. Tanda-tanda tersebut disebut indikator

  20. Rumusanindikator 1. Rumusannya menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur dan atau diobservasi. 2. Rumusannya memuat 2 komponen: Kata Kerja operasional (KKO) + materi Menulis lambang bilangan kumpulan benda 1 - 10 materi KKO

  21. Rumuskan Indikatornya: Lingkup : Kognitif TK B Standar Tingkat Pencapaian perkembangan 6. Memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. 6.1. Mengerjakan “maze” (mencari jejak) yang lebih kompleks (3-4) jalan 6.2. Menyusun kepingan puzle 6.3. Menunjukkan kejanggalan suatu gambar 6.4. Mempergunakan alat kebersihan sesuai dengan peruntukkannya 6.5. Mempergunakan alat pengaman rumah (kunci) 6.6. Menghidupkan dan mematikan air, lampu, kompor, kipas angin 6.7. Membedakan makanan segar dan basi

  22. 3. Langkahketiga: • Lingkup perkembangan, Tingkat Pencapaian Perkembangan dan indikatornya • Tema dan sub temanya • Kolom Semester 1 dan 2 serta kolom sebanyak jumlah minggu effektif Tentukan banyaknya minggu effektif dalam setiap semester selama satu tahun. Menurut Standar PAUD minimal 17 minggu persemester. Satu tahun ada 34 minggu. 4. Langkahkeempat: Tentukan tema/sub tema dan alokasi waktu setiap tema/sub tema 5. Langkahkelima: Siapkan format yang memuat beberapa keterangan berikut:

  23. PROGRAM SEMESTER LINGKUP PERKEMBANGAN: II. BAHASA SEMESTER 1SEMESTER 2 Tingkat pencapaian perkembangan TEMA TEMA TEMA TEMA Indikator Sub Sub Sub Sub Sub Sub Sub Sub Sub Sub Sub sub 1 2 3 4 5 6 7 8 9 dst Diisi dengan angka sesuai banyaknya minggu untuk belajar

  24. PROGRAM SEMESTER RA/BA/TA LINGKUP PERKEMBANGAN : IV. BAHASA

  25. Promes harus dapat menjawab beberapa pertanyaan berikut: • Dalam tema/sub tema apa dan kapan (minggu ke berapa) suatu indikator Tingkat Pencapaian perkembangan tertentu dilaksanakan? • Pertanyaan tersebut dijawab dengan menunjukkan tanda ceklist pada program semester Distribusikan ke seluruh tema sampai habis Setelah indikator dan tema lengkap Identifikasi analisa

  26. BEBERAPA CATATAN DALAM DISTRIBUSI • Distribusikan semua indikator ke dalam sub tema sampai habis. Jangan sampai terjadi ada indikator yang tidak didestribusikan. Pada umumnya tidak perlu memperhatikan tema. • Perhatikan gradasi atau tahapan suatu indikator. Contoh: • Indikator V 14.1 Mau berpisah dengan ibu tanpa menangis akan dilaksanakan pada minggu-minggu awal, sedangkan 14.3 Berhenti bermain pada waktunya akan dilaksanakan pada minggu-minggu pertengahan • Indikator III 3.5. Menunjukkan dua kumpulan benda yang sama jumlahnya, yang tidak sama, lebih, lebih banyak dan lebih sedikit. =, ≠, ≤, ≥ pelaksanaannya sesudah indikator3.4. Menghubungkan /memasangkan bilangan dengan benda-benda sampai 5

  27. Indikator yang didalamnyamemuatbeberapaaspekdapatdiulang-ulangdenganmemperhatikan sub tema: contoh: III. 2.1 Mencoba dan menceritakan apa yang terjadi jika: • Balon ditiup lalu di lepaskan • Benda-benda dimasukkan ke dalam air (terapung, tenggelam,melayang) • Benda-benda dijatuhkan (gravitasi) • Percobaan dengan magnit • Mencoba dan membedakan bermacam-macam rasa, bau, suara III. 1.2. Mengelompokkan benda dengan berbagai cara yangdiketahui anak. Misalnya : menurut warna, bentuk,ukuran, jenis dll. Indikator tersebut dilaksanakan berulang-ulang sesuai dengan sub tema.Bahkan dapat dilaksanakan pada setiap tema

  28. Indikator Lingkup Perkembangan I dan V tidak perlu memperhatikan tema. Yang harus diperhatikan adalah tahapan atau gradasi serta visi-misi lembaga, khususnya visi tentang karakter anak. Frekuensi pelaksanaan indikator menunjukkan karakter yang akan dibangun. Jika karakter yang mau dibangun adalah anak yang mau berbagai atau menolong dengan sesama maka indikator Dapat / suka menolong teman dilaksanakan dengan frekuensi cukup tinggi (sering)

  29. Indikator untuk CA-LIS-TUNG diupayakan urut (memperhatikan gradasi/tahapan). Sampai di manakah kemampuan CA-LIS-TUNG berkembang dalam diri anak? • membaca kalimat sederhana terdiri 2 kata? • Menjumlahkan benda sampai dengan 10 • Menulis kata? Kemampuan CALISTUNG tsb dicapai melalui tahapan-tahapan. Tahapannya terumus dalam indikator. Indikator terakhir adalah kemampuan akhir tamatan TK sesuai dengan visi-misi sekolah.

  30. 2. Membuat Jaringan tema • Jika TEMA sebagaimateri, makaterlebihdahuludibuat JARINGAN TEMA, baru Program Semester • Jika TEMA sebagaialat, makaterlebihdahuludibuat program semester, baruJaringantema. Manakahlebihduludibuat: JaringantemaatauProgram semester? Jaringan tema merupakan pengelompokkan indikator menurut lingkup pengembangan yang dibuat berdasarkan Program Semester

  31. JARINGAN TEMA

  32. JARINGAN TEMA Minggu ke 18 I. NILAI-NILAI AGAMA DAN MORAL 1.1. Menyebutkan ciptaan Tuhan 1.7. Menyanyikan lagu keagamaan sederhana 4.1. Meminta tolong dengan baik 6.1. Mengucapkan salam dengan guru II. F I S I K A. MOTORIK KASAR 1.1. Menirukan gerakan merangkak 3.5. Berlari cepat tanpa rintangan 4.4. Melempar bola kecil ke keranjang sejajar atau lebih rendah (horisontal) B. MOTORIK HALUS 2.2. Menjiplak bentuk tak beraturan (gambar buah, gambar hewan) 3.2. Menggunting bentuk beraturan (garis, lengkungan, segi empat, segitiga, lingkaran) 3.9. Mewarnai gambar 5.9. Bertepuk menurut pol III. KOGNITIF A. PENGETAHUAN UMUM DAN SAINS B. KONSEP BENTUK, WARNA, POLA DAN UKURAN 1.1. Menunjuk sebanyak-banyaknya benda, hewan, tanaman yang memiliki bentuk tertentu 1.5. Mengelompok benda, hewan atau tanaman berdasarkan warna 2.2. Menentukan suatu hewan apakah termasuk hidup di air dan di darat 2.3. Memasangkan benda dengan pasangannya: C. KONSEP BILANGAN, LAMBANG BILANG DAN HURUF 3.1. mengurutkan banyak benda sampai 10 DUNIA HEWAN Sub Tema Hewan darat IV. BAHASA A. MENERIMA BAHASA 1.2. Mengungkapkan isi perkataan dengan bahasa anak B. MENGUNGKAPKAN BAHASA 2.3. Menjawab pertanyaan tentang nama-nama benda, hewan atau buah-buahan 7.2. Mengurutkan gambar seri (3-4 gambar) C. KEAKSARAAN 2.1. Menirukan suara hewan 3.2. Mencceritakan coretan atau gambar yang dibuatnya sendiri 4.2. Melengkapi kata dengan 1 – 2 huruf 6.1. Membaca kata yang memiliki kesamaan suku kata awal • V. SOSIAL – EMOSIONAL • Memiliki kegiatan yang diminati • VI.PENDIDIKAN KARAKTER • 4. Disiplin • 7. Mandiri • 15.Gemar membaca

  33. 3. Membuat Program Mingguan (Pro-Ming) • Denganjaringantemakitapunyagambarancakupanindikatorsemuaruanglingkuppadasetiaptema/sub tema • Jikasetiap sub temadialokasikanuntuk 1 minggu, makakitapunyagambarancakupanindikatorsemuaruanglingkuppadasetiapminggunya. • Langkahberikutnya: Hariapadanberapa kali suatuindikatordilaksanakan? Jawabannyaditulisdalam format Program Mingguan

  34. PROGRAM MINGGUAN TEMA : DUNIA HEWAN Sub Tema : Hewan Darat Minggu : 18 TK /RA : A

  35. 4. Membuat Rencana Kegiatan Harian (RKH) Apabila Pro-Ming telah dibuat dengan menentukan indikator-indikator setiap LINGKUP PERKEMBANGAN setiap hari dalam satu minggu berdasarkan jaringan tema, pada dasarnya membuat RKH adalah merangkai kegiatan-kegiatan dalam satu hari menjadi rangkaian kegiatan tematis dan dilengkapi dengan alat/sumber/bahan serta perangkat penilaiannya.

  36. Membuat Rencana Kegiatan Harian (RKH) SKH SKH SKH SKH SKH SKH

  37. Pola Kegiatan Harian • KEGIATAN AWAL – KEGIATAN INTI – ISTIRAHAT–KEGIATAN AKHIR • Alokasi waktu keseluruhan 150 menit, dengan waktu istirahat selama 30 menit. Alokasi waktu antara TK yang 5 hari dengan 6 hari belajar tentu ada perbedaan Mengingat dalam istirahat ada kegiatan makan, sedangkan makan adalah kegiatan rutin, maka jam istirahat bersifat permanen. Setelah istirahat adalah kegiatan akhir yang dialokasikan 30 menit. Dengan pola seperti itu maka pengaturan waktu kegiatan harian adalah: Kegiatan awal 30 menit, Kegiatan Inti 60 menit, Istirahat 30 menit, Kegiatan akhir 30 menit. Kemungkinan untuk variasi waktu ada pada Kegiatan awal dan Kegiatabn ini dengan total waktu 90 menit.

  38. Kegiatanawal • Kegiatanawalinidilakukanterutamauntukmenciptakansuasanaawal, agar anakmemusatkanperhatiandantermotivasimengikutirangkaiankegiatansepanjanghariitu. • Beberapacontohkegiatanawal: penggalianpengalamananak, berceritaataumendengarkancerita, bermain (fisik/motorik), menyanyi Kegiatan-kegiatan awal tersebut terkait dengan tema dan kegiatan inti yang akan dilaksanakan hari itu, sehingga anak masuk dalam konteks pembelajaran.

  39. Kegiatan Inti • Kegiatan inti difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk pengembangan kemampuan bahasa dan kognitif. Pelaksanaan kegiatan berbagai strategi/metode yang bervariasi dan dapat dilakukan secara klasikal, kelompok kecil, ataupun perorangan Meniup balon dan melepaskannya • metode demonstrasi • metode eksperimen Bermain jual-beli sayur • methode sosiodrama Penerapan berbagai metode yang menempatkan anak sebagai subyek belajar diintegrasikan dalam rumusan kegiatan belajar.

  40. Rumusan kegiatan dalam RKH Rumusan kegiatan MENGGUNAKAN Pendekatan Saintific Rumusan kegiatan dalam RKH harus menunjuk kepada aktivitas anak, bukan aktivitas guru mendengarkan cerita tentang Kucing yang Serakah BUKAN Guru bercerita tentang Kucing yang Serakah Anak mengerjakan 2 perintah guru guru yang diberikan bersamaan BUKAN Guru memberikan 2 perintah secara bersamaan kepada anak

  41. Kegiatan Akhir/Penutup Kegiatan Akhir/Penutup dimaksudkan untuk pengendapan dan penenangan. Beberapa contoh kegiatan akhir/penutup yang dapat dilakukan adalah • menyimpulkan/mengungkapkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan, • Kegiatan seni: tepuk tangan, menyanyi, menari, pantomin, sajak dan kegiatan kreatif lainnya • Kegiatan bahasa: mendengarkan atau membaca cerita, membacakan cerita dari buku,

  42. Terimakasih Selamat Bertematik