Download
slide1 n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
MORFOLOGI TANAH DAN KLASIFIKASI TANAH PowerPoint Presentation
Download Presentation
MORFOLOGI TANAH DAN KLASIFIKASI TANAH

MORFOLOGI TANAH DAN KLASIFIKASI TANAH

1439 Vues Download Presentation
Télécharger la présentation

MORFOLOGI TANAH DAN KLASIFIKASI TANAH

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. MORFOLOGI TANAH DAN KLASIFIKASI TANAH Sumber: foto:smno.kampus.ub.jan2013

  2. MORFOLOGI TANAH SOIL MORPHOLOGY - SIFAT-SIFAT TANAH yang dapat DIAMATI di LAPANGAN dalamberbagaihorisontanah , dandeskripsimacamdantatananhorison. C.F. Marbut championed reliance on soil morphology instead of on theories of pedogenesis for soil classification because theories of soil genesis are both ephemeral and dynamic (Soil Survey Staff (1993). Soil Survey Manual. Washington D.C.: U. S. Government Printing Office. Soil Conservation Service, United States Department of Agriculture Handbook 18). Sifat-sifat yang dapatdiamatidandideskripsikandilapanganmeliputi: komposition, bentuk, strukturtganahdanorganisasitanah, warnatanahdanbecak-becaknya, distribusiakardanpori, bukti-buktiadanyatranslokasi material seperti carbonates, iron, manganese, carbon dan clay; sertakonsistensitanah. Observasilapanganbiasanyadilakukanpadasuatu PROFIL TANAH. Profiltanahmerupakanpotonganvertikalduadimensi, dalamtanahdanterikatpadasalahsatusisisuatu PEDON. PEDON adalah unit tigadimensiterkecil, tetapitidakkurangdari 1 m2 dipermukaantanah yang mampumenangkapvariabilitas lateral. Sumber: . http://en.wikipedia.org/wiki/Soil_morphology …….. DIUNDUH 25/2/2013

  3. HORISON TANAH HORISON TANAH merupakan “lapisan” yang sejajardneganpermukanatanah, karakteristikfisiknyaberbedadenganlapisan-lapisandiatasdandibawahnya. Setiaptanahmempunyai minimum satuhorison, biasanyatigaatauempathorison. Horizons dicirikanolehsifat-sifatfisikanya, terutamawarnadanteksturnya. Sifat-sifatinidapatdideskripsikansecaraabsolut (mis. Distribusiukuranpartikel, untukteksturtanah) dansecararelatifdalamkaitannyadnegan material skeitarnya , mis. Lebihkasarataulebih-berpasirdibandingkandneganhorisondisebelahatasataubawahnya. Sumber: . http://en.wikipedia.org/wiki/Soil_horizon …….. DIUNDUH 25/2/2013

  4. MORFOLOGI TANAH O (Organic matter): Lapisanseresahsisa-sisatumbuhan yang relatifmasihbelummengalamidekomposisi. A (Tanah permukaan) : Lapisantanah mineral denganakumulasibahanorganikdansoil life. Lapisaninimeng-eluviasikaniron, liat, aluminum, senyawaorganik, dankomponenterlarutlainnya. Kalaueluviasiinisnagatintensif, akantampakhorison E yang warnanyalebihterangdibagianbawahhorison A. A-horizons may also be the result of a combination of soil bioturbation and surface processes that winnow fine particles from biologically mounded topsoil. In this case, the A-horizon is regarded as a "biomantle". B (Subsoil): Lapisaninimengakumulasikanbesi, liat, aluminum dansenyawaorganik, prosesnyadisebut ILUVIASI. C (Batuan/BahanInduk) : Lapisanbatuanberukuranbesar-besra yang belumhancur. Lapisaninimengakumulasikansenyawa-senyawa yang dapatlarut. R (Batuandasar): Lapisanbatuan-dasar yang barulapukparsial, dibagiandasarprosiltanah. Horisoniniterdiriatasmassa yang kontinyus, batuankeras yang tidakdapatdigalidnegantangan. Tanah-tanah yang terbentuksecarain situakanmenunjukkankesamaandenganbatuan-dasarini. Sumber: . http://en.wikipedia.org/wiki/Soil_horizon …….. DIUNDUH 25/2/2013

  5. KLASIFIKASI TANAH KLASIFIKASI TANAH: berkenaan (berhubungan) dengan KATEGORISASI TANAH SECARA SISTEMATIS berdasarkanpadakarakteristikpembeda (penciri) dankriteria yang telahditetapkan. SistemInternasionalsaatini: Buol, S.W., Southard, R.J., Graham, R.C., and McDaniel, P.A. (2003). Soil Genesis and Classification, 5th Edition. Iowa State Press - Blackwell, Ames, IA. Driessen, P., Deckers, J., Spaargaren, O., & Nachtergaele, F. (Eds.). (2001). Lecture notes on the major soils of the world. Rome: FAO. FAO. (1998). World Reference Base for Soil Resources. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations. Sumber: . http://en.wikipedia.org/wiki/Soil_classification …….. DIUNDUH 25/2/2013

  6. KLASIFIKASI TANAH Untukdapatmengelolalahandengantepatkitaharusmengetahuisepertiapa “tanah” yang kitahadapi, danbagaimanatanah-tanahiniberbeda-bedadiantarasatulokasidenganlokasilainnya. Sistemklasifikasimemungkinkankitauntukmengkomunikasikanberbagaitanah-tanahinidanpengelolaannya. Sumber: Keys to Soil Taxonomy, Eighth Edition. 1998. …….. DIUNDUH 15/2/2013

  7. TAKSONOMI TANAH USDA Soil Taxonomy developed by United States Department of Agriculture and the National Cooperative Soil Survey provides an elaborate classification of soil types according to several parameters (most commonly their properties) and in several levels: Order, Suborder, Great Group, Subgroup, Family, and Series. ContohklasifikasisuatuTipe Tanah: Order : Entisols Suborder : Fluvents Great Group : Torrifluvents Subgroup : TypicTorrifluvents Family : Fine-loamy, mixed, superactive, calcareous, Typic Torrifluvents Series : Jocity, Youngston. Sumber: . http://en.wikipedia.org/wiki/USDA_soil_taxonomy …….. DIUNDUH 25/2/2013

  8. ORDO TANAH Alfisols— pelapukanmoderat, berkembangpadakondisihutanberdaunlebaratau boreal, kaya Fe dan Al. Andisols— berkembangpadabahanabu-vulkanik, dankayabahan-bahankoloidalgelasdanamorf, termasukallophane, imogolitedanferrihydrite. Aridisols— (daribahasa Latin “aridus” berarti “kering”) tanahberkembangpadakondisiiklim arid atau semiarid Entisols— tidakmenunjukkanperkembanganprofiltanah yang "significant“. Horison-horisntanah minimal. … dst ….. Sumber: . http://en.wikipedia.org/wiki/USDA_soil_taxonomy …….. DIUNDUH 25/2/2013

  9. HORISON UTAMA = Master Horizons Informasitentangtanah O horizon A horizon R horizon E horizon (Elluvial) C horizon B horizon B horizon (Illuvial) Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  10. Pengenalan Sub-horizon Pembeda Subordinate didalamHorisonUtama p – pembajakan/pengolahan/gangguan t – akumulasiliat g – pembentukanglei h – illuvialbahanorganik w – perkembanganwarna/ struktur o – oksik Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  11. Pembeda (penciri) Subordinat (p = plowed) Horisonpermukaan yang terganggu (kultivasi, pasture, kehutanan) DigunakandneganHorison A (mis. HorisonAp) Ap horizon ContohdeskripsiAp: Ap -- 0 - 12 inch; coklattua(10YR 3/3) Lemoungliatberdebu; strukturgumpal-bersudut , halus, kuat; remah, agaklekatdanplastis; banyakakar; banyakporihalusdan medium; sangatmasam (pH 4.8); batashorison abrupt smooth. (tebalnya 10 - 13 inch). Sumber: http://nesoil.com/images/paxton.htm …… DIUNDUH 15/2/2013

  12. Subordinate distinction (t = clay accumulation) Translokasiliatatauterbentukditempat Coatings ataudiskrit DigunakandneganHorison B (mis. Horison Bt) Kalaureduksi, dapatdigunakandengansubhorizon g (mis. HorisonBtg) ContohdeskripsiHorison Bt: B21 -- 12 - 22 inch; coklattua (7.5YR 3/2) lempungliatberdebu; strukturprismatik medium moderat yang bercampurdenganstrukturgumpalbersuduthalusmdeiummoderat; keras, gembur, agaklekat, plastisdanlicin-moderat; banyakakar; banyakporihalusdansangathalus; banyakselimutberbutirhaluspadaporidanpadaped; sangatmasam (pH 5.5); batashorison clear smooth. (tebal 10 - 12 inch) Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  13. PembedaSubordinat(g = gleying) Oksigenkurangataukondisireduksikarenajenuh air. Reduksibesi(Fe III menjadiFe II) Khromarendah SeringdigunakandneganHorison B (mis. HorisonBg), jugadneganhorison E dan C. Material oksidasi Fe3+ oksidasi Material glei Fe2+ Photographs showing redoximorphic features (soil mottling) which are color patterns in the soil formed by the oxidation and reduction of iron and/or manganese caused by saturated conditions within the soil. Redoximorphic features are used to estimate the depth to seasonal high watertable Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  14. Subordinate distinction (h = akumulasiorganik) Akumulasiiluvialkompleksbahanorganik - logam Selimutpadapasirdanpartikeldiskrit h = “humik” Value danchromasekitar 3 ataukurang DigunakandneganHorison B (mis. HorisonBh) Contoh: HorisonBh : Horison subsoil , 'B' menyatakanhorison B dan'h' menyatakan “humik”. Bahanorganikdanaluminiumsnagatdominan (sedikitsekalisneyawabesi). IstilahinidigunakanuntukmendefinisikanOrdoPodosoldalamsistemklasifikasi “Australian Soil Classification” (Isbell, 1996). HorisonBhpadakedalaman 30-40 cm dilokasi West GippslandPodosol. HorisonBh “horisonspodik” Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013 Sumber: http://vro.dpi.vic.gov.au/dpi/vro/vrosite.nsf/pages/gloss_AC…….. DIUNDUH 25/2/2013

  15. PembedaSubordinat (w = warnaataustruktur) Perkembanganwarnaataustruktursecara Non-illuvial “w” dapat = “weak” BiasanyadigunakandneganHorison B (mis. Bw.) Bw Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  16. PembedaSubordinat(o = horisonoksik) Aktivitasliatrendah Sedikti material dapatlapuk Strukturbatuantampaksedikit Oksida Fe dan Al Horisonoksikmempunyai: The CEC7  < 16cmol(+)/kg of clay and an ECEC < 12 cmol(+)/kg of clay which is due to the low activity clay minerals (1:1 clays, Fe and Al oxides, etc) < 10% mineral dapatlapukdalamfraksipasir c.  Strukturbatuan < 5% Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  17. PembedaSubordinat g – gleying h – illuvialbahanorganik p – pengolahantanah / pembajakan/ gangguan t – akumulasiliat w – perkembanganwarna / strukturtanah o – oksik Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  18. PEMBEDA SUBORDINAT & BAHAN ORGANIK Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  19. Subordinate distinction (a, e, i) MenyatakanderajatdekomposisibahanorganikdalamHorison O. Oa – dekomposisilanjut (saprik) Oe – dekomposisimoderat (hemik) Oi – dekomposisiringan(fibrik) Saprik –decomposisilanjut, serattumbuhansedikit, kadar air rendah Hemik –dekomposisiintermedier Fibrik– dekomposisiringan, serat-seratmasihdapatdikenali Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  20. IKHTISAR HorisonUtama: O, A, E, B, C, R Simbul Sub horizon : g, h, p, t, w and a,e,i Contoh:Oa, Oe, Oi Bt Bg Btg Bw Ap Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  21. OTHER DESIGNATIONS Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  22. PembagianVertikal Horison Bt Dicirikanolehhorisonutama yang serupadan/atauciri-cirisubordinat yang dipisahkanoleh“derajat”. Bt1 Bt2 Bt3 Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  23. HorisonTransisi Lapisantransisidiantarahorisonutama. AE EB BE Karakter Dominan Karakter Subordinat Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  24. Synthesis Ap AE E Bh Btg1 Btg2 Stages of development of soils across time for a soil in the central United States under forest. (diunduhdari: http://www.soils.wisc.edu/courses/SS325/formation.htm … 25/2/2013 Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  25. SOIL TAXONOMY Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  26. TAKSONOMI TANAH Adabanyaksistemklasifikasitanah yang digunakansaatini, masing-masingmemenuhikebutuhannegarapenggunanya. Salahsatunyaadalah “Soil Taxonomy”, sistenklasifikasitanahygdipakaidi USA dandiberbagainegaradunialainnya.  “Soil Taxonomy” menggunakankonseptanahsebagai “tubuhalamiah” danmendasarkanpadaciri-ciritanah yang dapatdiamatidandiukur. Sisteminijugamenggunakantata-namaunik yang mencerminkankarakteristikutamadaritanah. Soil Taxonomy utilizes many chemical, physical, and biological properties including soil moisture and soil temperature status. In addition, the presence or absence of certain diagnostic horizonsin the soil profile helps ascertain the soil's classification category. A diagnostic horizon is a layer or soil zone whose properties meet certain criteria specified for the purposes of classification. Horisonpenciri (diagnostik) dapatterdiriatassatuataulebihhorisongenetik.  Tujuhhorisonpenciriinidisebut “EPIPEDON”, horionpermukaan.  Delapan-belashorisonpenciribawah-permukaandigunakanuntukmencirikanberbagaitanahdalamsistem Soil Taxonomy. Selainitu, lima rezimlengastanahdansepuluhrezimsuhutanahmembantuuntukmengidentifikasi “kategori” tanah. Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  27. KATEGORI TAKSONOMI TANAH Dalamsistem Soil-Taxonomy, semuatanahdiduniadiklasifikasikandalamkategoriberikut (daripengelompokkansecaraumumhingga “tanah” yg paling spesifik):  ordo (12), subordo (63),  great groups (sekitar 250), subgroups (sekitar 1,400), famili (sekitar 8,000), danseri ( > 20,000).  Semuatanahtermasukkedalamsalahsatudari 12 ordo, yang dariordolainnyaterutamaolehadanyaatautidakadanya “HORISON PENCIRI” Dalamsetiap ORDO ada SUB-ORDO yang dibedakansatusamalainnyaolehperbedaanrezimlengas-tanahdanrezimsuhu-tanah, danolehciri-cirifisikadankimia yang dominan..  In turn, each suborder is subdivided into great groups differing in the presence or absence of diagnostic horizons (including impervious pans), and in levels of certain chemicals such as clays and salts.  Each great group is comprised of a number of subgroups that are characterized by a central (typic) member and by other members that are intergrades toward other orders, suborders or great groups, or that have characteristics not shared with the typic member.  Within each subgroup are soil families that vary in properties that are important for plant growth or for engineering uses of the soil.  Dalamsetiap FAMILI adasejumlah SERI-TANAH, kategori yang paling spesifikdarisistemklasifikasiini.  SERI-TANAH diidentifikasidalamsurveilokaldandiberinama yang “bermaknalokal” (mislanyanamalokasinya). Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  28. KLASIFIKASI TANAH / TAKSONOMI Profil Tanah Hierarkhis Berdasarkankarakteristikprofiltanahdan Konseptanahsebagaitubuhalami. Ciri-ciri yang tampak: warna, tekstur, struktur, pH, BO,….… GENESIS TANAH 1883 V.V. Dukachaev: climate, vegetation, soil 1927 C.F. Marbut (USDA) applied to U.S. (1965) Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  29. TERMINOLOGI TAKSONOMI TANAH Namakelastanahmencerminkanciri-ciritanah.   Tata-namabersifatlogisdansederhana.  Misalnya, “akar” darinama-namaordotanahdiambildarikata-kata Latin, Greek, atausalahsatudaribahasa modern.  Kepada “akar” iniditambahkansuatusukukata “sols”.  Sehingga “akar” dariMollisolsberasaldaribahasa Latin “mollis”, yang berarti “lunak”, inimencerminkanciritanah yang gemburdanmudahdiolah.  The names of specific class members in categories below that of soil orders include the root elements of the soil order name plus specific formative elements or expressions that suggest distinctive soil properties.  For example, consider the names of the lower categories of Alfisols and Mollisols that are formed under somewhat dry conditions (Ustic-Latin ustus, burnt implying dryness), have a natric (high sodium (Na)) horizon and are typical of the subgroup in which they are classed:  OrdoAlfisolsMollisols Subordo (kering)                         UstalfsUstolls Great group (natrik)                     NatrustalfsNatrustolls Subgroup (typical)                       TypicNatrustalfsTypicNatrustolls Namafamili-tanahmenyatakanteksturtanah, komposisi mineral, dankelassuhu-tanahhinggalapisantanah-atas 50 cm, sepertiTypicNatrustolls, smectitikhalus, mesik.  Nama Seri-tanahberhubungandneganlokasitempatpertama-kalinya “tanah” diklasifikasikan (diidentifikasi/dideskripsikan). Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  30. HIERARKHI KLASIFIKASI TANAH / TAKSONOMI Kingdom Phylum Class Order Family Genus Species Ordo Subordo Great group Sub group Famili Seri 12 63 250 1400 8000 19,000 Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  31. UNIT-UNIT UNTUK KLASIFIKASI TANAH Pedon – unit tigadimensiterkecilygmenyajikan seluruhsifatdaricirisuatutanah (luasnya 1-10 m2) - Unit dasardariklasifikasitanah. Polipedon– kelompokpedon yang berhubunganeratdilapangan Seri Tanah – class of soils world-wide which share a common suite of soil profile properties Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  32. The two extremes of most soil classification systems are the soil that represents all soils collectively around the world, and a soil that is a specific natural body with characteristics that distinguish it from other such natural bodies. Suatutanahdapatdikarakterisasikanolehsuatu unit (hipottetis) keciltiga-dimensi yang disebut “PEDON”, luasnyasekitar 10 m2 dipermukaan.  Area initerlalukeciluntukberfungsisebagai unit klasifikasilapangan yang praktis.  Akantetapibeberapa PEDON yang salingbersambungankontinyusatu-sama lain yang merupakan POLIPEDON padaakhirnyamenjadiapa yang disebut “INDIVIDU TANAH”. INDIVIDU-TANAH inisetaradengan SERI-TANAH. Pedon Polipedon Individu Tanah Lanskap Profiltanah

  33. Unit sampling tanah Seri Malabar Lanskap Polipedon Pedon Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  34. HORISON PENCIRI Horisontanah, sifat-ciridan material dimaksudkanuntukmerefleksikansifat-sifattanahdan yang dapatdipakaiuntukmendeskripsikandanmendefinisikankelas-tanah. Merekadianggapsebagai “penciri” atau "diagnostic" kalaumemenuhiderajatekspresi minimum, yang ditentukanolehkenampakannya, pengukurannya, kepentingannya, relevansinyadankriteriakuantitatifnya. To be considered diagnostic, soil horizons also require a minimum thickness, which must be appraised in relation to bioclimatic factors (e.g. an albic horizon in boreal regions is not expected to be as thick as one in the tropics). HorisonPermukaan Horison Bawah-permukaan Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  35. HORISON-PERMUKAAN PENCIRI Epipedons Jenuh air > 30 hari Apakahhorison mineral ? Molik Umbrik Okhrik Histik Melanik Plaggen Anthropik Apakahhorisonkaya P2O5 ? Apakahkejenuhanbasa >50%? Sumber: http://www.soils.wisc.edu/courses/SS325/organic.htm…….. DIUNDUH 25/2/2013

  36. HORISON PERMUKAAN PENCIRI X = Florida Melanik X Plaggen Molik Histik X Umbrik Anthropik X Okhrik X Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  37. EPIPEDON MOLIK Tebal > 18-25 cm Warna - ColorValue < 3.5 lembab Khroma< 3.5 lembab C-Organik > 0.6 % Kejenuhanbasa > 50 % StrukturSangatberkembang C-Organik= Bahanorganikx 0.5 Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  38. EPIPEDON UMBRIK MemenuhisemuakriteriaepipedonMolik, kecualikejenuhanbasanya< 50% SecarakimiawiberbedadneganMolik Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  39. EPIPEDON OKHRIK Terlalu: tipis terangwarna miskin BO Mollic Umbric Okhrik= pucat Extremely common Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  40. EPIPEDON HISTIK HorisonOrganik Terbentukdidaerahbasah Hitam – Coklattua Bobotisinyarendah Tebalnya 20-30 cm Organik= > 20% - 35% BO. (kejenuhan air, kadarliat) Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  41. EPIPEDON MELANIK Similar in properties to Mollic Formed in volcanic ash Lightweight, Fluffy Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  42. HORISON ANTHROPIK Resembles mollic(color, o.m.) Use by humans Shells and bones Water from humans Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  43. PlaggenEpipedon Produced by long-term (100s yrs.) manuring Horisonpermukaan yang tuadanhasilaktivitasmanusia Tebalnya > 50 cm Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  44. HORISON PERMUKAAN PENCIRI Epipedon: Molik Umbrik Ochrik Histik Melanik Plaggen Anthropik Sangatumum “spesifik” Hasilaktivitasmanusia Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  45. AKUMULASI BAHAN ORGANIK Histik Mollik, Umbrik ochrik Akumulasi BO waktu Bahan induk Vegetasi tmax = 3000 tahun Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  46. DIAGNOSTIC SUB-SURFACE HORIZONS HORISON BAWAH-PERMUKAAN PENCIRI Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  47. HORISON BAWAH-PERMUKAAN PENCIRI Pembentukan/Genesis Translokasi Transformasi LiatBahanOrganikOksida Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  48. HORISON BAWAH-PERMUKAAN Genesis Translokasi Transformasi BahanOrganikLiatOksida Smectites Warnagelap Logam(Fe, Al) Iron Aluminum Kaolinite Juga: Garam, Karbonat, Sulfida Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  49. HORISON BAWAH-PERMUKAAN PENCIRI Natrik Agrik Kalsik Gipsik Salik Duripan Fragipan Plasik Albik Argillik Spodik Oksik Cambik Kandik Sombrik Sulfurik Penyebutan Sub-Horizon Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013

  50. HORISON BAWAH-PERMUKAAN PENCIRI HorisonAlbik (putih) Warnaterang(Value > 6 lembab) Elluvial(Horison E *) Miskinliat, oksida Fe dan Al Umumnyaberpasir Reaktivitaskimiawirendah (KTK rendah) Typically overlies Bh or Bt horizons Warnaterang albic *Tidaksemuahorison E adalahhorisonalbik Sumber: soillab.ifas.ufl.edu/.../Lecture%2023%20Soil%20Taxonomy.ppt …….. DIUNDUH 15/2/2013