Download
pertemuan n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Pertemuan PowerPoint Presentation

Pertemuan

198 Vues Download Presentation
Télécharger la présentation

Pertemuan

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. 8 Pertemuan PERPAJAKAN INDONESIA

  2. LandasanHukumPajak 1. Dalam UUD ’45 pasal 23-A PajakdanPungutan lain yang bersifatmemaksauntukkeperluan Negara diaturdenganUndang-Undang

  3. 2. UU Perpajakan yang sudahDisempurnakan (terbaru) mulaiberlakusejak 1 Januari 2001 UU No. 16 Tahu n 2000 : KetentuanUmumdan Tata Cara Perpajakan (KUTP) UU No. 17 Tahun 2000 : PajakPenghasilanPPh UU No. 18 Tahun 2000 : PajakPertmbahanNilaiBarangdanJasa, PajakPenjualanAtasbarangMewah (PPN danPPnBM) UU No. 12 Tahun 1994 : PBB UU No. 19 Tahun 2000 : PenagihanPajakdenganSuratPaksa (PPSP) UU No. 20 Tahun 2000 : Bea PerolehanHakatas Tanah danBangunan (BPHTB)

  4. FungsiPajak Fungsi Budgeter (SumberUtamaKas Negara) FungsiAlokasi (SumberPembiayaan Pembangunan) FungsiDistribusi (AlatPemerataanPendapatn) FungsiRegulasi (AlatpengaturKegiatanEkonomi)

  5. AsasPemungutanPajak PerinsipKesamaan (Equality) Pemungutanpajakharuslahadildisesuaikandengankemampuanwajibpajak. Bagiperusahaanbesardikenakanpajak yang tinggi, sedangkanbagiperusahaankecildikenakanpajak yang rendah.

  6. 2. PrinsipKepastian (Certainty) Dalampemungutanpajakharusjelas , tegasdanpastisehinggadipahamiwajibpajak. Hal iniakanmemudahkandalamperhitungandanpengadministrasian

  7. 3. PrinsipKelayakan (Convenience) Pemungutanpajakjangansekali-sekalimemberatkanwajibpajak. Misalnya, seseorang yang sedangmengalamikerugianusahasebaiknyatidakdibebanipajaktinggisehinggausahanyadapatdipertahankan.

  8. 4. PrinsipEkonomi (Economic) Dalammelaksanakanpemungutanpajak, hendaknyadiperhatikanprinsipekonomi. Artinyaharusmempertimbangkanbahwabiayapemungutantidakmelebihihasilpemungutanpajak.

  9. Jenis-JenisPajak a. JenisPajakMenurutsifatnya. b. JenisPajakMenurutInstansi yang memungutnya c. JenisPajakMenurutObjekPajaknya d. JenispajakMenurutSubjekpajaknya e. JenisPajakMenurutAsalnya.

  10. Tarifpajak Tarif Tunggal Tarifpajak yang hanyamenggunakansatumacamtarif. Tarif Tunggal TerdiriAtas : TarifTetap : Tarifpajak yang jumlahnyatetap, tidaktergantungpadabesarkecilnyaobjekpajak. Ex : PajakMaterai , semuatransaksi > Rp 1.000.000, tarifmaterainyaRp. 6.000. TarifProporsional : Tarifpajak yang menggunakanpresentasetetap, berapa pun jumlahobjekpajaknya. Ex : tarif PBB adalahsama, yaitusebesar 0,5 %.

  11. TarifTidak Tunggal Tarifpajak yang menggunakanlebihdarisatumacamtarif TarifTidak Tunggal TerdiriAtas : TarisProgresif : Tarifpajak yang apabilatarifpajaksemakintinggi , tarif (%) pajaknyajugasemakintinggi. ex : Tarifpajakpenghasilanuntukpendapatankenapajak (PKP) 1). Rp. 0,00 s/d Rp. 25.000.000,00, tarifnya = 5 % 2). Rp. 25.000.000,00 s/d Rp. 50.000.000,00, tarifnya = 10 % 3). Rp. 50.000.000,00 s/d Rp. 100.000.000,00, tarifnya = 15 % 4). Rp. 100.000.000,00 s/d Rp. 200.000.000,00, tarifnya = 25 % 5). Rpp. > Rp. 200.000.000,00, tarifnya= 35 %

  12. b. TarifDegresif/Regresif Tarifpajak yang apabilaobjekpajaksemakintinggi, justrutarifpajaknya (persentasipajaknya) semakinturun, dansebaliknya. Ex : 1). ObjekpajakRp. 1.000.000,00 , tarifnya = 10 % 2). ObjekpajakRp. 2.000.000,00, tarifnya = 9 % 3). ObjekpajakRp. 3.000.000,00 , tarifnya = 8 %, dst.

  13. Sebutkanfungsi-fungsipajak! Sebtkanjenis-jenispajak! Sebutkandanjelaskanazaspemungutanpajak! UjiKemampuan