SlideServe
Menu
Préférences
© SlideServe · v2026

Makna Desain

jersey avatar
28 diapositives · 630 Views · Sep 12, 2014

Makna Desain. Oleh rudi irawanto. Slide 2. Dimanakah letak DESAIN ?. Desain merupakan disiplin ilmu yang “baru”. Di Indonesia desain tidak di kenal secara baik, dan dalam wilayah aktifitas yang tidak disadari “ (unconsious activity). DESAIN DALAM KEHIDUPAN.

Makna Desain - slide 1
01 / 28Makna Desain
1 / 17

Télécharger la présentation

Makna Desain
Une image / un lien ci-dessous est fourni (tel quel) pour télécharger la présentation

Politique de téléchargement : le contenu du site vous est fourni TEL QUEL pour votre information et votre usage personnel ; il ne peut être vendu, concédé sous licence ni partagé sur d’autres sites sans l’accord de son auteur.Le contenu vous est fourni TEL QUEL, pour votre information et votre usage personnel uniquement. Téléchargez la présentation en cliquant sur ce lien. Lors du téléchargement, si vous ne parvenez pas à télécharger une présentation, l’éditeur a peut-être supprimé le fichier de son serveur.Pendant le téléchargement, si vous ne parvenez pas à obtenir une présentation, le fichier a peut-être été supprimé par l’éditeur.

F I N

Plus de contenu associé

Transcription de la présentation
  1. MaknaDesain Oleh rudi irawanto Slide 2

  2. Dimanakah letak DESAIN? Desain merupakan disiplin ilmu yang “baru”. Di Indonesia desain tidak di kenal secara baik, dan dalam wilayah aktifitas yang tidak disadari “ (unconsious activity).

  3. DESAIN DALAM KEHIDUPAN Desain merupakan artefak kebudayaan.

  4. Desain menciptakan kebaruan fungsi, trend, ataupun nilai-nilai.

  5. TIDAK ADA TREND TANPA DESAIN

  6. Desain tidak berhenti pada tataran fungsional, tetapi bergerak mengikat nilai-nilai dalam satu kurun waktu tertentu.

  7. Pada hakekatnya desain merupakan puncak dari nilai-nilai yang berkembang pada satu era tertentu. Desainmerupakan produk kebudayaan, yang didalamnya mencakup ilmu, teknologi dan seni.

  8. TECHNOLOGY SCIENCE ARTS DESIGN

  9. CRAFT DESIGN FINE ART DESIGN

  10. VISUAL ART MEDIA ART PERFORMING ART DESIGN

  11. GRAPHIC COMMUNICATION PRODUCT INTERIOR DESIGN

  12. Psikologi Pengguna BiroIklan klien Persoalan Desain Keuangan Pemerintah Manufaktur Teknik Bagan Kompleksitas permasalahan desain

  13. Faktor Psikologi Perancangan karya desain idealnya melibatkan unsur emosional dari lingkungan dan memperhatikan karakter psikologis pengguna

  14. Faktor Pengguna Salah satu Prinsip perancangan desain adalah memperhatikan pengguna (user)sebagai tolok ukur kelayakan karya. Tolok Ukur Kelayakan desain setidaknya melibatkan 3 komponen, yaitu tool, enviroment, dan user.

  15. Faktor Pemerintah Keberadaan pemerintah merupakan salah satu pihak yang menjadi pertimbangan dalam penentuan standarisasi dan kelayakan produk. Kebijakan pemerintah yang tertuang dalam peraturan ataupun perundangan menjadi salah satu faktor kunci dalam penentuan standar desain yang baik.

  16. Faktor Manufaktur Faktor manufaktur berperan dalam mewujudkan gagasan menjadi bentuk-bentuk faktual.

  17. Faktor Teknik Perwujduan gagasan yang konseptual hanya dapat terjadi jika kemampuan taknik yang mengiringi dapat berjalan dengan baik.

  18. Faktor Keungan Keungan menjadi salah satu faktor vital penentu keberhasilan suatu proses perancangan. Keuanga dalam konteks ini merupakan faktor keungan dari pihak klien ataupun yang menyangkut pra maupun pasca produksi

  19. Faktor Klien Klien merupakan pihak yang secara legal memberikan kesempatan untuk berkarya. Kesempatan dalam konteks ini merupakan kesepakatan yang terbentuk secara formal untik melaksanakan kesepkatan tentang konsep hingga prototype karya.

  20. Faktor Biro Iklan Biro iklan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses desain komunikasi visual. Pihak yang secara lazim melakukan eksekusi visual terhadap karya-karya iklan.

  21. Unsur Manusia Kepercayaan/adat Dinamika Kebudayaan NILAI ESTETIKA DESAIN Kondisi Sosial Ekonomi Tingkat Intelektual Sumber Daya Alam Tingkat Ketrampilan Teknis

  22. Dinamika Kebudayaan Kebudayaan selalu berkembang dan berubah, baik melalui proses transformasi, akulturasi, maupun asimilasi. Fenomena yang kemudian melahirkan konsep yang cenderung tidak sama dari satu generasi ke generasi berikutnya, termasuk di dalamnya pemahaman tentang estetika.

  23. Kondisi sosial ekonomi Pemahaman tentang estetika tidak memiliki korelasi terhadap situasi sosial ekonomi. Desain tidak selalu hadir dalam situai yang mapan.

  24. Tingkat Ketrampilan Teknis Nilai estetika desain tidak terlepas dari ketrampilan teknis para desainer atau pelaku di lapangan. Gegasan yang abstrak mampu diwujudkan yang secara viusal dapat dinikmati oleh orang lain.

  25. SUMBER DAYA ALAM Keberadaan sumber daya alam menentukan aspek fisik dari satu karya desain. Lingkungan geografis yang berbeda mengakibat persepsi tentang estetika dan desain menjadi berbeda.

  26. TINGKAT INTELEKTUAL Intelektualitas mempengaruhi cara bersikap dan bertindak, serta menentukan model-model penyelesaian masalah yang dihadapi.

  27. Kepercayaan/adat Manusia merupakan makhluk yang berbudaya. Konsep-konsep tentang kosmologi menentukan bentuk-bentuk sikap normatif yang diambil ketika memutuskan sesuatu.

  28. Unsur manusia Desain merupakan hasil karya manusia yang berbudaya. Kebaradaan manusia merupakan konseseptor, kreator, hingga evaluator dari karya yang dihasilkannya.