1 / 16

PSAP NO. 0 6 AKUNTANSI INVESTASI

PSAP NO. 0 6 AKUNTANSI INVESTASI. KOMITE STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN. DEFINISI INVESTASI.

kylan-vance
Télécharger la présentation

PSAP NO. 0 6 AKUNTANSI INVESTASI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PSAP NO. 06AKUNTANSI INVESTASI KOMITE STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN

  2. DEFINISI INVESTASI Aset yang dimaksudkanuntukmemperolehmanfaatekonomiksepertibunga, dividendanroyalti, ataumanfaatsosialsehinggadapatmeningkatkankemampuanpemerintahdalamrangkapelayanankepadamasyarakat. Terdiri dari: • Investasi Jangka Pendek • Investasi Jangka Panjang

  3. INVESTASI JANGKA PENDEK • Diharapkandapatsegeradicairkandandimaksudkanuntukdimilikiselamasetahunataukurang. • ditujukandalamrangkamanajemenkas. • Berisikorendahataubebasdariperubahanataupenguranganharga yang signifikan • Terdiri: • Depositoberjangkawaktu3- 12bulan, • Pembelianobligasipemerintahjangkapendekolehpemerintahdaerah, • PembelianSertifikat Bank Indonesia (SBI)

  4. INVESTASI JANGKA PANJANG • Dimaksudkanuntukdimilikilebihdari 12 bulan • Sifatpenanaman: • Investasipermanen Investasijangkapanjang yang dimaksudkanuntukdimilikisecaraberkelanjutan, contoh: • Penyertaan Modal Pemerintahpadaperusahaannegara/daerah, • PenyertaanPemerintahpadabadaninternasionaldanbadanhukumlainnya; • Investasipermanenlainnya • Investasi non permanen Investasijangkapanjang yang dimaksudkanuntukdimilikisecaratidakberkelanjutan, contoh: • InvestasidalamSuratUtang Negara • Penanaman modal dalamproyekpembangunan yang dapatdialihkankepadapihakketiga • Investasi non permanenlainnya.

  5. PENGAKUAN INVESTASI Pengeluarankasdan/atauaset , penerimaanhibahdalambentukinvestasidanperubahanpiutangmenjadiinvestasidapatdiakuisebagaiinvestasiapabilamemenuhikriteria: Kemungkinanmanfaatekonomiataumanfaatsosialataujasapotensialdimasa yang akandatangatassuatuinvestasitersebutdapatdiperolehpemerintah Nilaiperolehanataunilaiwajarinvestasidapatdiukursecaramemadai (reliable)

  6. PENGUKURAN INVESTASI Jikamempunyaipasaraktif yang dapatmembentuknilaipasar, nilaipasardipergunakansebagaidasarpenerapannilaiwajar Investasi yang tidakmemilikipasar yang aktifdapatdipergunakannilai nominal, nilaitercatatataunilaiwajarlainnya Investasijangkapendekdalambentuksuratberharga, misalnyasahamdanobligasijangkapendek, dicatatsebesarbiayaperolehan Apabilainvestasidalambentuksuratberhargadiperolehtanpabiayaperolehan, makainvestasidinilaiberdasarkannilaiwajarinvestasipadatanggalperolehannyayaitusebesarhargapasar. Apabilatidakadanilaiwajar, investasidinilaiberdasarkannilaiwajaraset lain yang diserahkanuntukmemperolehinvestasitersebut

  7. PENGUKURAN INVESTASI Investasi jangka pendek dalam bentuk non saham, misalnya dalambentukdepositojangkapendekdicatatsebesarnilai nominal depositotersebut. Investasi jangka panjang yang bersifat permanen misalnya penyertaan modal pemerintah, dicatatsebesarbiayaperolehannyameliputihargatransaksiinvestasiitusendiriditambahbiaya lain yang timbuldalamrangkaperolehaninvestasitersebut. Investasi nonpermanen dalam bentuk pembelian obligasijangkapanjangdaninvestasi yang dimaksudkantidakuntukdimilikiberkelanjutan, dinilaisebesarnilaiperolehannya. Investasi nonpermanen yang dimaksudkan untuk penyehatan/ penyelamatanperekonomian, dinilaisebesarnilaibersih yang dapatdirealisasikan, misalnyadanatalangandalamrangkapenyehatanperbankan

  8. METODE PENILAIAN INVESTASI Metodebiaya; Investasidicatatsebesarbiayaperolehan. Penghasilanatasinvestasitersebutdiakuisebesarbagianhasil yang diterimadantidakmempengaruhibesarnyainvestasipadabadan usaha/badan hukum yang terkait. Metodeekuitas; Pemerintahmencatatinvestasiawalsebesarbiayaperolehandanditambahataudikurangisebesarbagianlabaataurugipemerintahsetelahtanggalperolehan. Bagianlabakecualidividendalambentuksaham yang diterimapemerintahakanmenguranginilaiinvestasipemerintah. Penyesuaianterhadapnilaiinvestasijugadiperlukanuntukmengubahporsikepemilikaninvestasipemerintah, misalnyaadanyaperubahan yang timbulakibatpengaruh valuta asing serta revaluasi aset tetap. Metodenilaibersih yang dapatdirealisasikan; Metodenilaibersih yang dapatdirealisasikandigunakanterutamauntuk kepemilikan yang akan dilepas/dijual dalam jangka waktu dekat.

  9. KRITERIA METODE PENILAIAN INVESTASI Kepemilikankurangdari 20% menggunakanmetodebiaya; Kepemilikan 20% sampai 50%, atau kepemilikan kurang dari 20% tetapimemilikipengaruh yang signifikanmenggunakanmetodeekuitas; Kepemilikanlebihdari 50% menggunakanmetodeekuitas; Kepemilikanbersifatnonpermanenmenggunakanmetodenilaibersih yang direalisasikan.

  10. PENGAKUAN HASIL INVESTASI Hasilinvestasi yang diperolehdariinvestasijangkapendek, antara lain berupabungadeposito, bungaobligasi, dandividentunai (cash dividend), diakuipadasaatdiperolehdandicatatsebagaipendapatan. Hasilinvestasiberupadividentunai yang diperolehdaripenyertaan modal pemerintah yang pencatatannyamenggunakanmetodebiaya, dicatatsebagaipendapatanhasilinvestasi. Sedangkanapabilamenggunakan metode ekuitas, bagian laba berupa dividen tunai yang diperoleholehpemerintahdicatatsebagaipendapatanhasilinvestasidanmenguranginilaiinvestasipemerintah. Dividendalambentuksaham yang diterima tidak akan menambah nilai investasi pemerintah.

  11. PENGUNGKAPAN Hal-hal lain yang harus diungkapkan dalam laporan keuangan pemerintahberkaitandenganinvestasipemerintah, antara lain: Kebijakan akuntansi untuk penentuan nilai investasi; Jenis-jenis investasi, investasi permanen dan nonpermanen; Perubahanhargapasarbaikinvestasijangkapendekmaupuninvestasijangkapanjang; Penurunannilaiinvestasi yang signifikandanpenyebabpenurunantersebut; Investasi yang dinilaidengannilaiwajardanalasanpenerapannya; Perubahan pos investasi.

  12. JURNAL INVESTASI JANGKA PENDEK Pada30 Maret 20X2, Pemerintah Kota Bengawan menempatkan dananya sebesar200.000.000 padadepositoberjangka 6 bulan dapat diperpanjang (ARO) di Bank Amarta, bunga 5%. Pada 30 September 20X2 diterima bunga deposito 5.000.000. Deposito ini sampai akhir tahun belum dicairkan.

  13. JURNAL INVESTASI JANGKA PANJANG Pada1 Juli 20X2, Pemerintah Kota Bengawan mengambilalih investasi sebuah perusahaan swasta (PT. Lawu) menjadi BUMD dengan nilai investasi 8.000.000.000 dengan kepemilikan Pemda sebesar 60%. Selama tahun 20X2 PT. Lawu menghasilkan laba sebesar 800.000.000, hak Pemda 480.000.000 dan membagikan dividen pada 25 Des sebesar 500.000.000 juta, yagn menjadi hak Pemda 300.000.000 Saldo akhir investasi mencerminkan 8.000 + 480 – 300 = 8.180 terjadi kenaikan investasi 180 karena laba 480 yang menjadi hak Pemda baru 300 yang dibagikan dalam bentuk dividen

  14. JURNAL INVESTASI JANGKA PANJANG-Alternatif Pada1 Juli 20X2, Pemerintah Kota Bengawan mengambilalih investasi sebuah perusahaan swasta (PT. Lawu) menjadi BUMD dengan nilai investasi 8.000.000.000 dengan kepemilikan Pemda sebesar 60%. Selama tahun 20X2 PT. Lawu menghasilkan laba sebesar 800.000.000, hak Pemda 480.000.000 dan membagikan dividen pada 25 Des sebesar 500.000.000 juta, yagn menjadi hak Pemda 300.000.000 Saldo akhir investasi mencerminkan 8.000 + 480 – 300 = 8.180 terjadi kenaikan investasi 180 karena laba 480 yang menjadi hak Pemda baru 300 yang dibagikan dalam bentuk dividen

  15. JURNAL INVESTASI JANGKA PANJANG-pelepasan Pada1 Juli 20X5 nilai investasi di BUMD di neraca sebesar 5.000.000.000. Pemda menjual 20%nya dengan harga 1.750.000.000. (asumsi telah dilakukan pencatatan atas pengakuan laba sampai dengan semester tersebut.

  16. KSAP TERIMA KASIHKomiteStandar AkuntansiPemerintahan(KSAP)GedungPrijadiPraptosuhardjo III, Lt. 2, KementerianKeuanganJl. Budi Utomo No. 6, JakartaTelepon/Fax (021) 352 4551,website : www.ksap.org Email: webmaster@ksap.org

More Related