1 / 24

Analisis Kesalahan Pada Sistem Tenaga

Analisis Kesalahan Pada Sistem Tenaga. Pembebanan pada suatu sistem tenaga dalam keadaan normal adalah seimbang. Akan tetapi sewaktu-waktu bisa terjadi situasi yang tak dikehendaki , namun tak dapat dihindarkan , yang bisa menyebabkan penyimpangan dari keadaan normal.

manasa
Télécharger la présentation

Analisis Kesalahan Pada Sistem Tenaga

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AnalisisKesalahan PadaSistemTenaga

  2. Pembebananpadasuatusistemtenagadalamkeadaan normal adalahseimbang Akan tetapisewaktu-waktubisaterjadisituasi yang takdikehendaki, namuntakdapatdihindarkan, yang bisamenyebabkanpenyimpangandarikeadaan normal Penyimpangandarioperasi normal tersebutbisasangatberbahayayaitujikaterjadikesalahan (fault) hubungsingkat Fault inibisadipicuolehberbagaikejadian, sepertimisalnyasambaranpetir, angin, kecelakaan, ulahbinatang, sampaikekeliruanmanusia yang mungkintidakdisengaja.

  3. Faultdapatdikategorikandalamsalahsatudariempattipe, yaitu - satufasaketanah(single line to ground) - antarpenghantarfasa (line to line) - duafasaketanah (double line to ground) - kesalahantigafasa(balanced three phase fault) Tigakesalahaninimembuatsistemterbebanisecarasangattidakseimbang Kesalahaninimembuatsistemterbebanisangatbesarwalautetapseimbang Tegangandanarussistempadawaktuterjadinyafaultharusdihitung agar peralatanproteksidapat di-set gunamenghindariefek yang merusakdarikejadianfault

  4. PenyederhanaanSistem

  5. Dalampraktik, untukperhitungankesalahansistemtenagatelahtersediaperangkatlunak. Kita dapatmemasukkan data-data darisistem yang kitahadapikedalamperangkatlunakini, danperhitungandilakukanolehkomputer yang akanmemberikanhasilkepadakita. Dalampelajaraninikitabukanhendakmempelajaribagaimanamenggunakanperangkatlunaktersebut; justrusebaliknyakitaakanmempelajaribagaimanmelakukanperhitungansecaramanualdanolehkarenaitukitamemerlukanpenyederhanaan-penyederhanaan agar perhitungandapatdilakukan. Kita perlumempelajaricaraperhitungan manual inikarenakitaharusmengertiapa yang sebenarnyadilakukanolehkomputer

  6. Penyederhanaanuntukmelakukanperhitunganmeliputi: 1. Padarangkaiantransformator, kitamengabaikanelemen-elemenparalel yang mewakiliadanyaarusmagnetisasidanrugi-rugiinti 2. Elemen-elemenparalelpadarangkaiansalurantransmisijugadiabaikan. 3. Perhitungandilakukandalamkeadaanmantap (steady state) walaupunperistiwahubung-singkatsesungguhnyabersifattransien. 4. Sesaatsebelumterjadihubungsingkat, tegangansistemadalah nominal; olehkarenaitudalamperhitungan manual inikitasettegangansistempada 1 pu. 6. Resistansiseripadasalurankitaabaikan; penyederhanaaninitidakdiperlukanjikakitamenggunakankomputerdalamperhitungan. 5. Arusbebansebelumterjadinyahubungsingkatdiabaikanmengingatarushubungsingkatjauhlebihtinggidariarusbeban. Olehkarenaitutegangan di sistemdapatkitaanggapsefasa, dansudutfasa yang kitapilihsebesar 0o.

  7. PerlakuanTerhadapSuatuHubungSingkat 6 I A j4 2 j2 +  180o V 2 j4 B A j4 6 2 +  180o V 2 B +  Kita melihatsuatuhubungsingkatsepertilayaknyakitamelihatbebanpadarangkaianekivalenThévenin. Kita ingatanalisisdenganmetodaRangkaianEkivalenThevenin: I A A ZT j2 VT seksisumber ZB j4 B B Rangkaian yang dianalisis Skematis Bebandilepas Bebandipasangkembali RangkaianekivalenThéveninseksisumber Seksisumber Seksibeban

  8. Dalamsistemtigafasa, kitamemilikirangkaianskematissebagaiberikut: Beban 3 fasa Padapembebanan yang tidakseimbang, termasukperistiwahubungsingkat yang padaumumnyamerupakan “pembebanantakseimbang”, perhitungan-perhitungandilakukandenganmenggunakanteorikomponensimetris. sistemtigafasa OlehkarenaitukitamemilikirangkaianekivalenThéveninurutan, yang secaraskematiskitagambarkansebagaiberikut: Rangkaianurutannol Rangkaianurutanpositif Rangkaianurutannegatif

  9. Y Y ZL ZL  Y Y Y Contoh: Kita lihatsistemberikut: 1 2 5 4 G2 G1 T1 T2 ST12 ST23 ST13 3 Gambarkanrangkaianurutan TentukanrangkaianekivalenThévenindenganmelihatrangkaiandaribus-3

  10. Penyelesaian: Kita hitungdulubesaran-besaran basis untukkeperluanperhitunganpadalangkahselanjutnya, walaupunbelumdiperlukanuntukpenggambaranrangkaianekivalendi manaimpedansi-impedansitelahdiberikandalam per-unit.

  11. Y Y ZL ZL  Y Y Y a). Kita gambarkanlagisisteminidenganmencantumkannilai-nilaiimpedansiurutan yang adadalamtabelkedalamgambar, agar mudahkitalihat (berurutX1;X2;X0) 0,05; 0,05; 0,05 0,05; 0,05; 0,05 0,2; 0,2; 0,05 0,2; 0,2; 0,05 1 2 5 4 G2 G1 T1 T2 0,1; 0,1; 0,3 0,1; 0,1; 0,3 0,1; 0,1; 0,3 3

  12. Y Y ZL ZL  Y Y Y 0,05; 0,05; 0,05 0,05; 0,05; 0,05 0,2; 0,2; 0,05 0,2; 0,2; 0,05 1 2 5 4 G2 G1 T1 T2 0,1; 0,1; 0,3 0,1; 0,1; 0,3 0,1; 0,1; 0,3 3 RangkaianUrutanNol 3 j0,3 j0,3 j0,05 j0,3 j0,05 j0,05 j0,05 5 4 j0,09 RangkaianUrutanNol j0,09 ref

  13. RangkaianUrutanPositif Y Y ZL ZL  Y Y Y 0,05; 0,05; 0,05 0,05; 0,05; 0,05 0,2; 0,2; 0,05 0,2; 0,2; 0,05 1 2 5 4 G2 G1 T1 T2 0,1; 0,1; 0,3 0,1; 0,1; 0,3 0,1; 0,1; 0,3 3 3 j0,1 j0,1 ~ ~ j0,2 j0,1 j0,05 j0,05 j0,2 5 4 RangkaianUrutanPositif ref

  14. RangkaianUrutanNegatif Y Y ZL ZL  Y Y Y 0,05; 0,05; 0,05 0,05; 0,05; 0,05 0,2; 0,2; 0,05 0,2; 0,2; 0,05 1 2 5 4 G2 G1 T1 T2 0,1; 0,1; 0,3 0,1; 0,1; 0,3 0,1; 0,1; 0,3 3 3 j0,1 j0,1 j0,2 j0,1 j0,05 j0,2 j0,05 5 4 RangkaianUrutanNegatif ref

  15. b). RangkaianekivalenThevenin RangkaianekivalenThéveninkitaperolehdenganmenggunakanmetodareduksirangkaian: RangkaianUrutanNol 3 3 j0,1 j0,1 3 j0,1 j0,1 j0,199 3 j0,19 j0,29 j0,05 j0,15 j0,3 j0,3 ref Inilahimpedansiurutannol yang terlihatdaribus-3 ref ref j0,05 j0,3 j0,05 j0,05 j0,05 Bagianinitidakterlihatdaribus-3 Elementerhubungserikitagantidenganelemenekivalennya. 5 Hubungan kitagantidenganhubungan Y ekivalennya. 4 j0,09 RangkaianUrutanNol j0,09 direduksilagi direduksilagi ref Kita reduksirangkaianini. Hasilreduksiadalah:

  16. RangkaianUrutanPositif Dengancara yang samasepertipadarangkaianurutannol, kitaperolehimpedansiekivalenThéveninurutanpositif. 3 3 3 j0,1 j0,1 j0,0333 j0,0333 3 j0,2 j0,1 j0,05 j0,05 j0,2 5 j0,0333 j0,0333 4 j0,175 RangkaianUrutanPositif j0,2833 j0,25 j0,25 j0,2833 ref ref Inilahimpedansiurutanpositif yang terlihatdaribus-3 ~ ~ ref ref Matikansemuasumber Reduksirangkaian direduksilagi direduksilagi

  17. RangkaianUrutanNegatif Untukurutannegatif, kitaperolehimpedansiekivalenThéveninsepertipadaurutanpositif. TigaRangkaianUrutan DengandemikiankitaperolehtigarangkaianekivalenThévenindilihatdaribus-3: j0,175 j0,199 j0,175 ~ urutannol urutannegatif urutanpositif

  18. KesalahanSeimbang

  19. HubungSingkatTigaFasake Tanah Hubungsingkattigafasadapatdigambarkansebagaiberikut: Zf Zf sistemtigafasa Zf HubungsingkattigafasaketanahsecaraumumdigambarkanterjadimelaluiimpedansiZfwalaupunimpedansiinibelumtentuada. Denganmenyatakanteganganfasa-netralpadaimpedansihubungsingkatsebagaimaka Ataudalambentukmatriks

  20. Sebagaimanasudahkitapelajaritentangimpedansiurutan, makaimpedansiurutanhubungsingkatadalah Sehinggadalamkasushubungsingkattigafasaini Karenadalamkasusini “beban” adalahseimbang, maka danpersamaan yang tinggaladalah

  21. Contoh: Suatuhubungsingkattigafasapadasistem yang diberikanpadacontohsebelumnya, terjadipadabus-3 denganZf = 0. Hitunglaharuskesalahandantegangannya, sertaarus-arusfasapadawaktuterjadihubungsingkatini. Penyelesaian: Dalamhubungsingkattigafasaini, hanyaadaurutanpositif, danrangkaianekivalenThévenindilihatdaribus-3 adalah: j0,175 ~ ~ j0,175 DenganZf = 0 maka

  22. Pemahaman: Apa yang telahkitahitungadalaharushubungsingkat di bus-3. Bus-3 adalahbus 230 kV. Arus basis padateganganinitelahkitahitung 3 j0,1 j0,1 Jikakitahitungnilaiarusnyadalam ampere kitaperoleh j0,2 j0,1 j0,05 j0,05 j0,2 5 4 RangkaianUrutanPositif ref ~ ~ Arusfasainiadalaharus di lokasikesalahanyaitubus-3. Untukmenghitungarus-arusfasa di tempat lain padawaktuterjadihubungsingkat, tidakcukuphanyadenganmenggunakanrangkaianekivalenThévenin yang kitaperoleh. Kita harusmenghitungnyadenganmenggunakanrangkaianlengkap:

  23. BahasanberikutnyaadalahKesalahanTakSeimbang

  24. Course Ware AnalisisKesalahan PadaSistemTenaga SudaryatnoSudirham

More Related