1 / 17

Benih Yang Tumbuh

Benih Yang Tumbuh. Lukito Edi Nugroho. Magister Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada. Tentang Presentasi Ini. Problem pendidikan TI di Indonesia Kontribusi Linux Konsep “benih yang tumbuh” (growing seeds) Strategi implementasi Kesimpulan. Problem Pendidikan TI di Indonesia.

metta
Télécharger la présentation

Benih Yang Tumbuh

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Benih Yang Tumbuh Lukito Edi Nugroho Magister Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada

  2. Tentang Presentasi Ini... • Problem pendidikan TI di Indonesia • Kontribusi Linux • Konsep “benih yang tumbuh” (growing seeds) • Strategi implementasi • Kesimpulan

  3. Problem Pendidikan TI di Indonesia • Berbagai macam keterbatasan • Dana • Fasilitas dan Sarana • Sumber daya manusia • Percampuran tradisi dan paradigma di masyarakat • Agraris – industrial – informasi • Kegamangan dalam bersikap dan bertingkah laku dalam hal-hal yang berhubungan dengan penerapan TI

  4. Problem Pendidikan TI di Indonesia • Beberapa fenomena umum • Secara umum, pemahaman mahasiswa/dosen Indonesia tentang TI tertinggal dibandingkan sesamanya dari negara maju • Ada sejumlah individu yang menonjol, tetapi tidak cukup kuat untuk menjadi critical mass • Lemahnya rasa ingin tahu (curiousity) • Rendahnya apresiasi terhadap aktivitas pengembangan dan hak cipta intelektual • Munculnya sikap dan perilaku yang tidak pas dalam beraktivitas dengan TI

  5. Linux sebagai strategi

  6. Apa itu Linux ? • Linux adalah sistem operasi yang ... • Bisa didapatkan secara cuma-cuma • Open source • Mewarisi tradisi Unix • Dikembangkan oleh komunitas • Didistribusikan bersama dengan ratusan program sistem, utility, dan aplikasi (i.e., distro)

  7. Linux di Dunia Pendidikan Kita • Linux sudah dikenal di kalangan mahasiswa • Mendengar dan/atau melihat • Menggunakan sekali waktu • Menggunakan secara penuh • Aktif mengembangkan • Linux telah banyak digunakan oleh institusi pendidikan • Hampir semua merupakan inisiatif mahasiswa

  8. Linux di Dunia Pendidikan Kita • Linux belum banyak dikenal di lingkungan eksekutif perguruan tinggi • Dukungan institusional masih kurang • Pemakaian Linux di institusi pendidikan masih “setengah hati”

  9. Kontribusi Linux • Secara formal akademis: alat bantu dalam pelaksanaan perkuliahan • Kuliah dan praktikum • Sarana dan infrastruktur komputasi • Secara non-formal: “membentuk” SDM yang siap bekerja dengan TI • Mengasah ketrampilan dan pengetahuan • Meningkatkan rasa ingin tahu • Menumbuhkan apresiasi • Membentuk semangat kolegial

  10. Strategi Implementasi • Pendekatan dari bawah (bottom-up) • Peran pemerintah secara top-down tidak dapat diharapkan • Pendekatan bottom-up lebih dapat dikelola • Pendekatan bottom-up relatif lebih mudah diwujudkan oleh partisipasi komunitas

  11. Strategi Implementasi • Konsep “benih yang tumbuh” (growing seeds) • Bermula dari kelompok-kelompok kecil informal • Melakukan aktivitas-aktivitas pembelajaran TI dengan Linux sebagai sarana utamanya • Otonomi dalam beraktivitas • Berinteraksi dengan kelompok lain dan pihak-pihak eksternal lainnya • Tumbuh dan berkembang, membawa pengaruh bagi lingkungannya

  12. Strategi Implementasi • Kelompok = KSL dan/atau KPLI • KSL/KPLI sudah operasional • KSL/KPLI memenuhi kriteria sebagai “benih” • KSL/KPLI secara alami dapat berkembang di lingkungan perguruan tinggi

  13. Aktivitas-Aktivitas Kelompok • Studi tentang pemanfaatan Linux • Pengenalan Linux sebagai sebuah SO • Pemanfaatan Linux secara out-of-the-box • Finetuning Linux untuk keperluan spesifik • Pengembangan sistem berbasis Linux • Aspek inovasi dalam pemanfaatan Linux • Advokasi dan sosialisasi • Pengembangan budaya kerjasama dan saling berbagi (sharing)

  14. Jaringan antar Kelompok

  15. Tujuan yang Diharapkan • Berkembang dalam bidang yang diminati • Keberlanjutan aktivitas • Keanggotaan yang lebih luas • Komunikasi dan interaksi yang sehat dan dengan intensitas yang cukup • Self-promotion (sebuah kelompok menjadi dikenal di lingkungannya) • Menjadi agent of change bagi lingkungannya

  16. Keuntungan • Pembelajaran TI dapat dikelola secara lebih mandiri • Keluwesan dalam menghadapi kendala-kendala • Dapat disesuaikan dengan situasi lokal • Mendorong partisipasi komunitas • Pembelajaran TI dari sisi pengembangan sikap dan nilai internal • Motivasi belajar lebih kuat • Pemanfaatan bersama atas sumberdaya • Survivability dalam situasi yang terbatas

  17. Kesimpulan • Pendidikan TI di Indonesia memerlukan strategi yang sesuai • Pendekatan bottom-up adalah sebuah alternatif yang perlu diperhitungkan • Konsep “benih yang tumbuh” dapat digunakan dalam implementasi pendekatan bottom-up • KSL/KPLI merupakan prototipe “benih” yang dapat dikembangkan lebih lanjut

More Related