SlideServe
Menu
Préférences
© SlideServe · v2026

RUKUN WAKAF

olwen avatar
10 diapositives · 866 Views · Sep 02, 2014

RUKUN WAKAF. Rukun : sudut, tiang penyangga, sendi utama atau unsur pokok dalam pembentukan sesuatu. Wakaf: sebagai suatu lembaga mempunyai unsur-unsur pembentuknya. Rukun Wakaf :. Wakif (Orang yang Mewakafkan Hartanya). Mauquf ‘alaih (Tujuan Wakaf). Mauquf (Harta yang Diwakafkan).

RUKUN WAKAF - slide 1
01 / 10RUKUN WAKAF
1 / 17

Télécharger la présentation

RUKUN WAKAF
Une image / un lien ci-dessous est fourni (tel quel) pour télécharger la présentation

Politique de téléchargement : le contenu du site vous est fourni TEL QUEL pour votre information et votre usage personnel ; il ne peut être vendu, concédé sous licence ni partagé sur d’autres sites sans l’accord de son auteur.Le contenu vous est fourni TEL QUEL, pour votre information et votre usage personnel uniquement. Téléchargez la présentation en cliquant sur ce lien. Lors du téléchargement, si vous ne parvenez pas à télécharger une présentation, l’éditeur a peut-être supprimé le fichier de son serveur.Pendant le téléchargement, si vous ne parvenez pas à obtenir une présentation, le fichier a peut-être été supprimé par l’éditeur.

F I N

Plus de contenu associé

Transcription de la présentation
  1. RUKUN WAKAF

  2. Rukun: sudut, tiang penyangga, sendi utama atau unsur pokok dalam pembentukan sesuatu. • Wakaf: sebagai suatu lembaga mempunyai unsur-unsur pembentuknya.

  3. Rukun Wakaf : • Wakif (Orang yang Mewakafkan Hartanya). • Mauquf ‘alaih (Tujuan Wakaf). • Mauquf (Harta yang Diwakafkan). • Sighat (Pernyataan Wakif).

  4. 1. Syarat-syarat Wakif. • Kecakapan bertindak (baligh dan rasyid). • Bebas dari beban hutang. • Jika wakif sedang sakit, dianggap berwasiat, tidak boleh melebihi sepertiga harta, kecuali disetujui oleh ahli warisnya. • Tidak boleh mencabut kembali wakafnya. Nonmuslim dapat menjadi wakif, asalkan ...

  5. 2. Mauquf ‘alaih. Harus jelas, misal: • Untuk kepentingan umum (mesjid, sekolah, rumah sakit dsb). • Untuk menolong fakir-miskin, orang-orang terlantar (membangun panti asuhan). • Untuk keperluan anggota keluarga sendiri, walaupun anggota keluarga itu orang-orang yang mampu. • Tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai ibadah.

  6. Tujuan wakaf yang sesungguhnya adalah untuk mendapat keridhaan Allah. • Wakaf untuk kepentingan umum, harus ada badan yang mengurusnya. • Pengurus harta wakaf itu disebut nadzir atau mutawalli, dapat berupa perorangan atau badan hukum.

  7. 3. Syarat-syarat Mauquf • Harus tetap zatnya, dapat dimanfaatkan untuk jangka waktu yang lama. • Harus jelas wujudnya, dan pasti batasnya (misal berbentuk tanah). • Harus benar-benar kepunyaan wakif dan bebas dari segala beban. • Dapat juga berupa benda bergerak (buku, saham, surat-surat berharga).

  8. Jika berupa saham atau modal harus diusahakan, agar penggunaan modal itu tidak untuk usaha yang bertentangan dengan hukum Islam, misal untuk membiayai tempat perjudian atau usaha maksiat lainnya.

  9. 4. Sighat. • Merupakan tanda penyerahan barang atau benda yang diwakafkan itu. • Dapat dilakukan dengan lisan dan tulisan. • Benda kembali menjadi hak mutlak Allah. • Dimanfaatkan untuk kepentingan umum. • Ijab merupakan pernyataan wakif sepihak, perwakafan telah terjadi. Tidak perlu qabul.

  10. Pernyataan wakif harus jelas, yakni: • Melepaskan haknya atas pemilikan benda yang diwakafkan. • Menentukan peruntukan benda itu apakah khusus untuk kepentingan orang-orang tertentu ataukah untuk kepentingan umum. Saksi tidak dibicarakan dalam kitab-kitab hukum (fiqih), karena para fuqaha menggolongkan wakaf merupakan aqad tabarru’.