SlideServe
Menu
Préférences
© SlideServe · v2026

K riteria K etuntasan M inimal

elvis-young avatar
15 diapositives · 321 Views · Nov 18, 2014

Departemen Pendidikan Nasional. K riteria K etuntasan M inimal. Penetapan. PENETAPAN KKM. ANALISIS PENCAPAIAN KKM. RAMBU-RAMBU. KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100

K riteria K etuntasan M inimal - slide 1
01 / 15K riteria K etuntasan M inimal
1 / 17

Télécharger la présentation

K riteria K etuntasan M inimal
Une image / un lien ci-dessous est fourni (tel quel) pour télécharger la présentation

Politique de téléchargement : le contenu du site vous est fourni TEL QUEL pour votre information et votre usage personnel ; il ne peut être vendu, concédé sous licence ni partagé sur d’autres sites sans l’accord de son auteur.Le contenu vous est fourni TEL QUEL, pour votre information et votre usage personnel uniquement. Téléchargez la présentation en cliquant sur ce lien. Lors du téléchargement, si vous ne parvenez pas à télécharger une présentation, l’éditeur a peut-être supprimé le fichier de son serveur.Pendant le téléchargement, si vous ne parvenez pas à obtenir une présentation, le fichier a peut-être été supprimé par l’éditeur.

F I N

Plus de contenu associé

Transcription de la présentation
  1. DepartemenPendidikan Nasional Kriteria KetuntasanMinimal Penetapan

  2. PENETAPAN KKM ANALISIS PENCAPAIAN KKM

  3. RAMBU-RAMBU • KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran • KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah • Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100 • Nilai ketuntasan belajar maksimal adalah 100 • Sekolah dapat menetapkan KKM dibawah nilai ketuntasan belajar maksimal • Nilai KKM harus dicantumkan dalam LHBS

  4. MEKANISME/LANGKAH-LANGKAH : KKM INDIKATOR KKM K D KKM M P KKM S K

  5. KRITERIA PENETAPAN KKM • Kompleksitas (Kesulitan & Kerumitan) • Daya dukung • Intake siswa PENETAPAN KKM :menggunakan Format A

  6. FORMAT A

  7. MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI • Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan : 1. Kompleksitas : - Tinggi = 1 - Sedang = 2 - Rendah = 3 2. Daya dukung : - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 3. Intake : - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 • Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake siswa sedang  nilainya adalah: • (3 + 3 + 2) x 100 = 88.89 • 9

  8. MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI • B. Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria: 1. Kompleksitas : - Tinggi = 50-64 - Sedang = 65-80 - Rendah = 81-100 2. Daya dukung : - Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80 - Rendah = 50-64 3. Intake : - Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80 - Rendah = 50-64 • Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake sedang  nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan. • Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah.

  9. MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI C. Dengan memberikan pertimbangan professionaljudgment pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai : 1. Kompleksitas : - Tinggi - Sedang - Rendah 2. Daya dukung : - Tinggi - Sedang - Rendah 3. Intake : - Tinggi - Sedang - Rendah Contoh : Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang  maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang. Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80.

  10. TINGKAT KOMPLEKSITAS • (Kesulitan & Kerumitan) setiap Indikator Pencapaian/Kompetensi Dasar (IP/KD) yang harus dicapai oleh siswa. • Tingkat Kompleksitas Tinggi, bila dalam pelaksanaannya menuntut : • SDM • memahami Kompetensi yang harus dicapai Siswa • kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran. • WAKTU • cukup lama karena perlu pengulangan • PENALARAN dan KECERMATAN siswa yang tinggi.

  11. KEMAMPUAN SUMBERDAYA PENDUKUNG: yaitu ketersediaan tenaga, sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan, BOP, manajemen sekolah, kepedulian stakeholders sekolah.

  12. FORMAT A 74 Rendah tinggi sedang 88.9 3 3 2 tinggi sedang sedang 55.6 2 1 2 Sedang tinggi sedang 77.8 2 3 2

  13. FORMAT A 74.77 Sedang tinggi sedang 78.3 90 70 75 tinggi sedang sedang 68,3 70 55 80 Sedang tinggi sedang 77.6 78 85 70

  14. Tujuan Analisis : Mengetahui tingkat ketercapaian KKM yang telah ditetapkan. Manfaat Analisis : Sebagai dasar untuk menetapkan KKM pada tahun berikutnya.

  15. Selesai