1 / 15

KEBIJAKAN MONETER & PERBANKAN DI INDONESIA

KEBIJAKAN MONETER & PERBANKAN DI INDONESIA. DR. DARMIN NASUTION. Presentasi pada “Indonesian Economic Briefing”. 10 Mei 2012. New York. Permasalahan Terkini : Ekonomi Makro. Two Way Capital Flows. Krisis Eropa. Ekonomi AS. Ekspor. Ekonomi China. Nilai Tukar Rupiah.

Télécharger la présentation

KEBIJAKAN MONETER & PERBANKAN DI INDONESIA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KEBIJAKAN MONETER & PERBANKAN DI INDONESIA DR. DARMIN NASUTION Presentasipada “Indonesian Economic Briefing” 10 Mei 2012 New York

  2. PermasalahanTerkini : EkonomiMakro Two Way Capital Flows KrisisEropa Ekonomi AS Ekspor Ekonomi China NilaiTukar Rupiah Freight & Income Transfer Current Account Balance Impor Non-Migas BI Konsumsi & Investasi KesinambunganFiskal? Impor BBM Harga BBM TidakNaik HargaMinyakDunia DefisitFiskal BebanSubsidi Harga BBM Naik Inflasi

  3. “MACROECONOMIC TRILEMMA” / “IMPOSSIBLE TRINITY” (TERKAIT NILAI TUKAR, SISTEM DEVISA, DAN KEBIJAKAN MONETER): HANYA DUA DARI TIGA YANG BISA DICAPAI ! 21 Juni 2005 telah beralih ke managed floating StabilitasNilaiTukar (Fixed Exchange Rate) Fixed Exchange Low and stable Low and stable Fixed Exchange Rate System + inflation inflation Rate System + Open CA CA Restriction Abundant Abundant Hong International China International Kong Reserve Reserve Low External Debt Open Capital Account (Free Capital Mobility) KebijakanMoneterEfektif (Monetary Policy Independence) Free Float Exchange Rate + Open Capital Account US, Japan, New Zealand, S. Korea, etc. Developed Financial Hedged External Market Transactions

  4. PermasalahanTerkini : SektorKeuangan PasarObligasi Investor Asing (30%) NilaiTukarMudahTertekan Hargaobligasi Volatile Investor Domestik Net Interest Margin Bank Tinggi SkBungaKreditTinggi Deposito Bank SkBungaDepositoTinggi Investor domestik traumatic denganjatuhnyahargaobligasipadath 2005 Deposito 77% bertenor 1 bulan Pembiayaan Bank lebihkejkPendek • StrukturPendanaan Bank • Pemilikdanabesarmenuntutbungatinggi • Special Rate & Cash Back • Struktursukubungadepositotidakrasional (no-time value of money)

  5. AsesmenKebijakan BBM SumberRisikoFiskal 5 Berbagairisiko internal daneksternaldapatmenimbulkanrisikofiskal …. • RisikoPerubahanKebijakan BBM Subsidi • Subsidi • Energi • Konsumsi • BBM • bersubsidi • Internal • Revenue • Lifting • Minyak • SumberRisikoFiskal • RisikoPeningkatanDefisit • RisikoPerubahanAsumsiMakro • Ekspor, & • Daya Beli • Ekonomi • Global • Harga • Minyak • Subsidi • Energi • Eksternal • Nilai • Tukar • Subsidi • Energi • RisikoPembiayaan • Capital Reversal SUN • Yield

  6. Risiko & TantanganEkonomiNasional 6 • Saatiniperekonomianmakrodihadapkanpadapermasalahan yang kompleks, bersumberbaikdarisisiinternal maupuneksternal. EkspektasiInflasi Inflasi “Timing” KebijakanKenaikanHarga BBM Internal Konsumsi BBM PDB RencanaPembatasanKonsumsi BBM Issue Fiskal Risiko & Tantangan NilaiTukar Ekonomi China Ekspor HargaMinyak Impor Eksternal KrisisEropa Two Way Capital Flows Ekonomi AS

  7. TantanganPerbankanNasional 7 • Di sektorperbankan, tantangannyataadalahperlunyapeningkatandayasaingdalamrangkamenyongsongpenerapan MEA 2020……. . Tantangan : MeningkatkanDaya Saing Perbankan Nasional Harmonisasi LingkunganEksternal TuntutanbagiPerbakankanNasional Regulasi Integrasi Qualified Infrastruktur Sektor ASEAN Keuangan SSK Mampu bersaing Banks ASEAN 2020 dgn bank ASEAN Mampu melakukan didalamnegeri ekspansikenegara ASEAN Capacity Building

  8. TantanganPerbankanNasional 8 PerluPengaturan • Tantangan • PeningkatanKetahananPerbankan • Tujuan • Permodalan • Ketahanan Perbankan • Daya Saing & Efisiensi • Intermediasi & kontribusi pada perekonomian • Governance • Kompetisi yang sehat • Peningkatandayasaingdanefisiensi • PeningkatanfungsiIntermediasi • Kompleksitasprodukdanaktivitas • Sebaranjaringankantor

  9. ResponKebijakan Bank Indonesia Moneter 9 • Baurankebijakan (policy mix) terusdikalibrasisesuaitantangan yang dihadapi, danditerapkanmemperhitungkantiming dansequencing yang tepat. 1. SukuBungaKebijakan (BI Rate) KebijakanMoneterdanNilaiTukar 2. PenyesuaianStrukturSukuBungaJangkapendek (skbunga instrument moneter) 3. Pembelian SBN dipasarsekunder Policy Mix Dual Intervention 4. StabilisasiNilaiTukar (Intervensi) 5. Six Months Holding SBI (Capital Flows Management) KebijakanMakroprudensial 6. Giro Wajib Minimum (Likuiditas & Prudensial ) 7. Loan to Value Ratio (Prudensial) 8. ULN JkPendek Bank (Capital Flows & Prudensial) 9. MemperkuatStrategiKomunikasi 10. PengendalianInflasidarisisipasokan (TPI-TPID)

  10. ResponKebijakan Bank Indonesia Moneter 10 1. KebijakanRepatriasiDevisaHasilEkspor & ULN ImplementasiJanuari 2012 KebijakanStruktural • Koordinasi , antara lain : • Infrastrukturpasar • Penguatan basis investor domestik • Channeling capital inflows kesektorproduktif 2. PendalamanPasarKeuangan Protokol ManajemenKrisis (PMK) BANK INDONESIA KebijakanPencegahandanPenangananKrisis PMK - NilaiTukar Protokol ManajemenKrisis NASIONAL PMK - Perbankan Protokol ManajemenKrisis (PMK) KEMENKEU PMK – Pasar SBN

  11. ResponKebijakan Bank Indonesia Perbankan 11 • Enforcement ketentuan: MewajibkanRencanaBisnis Bank (RBB) mencantumkan target-target peningkatanefisiensidanpenurunansukubungakreditpada level yang wajar EFISIENSI • BI telahmelakukankajianmengenai : • Praktikkpemberiantingkatbungadanapihakketiga (DPK) diatastingkatbunga LPS • Praktik pemberian hadiah bagi nasabah. KETAHANAN PERBANKAN • Meningkatkan kehati-hatian bank dalam pembiayaan sektor konsumsi (KPR dan KKB)...melalui kebijakan LTV dan Down Payment • Penguatanpermodalan agar bank siapmengantisipasiperubahansiklusbisniskedepan (utkmeng-cover risiko) • Melanjutkankebijakanperlindungannasabah BI telah melakukan kajian ”kepemilikan bank per pihak” dan ”multi-license” sejalan dengan semakin kompleksnya kegiatan usaha bank.

  12. ResponKebijakan Bank Indonesia Perbankan 12 • Melanjutkanupayaperluasanaksesperbankan (financial inclusion) kepadamasyarakat, terutamapedesaan • Memfasilitasipembiayaandiberbagaisektorpotensialbekerjasamadenganberbagaiinstansipemerintah • Inisiatifpembentukan Bank infrastruktur • Mengkajiberbagaihambatanpembiayaansektor-sektor yang tingkatpertumbuhankreditnyarendah • Kajianperluasan program sertifikasitanah MENDORONG PERAN INTERMEDIASI

  13. AKHIR PRESENTASI

  14. LAMPIRAN 14 TantangandiSektorKeuangan Mobilisasidanpenyalurandanadisektorkeuanganbelumefektifdanefisienbagikesinambunganpembangunanekonominasional …..

  15. TantanganPerbankanNasional 15 • Penguatanketahananperbankanantara lain dilakukanmelaluiperbaikantatakelola bank (good corporate governance)….. Tantangan : MemperkuatKetahananPerbankan Nasional PaskaKrisis Global 2008 SebelumKrisis 1997 Kegagalanpenerapangood corporate governance padaindustriperbankandibeberapanegaramendorong reformasi sektor keuangan dan perbankan denganmengacupada “Basel Committee on Banking Supervision” (BCBS) • Beberapa kasus bank yang dilikuidasimayoritas bank yang dimilikipemegangsahamperoranganataumerupakangrup. • Pemilik bank memanfaatkan bank sebagaisumberdanabagikepentinganusaha group PaskaKrisis 1997 • Kinerjaperbankan membaik, namun masih terdapat beberapa kasus bank bermasalah, sebagianbesardikarenakan : • Campurtanganpemilik bank • Rendahnyakapabilitaspemilik bank perorangansehinggamempengaruhikondisi bank secarakeseluruhan. Perlunyaperbaikantatakelola (governance) perbankannasional. KebijakanPaskaKrisis 1997 • Lebihmengarahpadaprosesliberalisasi • Besarnya kebutuhan modal perbankan, dalamrangkaprosesrekapitalisasi • Mengandalkankeberadaanmitraasingdancalon investor dariasing

More Related