SlideServe
Menu
Préférences
© SlideServe · v2026

TEORI PENDUGAAN (TEORI ESTIMASI)

palmer-hale avatar
21 diapositives · 598 Views · Oct 27, 2014

TEORI PENDUGAAN (TEORI ESTIMASI). Pertemuan 9. Pendahuluan :. Tujuan utama kita mengambil sampel dari suatu populasi adalah untuk memperoleh informasi mengenai parameter populasi.

TEORI PENDUGAAN (TEORI ESTIMASI) - slide 1
01 / 21TEORI PENDUGAAN (TEORI ESTIMASI)
1 / 17

Télécharger la présentation

TEORI PENDUGAAN (TEORI ESTIMASI)
Une image / un lien ci-dessous est fourni (tel quel) pour télécharger la présentation

Politique de téléchargement : le contenu du site vous est fourni TEL QUEL pour votre information et votre usage personnel ; il ne peut être vendu, concédé sous licence ni partagé sur d’autres sites sans l’accord de son auteur.Le contenu vous est fourni TEL QUEL, pour votre information et votre usage personnel uniquement. Téléchargez la présentation en cliquant sur ce lien. Lors du téléchargement, si vous ne parvenez pas à télécharger une présentation, l’éditeur a peut-être supprimé le fichier de son serveur.Pendant le téléchargement, si vous ne parvenez pas à obtenir une présentation, le fichier a peut-être été supprimé par l’éditeur.

F I N

Plus de contenu associé

Transcription de la présentation
  1. TEORI PENDUGAAN (TEORI ESTIMASI) Pertemuan 9

  2. Pendahuluan : • Tujuan utama kita mengambil sampel dari suatu populasi adalah untuk memperoleh informasi mengenai parameter populasi. • Oleh karena parameter populasi tidak diketahui, maka dalam statistika inferensia dipelajari bagaimana cara mengetahui parameter tersebut.

  3. Ada dua cara untuk mengetahui parameter populasi yang dipelajari dalam statistika inferensia, yaitu : • Cara pendugaan (penaksiran/estimasi) • Pengujian hipotesis. • Dua cara ini didasarkan pada besaran yang dihitung dari sampel.

  4. Parameter populasi ditulis dengan huruf latin , di mana  bisa berupa: • rata-rata populasi, • simpangan baku populasi, • proporsi populasi. • Sedangkan statistik dari sampel ditulis (topi), bisa berupa : • rata-rata sampel, • simpangan baku sampel, • proporsi sampel. • Dalam statistika inferensia, statistik inilah yang dipakai untuk menduga parameter  dari populasi

  5. Teori Pendugaan dikenal dua jenis pendugaan (estimasi) yaitu : • Pendugaan Titik (Estimasi Titik). • Bila nilai parameter  dari populasi hanya diduga dengan memakai satu nilai statistik dari sampel yang diambil dari populasi tersebut • Pendugaan Interval (Estimasi Interval). • Bila nilai parameter  dari populasi diduga dengan memakai beberapa nilai statistik  (topi) yang berada dalam suatu interval, misalnya <  <

  6. Pendugaan Titik • pendugatitikuntuk • pendugatitikuntuk2 • pendugatitikuntukP

  7. Sampel Besar ( n  30 ) Estimasi Interval

  8. Pendugaan parameter rata-rata  : • Interval kepercayaan (1 - ) untuk menduga rata-rata , bila  diketahui adalah : Bila  tidak diketahui, maka dapat digunakan penduga dari  yaitu S

  9. Pendugaan parameter rata-rata  : Contoh: Dari populasi pegawai suatu perusahaan diambil sampel sebanyak 100 orang dan dicatat gaji tahunan masing-masing. Rata-rata dan simpangan baku gaji mereka adalah = Rp. 30.000.000,- dan S = Rp. 6.000.000,- Buatlah interval kepercayaan 95% untuk menduga berapa sesungguhnya rata-rata gaji para pegawai di perusahaan tersebut.

  10. Pendugaan perameter proporsi P: • Interval kepercayaan (1 - ) untuk menduga proporsi P adalah : • Dimana : • dan

  11. Pendugaan perameter proporsi P: Contoh: Pada suatu sampel acak berukuran n = 500 orang di suatu kota ditemukan bahwa 340 orang diantaranya suka nonton TV untuk acara Dunia Dalam Berita. Hitunglah interval kepercayaan 95% untuk menduga proporsi sesungguhnya penduduk di kota itu yang suka nonton TV untuk acara Dunia Dalam Berita.

  12. Pendugaan parameter beda dua rata-rata (1 - 2): • Interval kepercayaan (1 - ) untuk menduga beda dua rata-rata 1 - 2 :

  13. Pendugaan parameter beda dua rata-rata (1 - 2): Contoh: Ujian Kalkulus diberikan kepada dua kelompok mahasiswa, yaitu mahasiswa perempuan sebanyak 75 orang dan mahasiswa laki-laki sebanyak 50 orang. Kelompok mahasiswa perempuan memperoleh nilai rata-rata 82 dengan simpangan baku 8, sedangkan kelompok mahasiswa laki-laki memperoleh nilai rata-rata 76 dengan simpangan baku 6. Buatlah interval kepercayaan 96% untuk menduga berapa sesungguhnya rata-rata dua kelompok mahasiswa tersebut.

  14. Pendugaan parameter beda dua proporsi (P1 - P2): • Interval kepercayaan (1 - ) untuk menduga beda dua proporsi ( P1 - P2 ) adalah :

  15. Sampel Kecil ( n < 30 ) Estimasi Interval

  16. Pendugaan parameter rata-rata  : • Interval kepercayaan (1 - ) untuk menduga rata-rata . dengan sampel kecil, bila  tidak diketahui adalah:

  17. Pendugaan parameter rata-rata  : Contoh: Suatu sampel acak sebanyak 15 mahasiswa diambil dari populasi mahasiswa di suatu universitas. Ke-15 mahasiswa diberikan tes Bahasa Inggris dan diperoleh nilai rata-rata mereka adalah 75 dengan simpangan baku 8. Buatlah interval kepercayaan 95% untuk menduga kemampuan Bahasa Inggris semua mahasiswa di universitas tersebut.

  18. Pendugaan parameter beda dua rata-rata (1 - 2): • Misalkan diketahui dua populasi masing-masing mempunyai rata-rata 1 dan 2 , dan distribusinya mendekati normal. • Misalkan variansi dua populasi itu sama yaitu 12 = 22 = 2 tetapi tidak diketahui berapa besarnya.

  19. di mana : derajat kebebasan  = n1 + n2 - 2 Simpangan baku gabungan adalah:

  20. bila variansi dua populasi itu tidak sama besarnya yaitu 1222 dan kedua variansi tidak diketahui nilainya, maka interval kepercayaan (1-) untuk beda dua rata-rata (1 - 2) dari dua populsai tersebut adalah : di mana derajat kebebasan

  21. Pendugaan parameter beda dua rata-rata (1 - 2) jika kedua sampel tidak bebas : • Misalnya bila pengamatan dalam kedua sampel diambil secara berpasangan sehingga kedua sampel saling terkait, maka interval kepercayaan (1-) untuk beda dua rata-rata (1 - 2 = d) dari dua populasi tersebut adalah : Dimana derajat kebebasan  = n - 1