INFEKSI & PERADANGAN. DISUSUN OLEH : TITIK LESTARI. PENGERTIAN INFEKSI. Infeksi adalah proses invasif oleh MO dan berproliferasi di dalam jaringan tubuh yang menyebabkan sakit. MEKANISME INFEKSI.
Une image / un lien ci-dessous est fourni (tel quel) pour télécharger la présentation
Politique de téléchargement : le contenu du site vous est fourni TEL QUEL pour votre information et votre usage personnel ; il ne peut être vendu, concédé sous licence ni partagé sur d’autres sites sans l’accord de son auteur.Le contenu vous est fourni TEL QUEL, pour votre information et votre usage personnel uniquement.Téléchargez la présentation en cliquant sur ce lien.Lors du téléchargement, si vous ne parvenez pas à télécharger une présentation, l’éditeur a peut-être supprimé le fichier de son serveur.Pendant le téléchargement, si vous ne parvenez pas à obtenir une présentation, le fichier a peut-être été supprimé par l’éditeur.
PENGERTIAN PERADANGAN • Adalahreaksitubuhmelawaninjuriatauiritasi • Tidaksamadengan INFEKSI • Berhubungandengan JARINGAN yang HIDUP
TERMINOLOGI • Kata yang berakhiran ITIS Misal : gingivitis,, pulpitis, nephritis • Reaksipembuluhdarah yang mengakibatkanakumulasicairandanleukositpadajaringanekstravaskuler • Berhubunganproses repair thdcedera • Dasarnyabersifatprotektif • Memiliki 5 cardinal Signs
Prosesklinisterjadinyainfeksi Tergantung pada : - mikroorganisme, - source atau sumber, - portal of exit, - mode of transmition, - portal of entry dan - susceptible host.
Celcius….. Dolor • Dolor adalah rasa nyeri, • terasapadajaringan yang mengalamiinfeksi. • terjadikarenasel yang mengalamiinfeksibereaksimengeluarkanzattertentusehinggamenimbulkannyeri. • Rasa nyerimengisyaratkanbahwaterjadigangguanatausesuatu yang tidak normal [patofisiologis]
KALOR • Kaloradalah rasa panas • terjadikarenatubuhmengkompensasialirandarahlebihbanyakke area yang mengalamiinfeksiuntukmengirimlebihbanyak antibody dalammemerangi antigen ataupenyebabinfeksi
TUMOR = pembengkakan. • Pada area yang mengalamiinfeksiakanmengalamipembengkakankarenapeningkatanpermeabilitasseldanpeningkatanalirandarah.
RUBOR • Ruboradalahkemerahan, • terjadipada area yang mengalamiinfeksikarenapeningkatanalirandarahke area tersebutsehinggamenimbulkanwarnakemerahan.
Fungsio Laesa • Fungsiolaesaadalahperubahanfungsidarijaringan yang mengalamiinfeksi.
Tandasistemik demam, malaise, anoreksia dan nausea, vomiting, sakit kepala dan diare.
Faktor-faktor yang mempengaruhiresikoinfeksi • Usia ( bayi: immature system immune pada usia 2-3 bulan IgG, lansia: terjadi kelemahan system immune). • Heriditas (kelainan bawaan berupa rendahnya serum immunoglobulin). • Status imunisasi (status imun lengkap atau tidak ini berhubungan dengan infeksi yang timbul)
4. Terapi yang sedangdijalani (radiasiatau chemotherapy menyebabkanpenekananpembentukansel-seldarah) 5. Status nutrisi(status nutrisi yang kurangbaikmemudahkantubuhdayatahanrendah, berkaitandengantidakseimbangproses metabolism dalamtubuhsehinggaakanmempengaruhisintesa protein) 6. Kelelahan (dapatmempermudahtimbulnyainfeksiakibattubuhmudahrentanterhadappenyakit) 7. Stres (mengakibatkanpeningkatan cortisone, selanjutnyaberakibatpadapenurunan anti inflamasi)
BENTUK MAKROSKOPIS JARINGAN 1. Peradanganserosa • Ditandai : extravasasi cairan protein sel • Sebagian besar peradangan akut bermula sebagai bentukserosa • Komponeneksudat : cairanbening plasma darah • menandakanperadanganderajatringan • terjadibilaadanyairitasiringanpadamembranamukosadanserosa
KLASIFIKASI PERADANGAN 1. Berdasarkanderajatkeparahan a. Mild = Peradanganderajatringan - Jaringansedikitmengalamicidera - Daerah radangsedikitmengalami hiperemis, edema, eksudasi
Note : Functions of Chemical Mediators of Inflammation • Vasodilation; mis : histamine, nitric oxide. • Vasoconstriction; mis : thromboxane. • Increase vessel permeability; Mis : histamine, bradykinin. • Produce pain; Mis : bradykinin • Produce fever; Mis : IL-1, T N F • Chemotactic; Mis : IL8
b. Moderate = peradanganderajatsedang - jaringan yang meradanglebihluasdari mild - vaskularisasijelas - Peningkataninfiltrasisel-selradang
c. Severe = Peradanganderajathebat - Jaringan yang mengalamiradangluas - Vascularisasisangatjelas - Eksudasidanpeningkatanleukositdidaerahradangsangatnyata
2. Berdasarkan lokasi terjadinya radang a.Peradangan Lokal = Peradangan yang terjadi terlokalisasi pada satu tempat saja b. Peradangan Multifokal = Peradangan terlokalisasi yang terjadi pada berbagai tempat c. Peradangan Difusa = Peradangan yang terjadi menyeluruh pada suatu organ
3.Berdasarkan waktu terjadinya peradangan a.Peradangan Perakut = peradangan yg berlangsung sangat cepat - berlangsung: menit – beberapa jam - disebabkan : agen yg sangat poten - kematian dapat terjadi tanpa didahului adanya gejala klinis - contoh : Avian Influenza
b. PeradanganAkut = Peradangan yang terjadi dalam kurun waktu 6 jam sampai beberapa hari - Peradangan dapat sembuh atau dapat pula menimbulkan kematian - Ciri ‘panca radang’ dapat teramati dg jelas - Mikroskopis : adanya perdarahan lokal, edema, sel neutrofil dominan dan sedikit limfosit
c. PeradanganSubakut = Peradangan yg berlangsung beberapa minggu - disebabkan : agen yg kurang poten - biasanya berakhir dengan kesembuhan - pada daerah radang : makrofag, sel plasma, limfosit, giant cell. - proliferasi fibroblast minimal
d. PeradanganKronis = Peradangan yang berlangsung berminggu-minggu sampai tahunan - agen mampu bertahan terhadap sistem pertahanan tubuh - sel radang yang dominan : limfosit, makrofag, giant cell. - contoh : TBC, kemasukan benda asing
Yang terjadi saat perbaikan : • Agen asing dinetralisir • Sel-sel radang berkurang • Eksudasi cairan berkurang • Permiabilitas vaskuler normal • Regenerasi sel-sel jaringan
FASE KESEMBUHAN/PERBAIKAN I Fase Inflammasi a. Homeostatis = terjadi vasokontriksi oleh media catekolamin dan prostaglandin diikuti terjadinya agregasi platelet serta proses aktifitas thromboplastin (clotting) b. Inflammasi = terjadinya vasodilatasi kapiler-kapiler sekitar daerah radang, aktivasi sel-sel radang sampai proses fagositosis
II. FASE PROLIFERATIVE a. GRANULASI • tersusunnyacolagen primer didaerahluka/radang, diikutipelapisanoleh fibroblast • terjadinyaproses angiogenesis b. KONTRAKSI • matrik yang tersusunolehcolagendan fibroblast mengadakankontraksimenariktepilukauntukmenutupluka c. EPITHELIALISASI • pertumbuhansel-selepithel
III. Fase Remodeling • Terbentuknya colagen baru/colagen sekunder yang lebih kuat menutupi luka • Terbentuknya “scar” /jaringan parut sebagai jaringan penyambung
Kemampuan sel tubuh dalam proses regenerasi • Jaringan yang mudah mengalami regenerasi : kulit, saluran cerna, gusi • Organ yang mudah mengalami regenerasi, asalkan bentuk jaringan masih baik saat meradang : hati, sel-sel kelenjar • Sel-sel yang sangat sulit mengalami regenerasi : jantung,. otak
Bentuk Kesembuhan 1. Kesembuhan Primer Terjadi pada luka, di mana tepi luka mudah ditautkan. Contoh : luka insisi saat bedah 2. Kesembuhan Sekunder Terjadi pada luka, yang tepinya sulit ditautkan dan biasanya disertai terbentuknya jaringan granulasi yang cukup banyak. Contoh : luka karena trauma, luka yang dalam
Connexion au compte
Connectez-vous pour publier votre contenu sur SlideServe.