1 / 25

MATERI KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA

MATERI KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA. Oleh : Wildan Nurul Fajar , M. Pd. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO 2012. BAGIAN II. PANCASILA. Digunakan untuk memberi nama dasar negara . Prosesnya : Pengusulan ( Sukarno, sidang BPUPKI 1 Juni 1945)

floyd
Télécharger la présentation

MATERI KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MATERI KULIAHPENDIDIKAN PANCASILA Oleh: WildanNurulFajar, M. Pd FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO 2012

  2. BAGIAN II

  3. PANCASILA • Digunakanuntukmemberi • namadasarnegara. • Prosesnya : • Pengusulan ( Sukarno, sidang • BPUPKI 1 Juni 1945) • Perumusan (Panitia 9 BPUPKI 22 Juni 45 dalamPiagam Jakarta) • Penetapan ( PPKI, 18 Agst 45, • dalamPembukaan UUD 45 • Peresmian ( MPRS, 5 Juli 1966, • dalam Tap MPRS No. XX/MPRS/66) • Bahasa Sangsakerta Panca=5, • Syila = Dasar/Alas/Sendi • aturan tingkah lakuyang baik/penting • Tri PitakaBudha ( 5 aturan • berupalarangan = membunuh, • mencuri, berzina, berdusta, • minummiras) • - Negara Kertagama;PuPrapanca; • Majapahit & Sutasoma;Pu • Tantular ( 5 batusendi • kesusilaanberupalarangan = • Tindakkekerasan,mencuri,berhati • dengki,berdusta,minummiras) • -Di kalangan masy. Jawa: “ma- • lima” berupa lima pantangan: mateni, maling, main, madon, madat.

  4. ISI ARTI PANCASILA Khusus Singular & Kongkrit Abstrak Umum Universal Umum Kolektif Wujud pelaksanaan secara kongkret dlm bid khusus namun nyata seperti, poleksusbud, organisasi,pendidikan .Bisa berkembang dan dinamis Isi arti yang tidak terbatas ruang,waktu,keadaan,situasi,kondisi maupun jumlah. Menunjuk pada makna esensial: Tuhan, manusia,satu,rakyat, adil Wujud pelaksanaan secara kongkret dalam hidup kenegaraan Indonesia. Mrpkn pedoman normatif dalam perundangan. Ex. Sila 1: Pembukaan UUD45 Al 4, Psl 29 ayat 2. Sila 2:Ps 27,28

  5. PengertianPancasila Beberapa pengertian Pancasila yang dikemukakan oleh para ahli : • Muhammad Yamin, Pancasila berasal dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti sendi, atas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Dengan demikian Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik. • Ir. Soekarno, Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Dengan demikian, Pancasila tidak saja falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yakni falsafah bangsa Indonesia.

  6. Lanjutan ……… • Notonegoro, Pancasila adalah Dasar Falsafah Negara Indonesia. Berdasarkan pengertian ini dapat disimpulkan Pancasila pada hakikatnya merupakan dasar falsafah dan Ideologi negara yang diharapkan menjadi pendangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. • Berdasarkan Terminologi, Pada 1 juni 1945, dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan kemerdekaan Indonesia (BPUKI), Pancasila yang memiliki arti lima asas dasar digunakan oleh Presiden Soekarno untuk memberi nama pada lima prinsip dasar negara Indonesia yang diusulkannya.

  7. Pancasila (Asal Mula ) Langsung ( prosesterjadinyaPancasilasbgdasarfilsafat negara; sesudah & menjelangProklamasi) TakLangsung (asalmulasebelumProklamasi ) Kausa Materialis Bangsa Indonesia sebagai kausamaterialis Kausa Formalis Kausa Effisien Kausa Finalis Nilai-nilai Pancasila sudah ada dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia sebelum membentuk negara dan ditetapkan sebagai dasar negara Ex; nilai dalam adat, kebudayaan, nilai religius dalam hidup sehari-hari.

  8. Teori Negara Pancasila . Unsur Negara Negara Pancasila rakyat Paham Negara Integralistik pemerintah wilayah Paham Negara Kebangsaan Mengatasi semua gol, tidak memihak dan melindungi Paham Negara Persatuan Persekutuan hidup sosial masyarakat Indonesia Kesatuan bangsa,pulau, budaya,golongan & agama

  9. MaknaPancasila Pengkajian Pendekatan filosofis menganalisis Metode interpretasi Makna terdalam Pancasila Pengkajian Pancasila secara filosofis dimaksudkan untuk mencapai hakikat atau makna terdalam dari sila–sila Pancasila. Dengan menganalisis sila–sila Pancasila diharapkan memperoleh makna yang akurat dan mempunyai nilai filosofi. Metode yang digunakan dalam menganalisis adalah metode interpretasi terhadap masing–masing sila Pancasila

  10. SILA PANCASILA • KETUHANAN YANG MAHA ESA • KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB • PERSATUAN INDONESIA • KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN/PERWAKILAN • KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

  11. Ketuhanan Yang Maha Esa • Mengandung arti adanya kausa prima yaitu Tuhan Yang Maha Esa. • Menjamin penduduk untuk memeluk agama masing-masing. • Tidak memaksa warga negara. • Bertoleransi dalam beragama. • Pemerintah memberi fasilisator bagi tumbuh kembangnya agama.

  12. Kemanusiaan yang AdildanBeradab • Menempatkan manusia sesuai dengan hakekat bagi makluk Tuhan • Menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa • Mewujudkan keadilan dan peradaban yang lemah

  13. Persatuan Indonesia • Nasionalime • Cinta bangsa dan tanah air • Menggalang persatuan dan kesatuan bangsa • Menumbuhkan rasa senasib sepenanggungan

  14. Kerakyatan yang dipimpinolehHikmatKebijaksanaandalamPermusyawaratanPerwakilan • Hakekat ini adalah demokrasi. Dalam artian umum yaitu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat • Permusyawaratan, artinya mengusahakan putusan bersama secara bulat, baru sesudah itu diadakan tindakan bersama. • Dalam melaksanakan keputusan diperlukan kejujuran bersama.

  15. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia • Kemakmuran bagi rakyat dalam arti dinamis dan meningkat • Seluruh kekayaan alam dan sebagainya dipergunakan bagi kebahagiaan bersama menurut potensi masing - masing • Melindungi yang lemah agar kelompok warga masyarakat dapat bekerja sesuai dengan bidangnya

  16. BENTUK SUSUNAN PANCASILA( HierarkisPiramidal ) Sila 5 dijiwai sila 1,2,3,4 Sila 4 dijiwai sila 1,2,3 dan menjiwai sila 5 Sila 3 dijiwai sila 1,2 dan menjiwai sila 4 & 5 Sila 2 dijiwai sila 1 dan menjiwai sila 3,4 & 5 Sila 1 menjiwai sila 2,3,4,&5 Sila dibelakang sila lainya itu adalah: -Penjelmaan / pengkhususan sila-sila dimukanya -Lebih sempit “luasnya” tapi lebih banyak “isi sifatnya” Sila yang didepanmendasari, meliputidanmenjiwaisila-siladibelakangnyaatausiladibelakangdidasari, diliputi, dandijiwaisiladidepannya

  17. BENTUK SUSUNAN PANCASILA( KesatuanMajemuk Tunggal BersifatOrganis ) Masing-masing sila tidak terpisahkan satu sama lain dalam hal kesatuannya Masing-masing sila mempunyai kedudukan dan fungsi sendiri-sendiri Masing-masing sila berbeda namun tidak bertentangan Kesatuan organis dari kemajemukan akan menghidupkan kedudukan dan fungsi-fungsi sila dalam satu kesatuanyang utuh Masing-masing sila atau bagian saling melengkapi Masing-masing sila atau bagian tidak boleh dilepas-pisahkan satu sama lain Masing-masing sila atau bagian bersatu untuk terwujud keseluruhan, dan keseluruhan membina bagian-bagian

  18. Fungsi Sila-Sila FUNDAMEN MORAL NEGARA (FMN) FUNDAMEN POLITIK NEGARA (FPN) Sila 1 Sila 4 Sila 3 Sila 5 Fundamen Moral Negara (FMN) menjiwai Fundamen Politik Negara (FPN)

  19. Hubungan FMN & FPN Ketuhanan Yang MahaEsa Kemanusiaan Yang Adil & Beradab ( Terkandung 3 Hukum: HkTuhan, HkKodrat, HkEtik ) Menjiwai (4) Fundamen Moral Negara/FMN Fundamen Politik Negara/FPN Pokok Pikiran Persatuan (1) (Sila 3) Kerakyatan,Permusyawaratan Perwakilan (3) (Sila 4) Pokok Pikiran Keadilan Sosial (2) (Sila 5) Sebagai Tujuan Negara Sebagai Dasar Negara Sebagai Sistem Negara

  20. BENTUK SUSUNAN PANCASILA( Saling Mengkualifikasi/Mengisi ) Mengandung 4 sila lainnya Masing-Masing Sila Dikualifikasi oleh 4 sila lainnya Sila 1 juga mengandung sila 2,3,4,5 Sila 2 juga mengandung sila 1,3,4,5 Sila 3 juga mengandung sila 1,2,4,5 Sila 4 juga mengandung sila 1,2,3,5 Sila 5 juga mengandung sila 1,2,3,4

  21. Pemahaman pengertian Pancasila yang telahdijelaskansebelumnya, memberi pengertian bahwaPancasila merupakan “sistem” nilai bangsa dan negara Indonesia • Sistem: • suatu keseluruhan yang terdiri dari aneka bagian yg bersama-sama merupakan satu kesatuan, satu keseluruhan yang bagian-bagiannya mempunyai Hubungan Satu dengan lainnya; tiap bagian merupakan tatarakit yang teratur. • Tata rakit ini adalah sesuai, selaras dengan tata rakit keseluruhan.

  22. Syarat Sistem SISTEM

  23. Landasan Antropologi Pancasila Unsur Anorganis Jasmani/ Tubuh Unsur Vegetatif Unsur Animal Susunan Kodrat Monodualis Akal Jiwa M O N O P L U R A L I S Rasa Karsa Makhluk Individu Hakikat Manusia Sifat Kodrat Monodualis Makhluk Sosial Makhluk Otonom Kedudukan Kodrat Monodualis Makhluk Tuhan

  24. Kata Kunci Manusia seutuhnya digunakan untuk memahami arti makna Pancasila sebagai ideologi pembangunan serta tujuan jangka panjang yang hendak dicapai bersama. Ideologi pembangunan bercorak “ antro-posentrik” dalam arti manusia yang berada pada tempat yang sentral sebagai subjek dan sekaligus objek pembangunan

  25. Matur Thanks for All Yang saya dengar, saya lupa Yang saya lihat, saya ingat Yang saya lakukan saya faham

More Related