Download
ilmu pendidikan pendidikan sebagai ilmu pengetahuan n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Ilmu Pendidikan & Pendidikan sebagai Ilmu Pengetahuan PowerPoint Presentation
Download Presentation
Ilmu Pendidikan & Pendidikan sebagai Ilmu Pengetahuan

Ilmu Pendidikan & Pendidikan sebagai Ilmu Pengetahuan

698 Views Download Presentation
Download Presentation

Ilmu Pendidikan & Pendidikan sebagai Ilmu Pengetahuan

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. ILMU PENDIDIKAN & PENDIDIKAN SEBAGAI ILMU PENGETAHUAN KELOMPOK 1 ANA PUJI LESTARI A 231 11 017 SITTI RUQAIYYAH A 231 11 025 DEWI RESTI A 231 11 041 SURATIH A 231 09 013

  2. Pengertian Pendidikan dan Ilmu pendidikan Pengertian Pendidikan secara Sempit Pendidikan dalam arti mikro (sempit) merupakan proses interaksi antara pendidik dan peserta didik baik di keluarga, sekolah maupun di masyarakat. Namun pendidikan dalam arti sempit sering diartikan sekolah (pengajaran yang diselenggarakan di sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, segala pengaruh yang di upayakan sekolah terhadap anak dan remaja yang diserahkan kepadanya agar mempunyai kemampuan yang sempurna dan kesadaran penuh terhadap hubungan-hubungan dan tugas-tugas sosial mereka).

  3. Pengertian Pendidikan Secara Luas Pendidikan dalam arti luas adalah proses interaksi antara manusia sebagai individu atau pribadi dan lingkungan alam semesta, lingkungan sosial, masyarakat sosial, ekonomi, dan budaya. Pendidikan dalam arti luas juga dapat diartikan hidup ( segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup). Segala situasi hidup yang mempengaruhi pertumbuhan individu, suatu proses pertumbuhan dan perkembangan, sevagai hasil interaksi individu dengan lingkungan sosial dan lingkungan fisik, berlangsung sepanjang hayat, sejak manusia lahir. Jadi, dalam arti luas hidup adalah pendidikan dan pensisikan adalah hidup (life is education, and education is life). Maksudnya, bahwa pendidikan adalah segala pengalaman hidup dalam berbagai lingkungan yang berlangsung sepanjang hayat dan berpengaruh positif bagi pertumbuhan dan perkembangan individu.

  4. Pengertian Pendidikan Secara Alternatif Istilah pendidikan alternatif merupakan istilah generik dari berbagai program pendidikan yang dilakukan dengan cara berbeda dari cara tradisional. Secara umum pendidikan alternatif memiliki persamaan, yaitu : pendekatannya bersifat individual, memberi perhatian besar kepada peserta didik, orangtua/keluarga, dan pendidik serta dikembangkan berdasarkan minat dan pengalaman.

  5. Menurut Jery Mintz (1994), pendidikan alternatif dapat dikategorikan dalam empat bentuk pengorganisasian, yaitu: Sekolah publik pilihan (public choice). • Sekolah/lembaga pendidikan publik untuk siswa bermasalah (student at risk). • Sekolah/lembaga pendidikan swasta • Pendidikan di rumah (home based schooling)

  6. Pengertian Ilmu Pendidikan Ilmu pendidikan adalah uraian secara sistematis dan ilmiah tentang bimbingan atau tuntunan pendidikan kepada anak-anak didik dalam perkembangannya agar ia tumbuh secara wajar berpribudi baik, sebagai anggota masyarakat yang hidup selaras dan seimbang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

  7. Syarat – Syarat Berdirinya Ilmu Pengetahuan • * Ilmu pengetahuan harus ada obyeknya. • Adapun obyek ilmu pengetahuan adalah obyek material dan formal. Obyek material adalah bahan yang menjadi sasaran suatu ilmu pengetahuan sedangkan obyek formal adalah sudut pembahasan suatu ilmu pengetahuan, misalnya: ilmu jiwa dan ilmu manusia yang kedua macam ilmu pengetahuan itu mempunyai obyek material sama (manusia), akan tetapi obyek formalnya berbeda. Oleh karena itu obyek material ilmu pengetahuan dapat sama sedang obyek formalnya berbeda.

  8. * Ilmu pengetahuan harus metodis Ilmu pengetahuan dalam mengadakan pembahasan serta penyelidikan untuk suatu ilmu pengetahuan harus menggunakan metode yang ilmiah. * Ilmu pengetahuan harus sistematis * Harus mempunyai dinamika Ilmu pengetahuan harus tumbuh dan berkembang untuk mempunyai kesempurnaan. Suatu ilmu pengetahuan harus memenuhi tiga persyaratan pokok dan beberapa persyaratan tambahan, diantaranya :

  9. Persyaratan Pokok • Suatu ilmu harus mempunyai obyek tertentu. • Suatu ilmu pengetahuan harus menggunakan metode-metode yang sesuai. • Suatu ilmu pengetahuan harus menggunakan sistematika tertentu.

  10. Persyaratan Tambahan • Suatu ilmu pengetahuan harus mempunyai dinamika. • Suatu ilmu pengetahuan harus praktis. • Suatu ilmu pengetahuan harus diabadikan untuk kesejahteraan umat manusia.

  11. Ilmu Pendidikan sebagai Ilmu Normatif, Teoritis, dan Praktis • Menurut sistemnya ilmu pengetahuan dibedakan sebagai berikut : • 1.Ilmu – ilmu murni berhadapan dengan ilmu – ilmu pegalaman (empiris). Ilmu – ilmu murni berdiri sendiri, lepas dari empiris misalnya matematika. • 2. Ilmu – ilmu pengalaman berdasarkan pengalaman. Jadi, obyeknya ialah gejala kehidupan, misalnya alam, gejala – gejala hidup atau situasi pendidikan.

  12. Sebagai ilmu pengetahuan normatif, ilmu pendidikan merumuskan kaidah atau pedoman atau ukuran tingkah laku manusia. Sesuatu yang normatif berarti berbicara masalah baik atau buruk dari perilaku manusia. Ilmu Pendidikan merumuskan peraturan-peraturan tentang bertingkah laku manusia untuk mencapai keteraturan hidup. Keteraturan hidup akan menjamin kelangsungan keeratan (kohesi) antarmanusia (hubungan sosial manusia).

  13. Karena ilmu pendidikan bersifat normatif berarti pula bersifat praktis karena ilmu pendidikan sebagai bahan ajar yang patut diterapkan sehingga pendidik bertugas menanamkan sistem-sistem norma bertingkah laku manusia yang dibanggakan, dihormati, dan dijunjung tinggi oleh masyarakat. Ilmu Pendidikan termasuk pengetahuan normatif karena berkaitan erat dengan pandangan tentang manusia, nilai dan norma hidup yang membentuk kepribadian manusia (anak didik). Ilmu Pendidikan bersifat teoritis dan praktis karena berkaitan dengan strategi tindakan mendidik atau praktek mendidik. Dalam ilmu mendidik teoritis para cerdik pandai mengatur dan mensistemkan di dalam swapikirnya masalah yang tersusun sebagai pola pemikiran pendidikan. Jadi dari praktik-praktik pendidikan disusun pemikiran-pemikiran secara teoritis. Pemikiran-pemikiran teoritis inilah yang disusun dalam satu sistem pendidikan yang biasa disebut Ilmu Mendidik Teoritis.

  14. Cabang – Cabang dan Ilmu Bantu Pendidikan Menurut Langeveld (1952) klasifikasikan cabang ilmu pendidikan adalah sebagai berikut: • Ilmu pendidikan sistematis • Ilmu pendidikan Teoritis • Sejarah pendidikan • Ilmu perbandingan pendidikan

  15. Metodik • Ilmu pendidikan praktis • Pendidikan keluarga • Pendidikan keagamaan

  16. Ilmu bantu yang diperlukan dalam ilmu pendidikan antara lain: • a. Ilmu-ilmu biologi, misalnya : Embriologi, • Anatomi, Fisiologi, dan lain sebagainya. • b. Ilmu jiwa, misalnya: Ilmu Jiwa Umum, Ilmu • Jiwa Perkembangan, Ilmu Jiwa Sosial • c. Ilmu-ilmu sosial, misalnya: Sosial, Ekonomi, • Hukum, dan lain sebagainya.