Download
slide1 n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
SOSIALISASI PENYELENGGARAAN UASBN SD/MI/SDLB DAN UJIAN NASIONAL PowerPoint Presentation
Download Presentation
SOSIALISASI PENYELENGGARAAN UASBN SD/MI/SDLB DAN UJIAN NASIONAL

SOSIALISASI PENYELENGGARAAN UASBN SD/MI/SDLB DAN UJIAN NASIONAL

748 Vues Download Presentation
Télécharger la présentation

SOSIALISASI PENYELENGGARAAN UASBN SD/MI/SDLB DAN UJIAN NASIONAL

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. SOSIALISASI PENYELENGGARAAN UASBN SD/MI/SDLB DAN UJIAN NASIONAL SMP/MTs,SMPLB, SMA/MA,SMALB dan SMK TAHUN PELAJARAN 2009/2010

  2. TUJUAN SOSIALISASI Memberi pemahaman tentang penyelenggaraan: 1. UASBN untuk SD/MI dan SDLB 2. UN untuk SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK kepada Penyelenggara UN dan UASBN Tingkat Provinsi, Kab/Kota dan pihak terkait

  3. SUMBER BAHAN • Permendiknas No. 74Tahun 2009 tentang Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN)Sekolah/Madrasah (SD/MI/SDLB) Tahun Pelajaran 2009/2010. • Permendiknas No 75Tahun 2009 tentang Ujian Nasional(UN) SMP/MTs,SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK Tahun Pelajaran 2009/2010 beserta perubahannya • POS UN SMA/MA Tahun Pelajaran 2009/2010 • POS SMP/MTs,SMPLB, SMALB, dan SMK Tahun Pelajaran 2009/2010 • POS UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010

  4. PENGERTIAN UASBN • Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional yang selanjutnya disebut UASBN adalah ujian nasional yang dilaksanakan secara terintegrasi dengan pelaksanaan ujian sekolah/madrasah.

  5. PENGERTIAN UN • Ujian Nasional (UN) adalah penilaian hasil belajar oleh pemerintah yang bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi

  6. TUJUAN UASBN • Menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA); dan • Mendorong tercapainya target wajib belajar pendidikan dasar yang bermutu.

  7. TUJUAN UN Menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.

  8. KEGUNAAN HASIL UN dan UASBN Sebagai salah satu pertimbangan untuk: • Pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan; • Dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; • Penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan; • Dasar pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

  9. PENYELENGGARA UASBN • Pusat • BSNP • Depdiknas • Depag • Provinsi • Gubernur • Dinas Pend • KanwilDepag • Kab/Kota • Bupati/Walikota • Dinas Pend • Kandepag Satuan Pendidikan Sekolah/ Madrasah Catatan: Rincian tugas masing-masing penyelenggara ada di POS UASBN

  10. PENYELENGGARA UN • Pusat • BSNP • Depdiknas • MRPTNI • Depag • Provinsi • Gubernur • PTN • Dinas Pend • KanwilDepag • Kab/Kota • Bupati/Walikota • PT • Dinas Pend • Kandepag Satuan Pendidikan PT : Pengawas Satuan Pend. PT : TPI Sekolah/ Madrasah Catatan: Rincian tugas masing-masing penyelenggara ada di POS UN

  11. PERAN PERGURUAN TINGGI • Dalam penyelenggaraan UN SMA/MA tahun pelajaran 2009/2010, BSNP menunjuk perguruan tinggi negeri berdasarkan rekomendasi Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, sebagai koordinator penyelenggara UN SMA/MA

  12. Tanggungjawab Perguruan Tinggi (1) 1. Menjaminobjektivitasdankredibilitaspelaksanaan UN diwilayahnya; 2. Melaksanakankoordinasidenganpemerintahdaerahdan Kantor Wilayah Departemen Agama dalampenyelenggaraan UN; 3. Menetapkanpengawassatuanpendidikandisetiapsekolah/madrasahpenyelenggara UN bersamaDinas Pend.

  13. Tanggungjawab Perguruan Tinggi (2) 4.Menetapkanpengawas ruangujian UN bersamadengandinas pendidikan kab/kota dan Kandepag sebagai penyelenggara UN Kabupaten/kota; 5. Mendistribusikanbahan UN bila bahan UN dicetak di PTN 6. Menjagakeamanan dan kerahasiaanpenggandaandanpendistribusianbahan UN;

  14. Tanggungjawab Perguruan Tinggi (3) 7. Menjagakeamanan dankerahasiaan LJUN yang sudahdiisiolehpeserta UN sertabahan pendukungnya; 8.Melakukanpemindaian LJUN untuk SMA/MA denganmenggunakanperangkatlunak yang ditetapkanoleh BSNP;

  15. Tanggungjawab Perguruan Tinggi (4) 9. Menjaminkeamanan dankerahasiaanprosespemindaian LJUN; 10. Menyerahkanhasilpemindaian LJUN kePenyelenggara UN Tingkat Pusat paling lambat tanggal 15 April 2010; 11. Menerapkan prinsip kejujuran, objektivitas, dan akuntabilitas pada semua proses di atas;

  16. Tanggungjawab Penyelenggara UN Tingkat Provinsi 12. Membuat laporan pelaksanaan UN Tingkat Provinsi untuk disampaikan kepada Menteri Pendidikan Nasional melalui BSNP yang berisi tentang persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi UN dan dilengkapi dengan: • surat keputusan Penyelenggara UN Tingkat Provinsi; • data sekolah/madrasah penyelenggara UN; • data ruang ujian tiap sekolah/madrasah; • data pengawas ruang ujian setiap sekolah/madrasah;

  17. SKL UJIAN NASIONAL • Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional (SKLUN) dan SKLUASBN Tahun 2009/2010 merupakan irisan (interseksi) dari pokok bahasan/sub pokok bahasan Kurikulum 1994, Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2004, dan Standar Isi. • Kisi-kisi soal UN/UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010 disusun berdasarkan SKLUN/SKLUASBN

  18. SOAL UASBN Setiap paket soal UASBN terdiri atas: • 25% soal yang ditetapkan BSNP dan berlaku secara nasional. • 75% soal yang ditetapkan oleh penyelenggara UASBN tingkat provinsi berdasarkan kisi-kisi soal UASBN tahun pelajaran 2009/2010 yang ditetapkan oleh BSNP.

  19. JADWAL UN UTAMA DAN SUSULAN SMA/MA

  20. UN Ulangan SMA/MA

  21. UN UTAMA DAN SUSULAN SMP/MTs, SMPLB

  22. UN ULANGAN • SMP, MTs, dan SMPLB

  23. UN UTAMA DAN SUSULAN SMALB

  24. UN ULANGAN SMALB

  25. UN UTAMA DAN SUSULAN SMK

  26. UN ULANGAN SMK

  27. PESERTA UN ULANGAN Peserta UN yang tidak lulus UN utama termasuk susulannya pada tahun pelajaran 2009/2010 dapat mengikuti UN ulangan pada seluruh atau sebagian mata pelajaran dengan nilai di bawah 5,50yang dipilih. Nilai yang digunakan adalah nilai tertinggi

  28. JADWAL UASBN (SD, MI, dan SDLB)

  29. PENGAWAS RUANG UN • Dilakukan oleh tim pengawas yang terdiri dari guru-guru yang mata pelajarannya sedang tidak diujikan. • Diatur dengan sistem acak dalam satu kabupaten/kota. • Guru yang mata pelajarannya sedang diujikan tidak diperbolehkan berada di lokasi sekolah/madrasah penyelenggara UN.

  30. PENGAWAS SATUAN PENDIDIKAN • Tiap satu satuan pendidikan penyelenggara UN diawasi oleh 2 (dua) orang pengawas satuan pendidikan yang berasal dari perguruan tinggi • Mengawasi pelaksanaan UN di satuan pendidikan • Memiliki wewenang memasuki ruang ujian apabila disinyalir terjadi penyimpangan pelaksanaan POS UN

  31. TATA TERTIB PENGAWAS RUANG UN Persiapan UN • Empat puluh lima menit (45) menit sebelum ujian dimulai pengawas ruang UN telah hadir di lokasi sekolah/madrasah penyelenggara UN. • Pengawas ruang UN menerima penjelasan dan pengarahan dari ketua penyelenggara UN. • Pengawas ruang UN menerima bahan UN yang berupa naskah soal UN, LJ UN, amplop LJ UN, daftar hadir, dan berita acara pelaksanaan UN.

  32. TATA TERTIB PENGAWAS RUANG UN Pengawas ruang UN masuk ke dalam ruang UN 20 menit sebelum waktu pelaksanaan untuk melakukan: • memeriksa kesiapan ruang ujian; • meminta peserta UN untuk memasuki ruang UN dengan menunjukkan kartu peserta UN dan menempati tempat duduk sesuai nomor yang telah ditentukan; • memastikan setiap peserta UN tidak membawa tas, buku atau catatan lain, alat komunikasi elektronik, kalkulator dan sebagainya ke dalam ruang UN kecuali alat tulis yang akan dipergunakan; • membacakan tata tertib UN;

  33. TATA TERTIB PENGAWAS RUANG UN • meminta peserta ujian menandatangani daftar hadir; • membagikan LJUN kepada peserta dan memandu serta memeriksa pengisian identitas peserta UN (nomor ujian, nama, tanggal lahir, dan tanda tangan); • memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar;

  34. TATA TERTIB PENGAWAS RUANG UN • setelah seluruh peserta UN selesai mengisi identitas, pengawas ruang UN membuka amplop soal, memeriksa kelengkapan bahan ujian, dan meyakinkan bahwa amplop tersebut dalam keadaan baik dan tertutup rapat (disegel), disaksikan oleh peserta ujian; • membagikan naskah soal yang terdiri dari dua paket A dan B sesuai dengan denah tempat duduk dalam POS; • membagikan naskah soal UN dengan cara meletakkan di atas meja peserta UN dalam posisi tertutup (terbalik). Peserta UN tidak diperkenankan untuk menyentuhnya sampai tanda waktu UN dimulai;

  35. TATA TERTIB PENGAWAS RUANG UN Setelah tanda waktu mengerjakan dimulai, pengawas ruang UN: • mempersilahkan peserta UN untuk mengecek kelengkapan soal; • mempersilahkan peserta UN untuk mulai mengerjakan soal; • mengingatkan peserta agar terlebih dahulu membaca petunjuk cara menjawab soal.

  36. TATA TERTIB PENGAWAS RUANG UN Selama UN berlangsung, pengawas ruang UN wajib: • menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang ujian; • memberi peringatan dan sanksi kepada peserta yang melakukan kecurangan; serta • melarang orang lain memasuki ruang UN. Pengawas ruang UN dilarang memberi isyarat, petunjuk, dan bantuan apapun kepada peserta ujian berkaitan dengan jawaban dari soal UN yang diujikan.

  37. TUGASPENGAWAS RUANG UN Setelah waktu UN selesai, pengawas ruang UN: • mempersilakan peserta UN untuk berhenti mengerjakan soal; • mempersilakan peserta UN meletakkan naskah soal dan LJUN di atas meja dengan rapi; • mengumpulkan LJUN dan naskah soal UN; • menghitung jumlah LJUN sama dengan jumlah peserta UN;

  38. TUGASPENGAWAS RUANG UN • mempersilahkan peserta UN meninggalkan ruang ujian; • menyusun secara urut LJUN dari nomor peserta terkecil dan memasukkannya ke dalam amplop LJUN disertai dengan dua lembar daftar hadir peserta, dua lembar berita acara pelaksanaan, kemudian ditutup dan dilem serta ditandatangani oleh pengawas ruang UN di dalam ruang ujian;

  39. Pengiriman LJUN • Pengiriman LJUN dari satuan pendidikan ke kabupaten/kota dilakukan setiap hari. • Pengiriman LJUN dari kabupaten/kota ke provinsi dilakukan paling lambat sesudah UN hari terakhir.

  40. Pengiriman LJUASBN • Pengiriman LJUASBN dari satuan pendidikan ke kabupaten/kota dilakukan setiap hari untuk sekolah/madrasah di kota kabupaten/kota dan sekitarnya. • Pengiriman LJUASBN dari satuan pendidikan ke kabupaten/kota bagi sekolah/madrasah di luar kota kabupaten/kota dilakukan sesudah UN hari terakhir.

  41. PEMINDAIAN • Pemindaian LJUASBN dilakukan oleh penyelenggara tingkat kabupaten/kota selama satu minggu mulai hari terakhir pelaksanaan UASBN. • Pemindaian LJUN SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan SMK dilakukan oleh penyelenggara tingkat provinsi selama tiga minggu mulai hari terakhir pelaksanaan UN. • Pemindaian LJUN SMA/MA dilakukan oleh perguruan tinggi negeri selama tiga minggu mulai hari terakhir pelaksanaan UN. .

  42. PEMINDAIAN • Pengiriman hasil pemindaian UASBN ke penyelenggara tingkat provinsi sehari sesudah pemindaian. • Pengiriman hasil pemindaian UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK ke penyelenggara tingkat pusat dilakukan secara bertahap dan tahap terakhir paling lambat akhir minggu ketiga.

  43. KELULUSAN DARI SATUAN PENDIDIKAN Kelulusan pesertadidikdarisatuanpendidikanditentukan oleh satuan pendidikan berdasarkan rapat Dewan Guru dengan menggunakan kriteria sebagai berikut : • Menyelesaikanseluruh program pembelajaran • Memperolehnilai minimal baikpadapenilaianakhiruntukseluruhmatapelajarankelompokmatapelajaran agama danakhlakmulia, pelajarankewarganegaraandankepribadian, estetika, danjasmani, olahraga, dankesehatan • Lulus ujiansekolah/madrasahuntukkelompokmatapelajaranilmupengetahuandanteknologi. • Lulus ujiannasional.

  44. KRITERIA KELULUSANUN 1. Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut: • Memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya • Khusus untuk SMK nilai ujian praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UN 2. Pemerintah daerah dan/atau satuan pendidikan dapat menetapkan batas kelulusan di atas nilai sebagaimana dimaksud diatas.

  45. KRITERIA KELULUSANUASBN • Kriteria kelulusan UASBN ditetapkan oleh setiap sekolah/madrasah yang peserta didiknya mengikuti UASBN. • Kriteria kelulusan UASBN ditetapkan melalui rapat dewan guru yang mencakup: • nilai minimal setiap mata pelajaran yang diujikan; • nilai rata-rata ketiga mata pelajaran. • Kelulusan UASBN digunakan sebagai salah satu pertimbangan penentuan kelulusan dari sekolah/madrasah.

  46. PENGIRIMAN DAN PENGUMUMAN HASIL UN • Pengiriman hasil penskoran UN utama kepada dinas pendidikan provinsi dilaksanakan tanggal 26 April 2010 • Pengumuman kelulusan dari satuan pendidikan Tahap pertama dilaksanakan paling lambat tanggal 3 Mei 2010

  47. PENGIRIMAN HASIL UN 3. Pengiriman hasil penskoran UN ulangan kepada dinas pendidikan provinsi dilaksanakan tanggal 10 Juni 2010 4. Pengumuman kelulusan dari satuan pendidikan Tahap kedua dilaksanakan paling lambat tanggal 15 Juni 2010

  48. PENGIRIMAN SKOR HASIL UN SMP/MTs, SMSP-LB • Pengirimanskorhasil UN Utama SMP/MTs dan SMA-LB keprovinsidilaksanakan tanggal 3 Mei 2010. • Pengumuman kelulusan darisatuanpendidikan UN dilaksanakan tanggal 26 Juni 2010. • Pengirimanskorhaail UN Utamauntuk SMALB dan SMK ketanggal 26 April 2010. • Pengirimanskorhasil UN Ulanganuntuk SMALB dan SMK tanggal 10 Juni 2010.

  49. PENGUMUMAN HASIL UASBN • Pengumuman hasil UASBN dilakukan bersamaan dengan penentuan kelulusan secara serentak di sekolah/madrasah penyelenggara. • Waktu pengumuman UASBN adalah selambat-lambatnya minggu ketiga bulan Juni 2010.

  50. PENGADUAN un.sekretariat@yahoo.co.id