SlideServe
Menu
Préférences
© SlideServe · v2026

Penentuan Strategi Distribusi dalam Pengembangan Pemasaran

luce avatar
32 diapositives · 956 Views · Jul 21, 2014

Penentuan Strategi Distribusi dalam Pengembangan Pemasaran. pendahuluan. Upaya produsen untuk menyalurkan produknya kepada konsumen Peranan saluran distribusi sebagai perantara produk dari produsen kepada konsumen

Penentuan Strategi Distribusi dalam Pengembangan Pemasaran - slide 1
01 / 32Penentuan Strategi Distribusi dalam Pengembangan Pemasaran
1 / 17

Télécharger la présentation

Penentuan Strategi Distribusi dalam Pengembangan Pemasaran
Une image / un lien ci-dessous est fourni (tel quel) pour télécharger la présentation

Politique de téléchargement : le contenu du site vous est fourni TEL QUEL pour votre information et votre usage personnel ; il ne peut être vendu, concédé sous licence ni partagé sur d’autres sites sans l’accord de son auteur.Le contenu vous est fourni TEL QUEL, pour votre information et votre usage personnel uniquement. Téléchargez la présentation en cliquant sur ce lien. Lors du téléchargement, si vous ne parvenez pas à télécharger une présentation, l’éditeur a peut-être supprimé le fichier de son serveur.Pendant le téléchargement, si vous ne parvenez pas à obtenir une présentation, le fichier a peut-être été supprimé par l’éditeur.

F I N

Plus de contenu associé

Transcription de la présentation
  1. Penentuan Strategi Distribusi dalam Pengembangan Pemasaran

  2. pendahuluan • Upaya produsen untuk menyalurkan produknya kepada konsumen • Peranan saluran distribusi sebagai perantara produk dari produsen kepada konsumen • Saluran pemasaran adalah serangkaian organisasi yang saling terlibat dalam usaha menjadikan suatu produk atau jasa siap untuk digunakan atau dikonsumsi

  3. Istilah dalam Saluran Pemasaran

  4. Fungsi Utama Saluran Pemasaran

  5. Kriteria Desain Saluran Distribusi

  6. Commodity (komoditas) • Merupakan kealamian (nature) dari produk atau jasa yang ditawarkan kepada konsumen • Produk atau jasa yang berbeda akan bervariasi dalam tangibility, perishability, bulkiness, derajat standarisasi, jumlah jasa yang dibutuhkan, dan nilai unit • Efektivitas kealamian produk atau jasa ke konsumen dipengaruhi baik langsung maupun tdk oleh 3 faktor

  7. 3 Faktor Efektivitas Kealamian

  8. Condition (kondisi) • Mengacu pada keadaan sekarang dan perubahan yang diharapkan dalam lingkungan eksospol dan hukum dimana perusahaan beroperasi • Informasi ini penting dalam desain saluran karena saluran secara tipikal berhubungan dengan komitmen jangka panjang perusahaan yang mungkin sulit diubah

  9. Comptetition (kompetisi) • Ukuran, kekuatan keuangan, dan pemasaran serta pangsa pasar dari pesaing perusahaan adalah hal utama yang perlu dikaitkan dengan desain strategi pemasaran efektif • Keputusan mengenai saluran isu utamanya dalah bagaimana pesaing utama mendistribusikan produk dan bagaimana sistem distribusi mereka berpengaruh pada konsumen • Misal banyak convenience goods melakukan distribusi intensif ke semua pengecer yg ada

  10. Cost (biaya) • Saluran strategis dlm usahanya menyediakan bentuk, waktu, tempat, dan kegunaan produk untuk mempengaruhi benak, perilaku, dan perasaan konsumen memiliki hambatan dalam hla biaya distribusi • Biaya merupakan faktor penting dan terbatas • Efesiensi thdp biaya distribusi spt biaya transportasi, biaya proses pemesanan, biaya penyimpanan persediaan, dan sebagainya perlu dilakukan

  11. Keseimbangan Biaya yg Diperlukan dalam Pemasaran dan Logistik pemasaran

  12. logistik

  13. Tujuan Pemasaran • Mengalokasikan sumber-sumber daya kepada pemasaran dengan maksud untuk memaksimumkan keuntungan perusahaan dalam jangka panjang • Tujuan Logistik • Meminimalkan biaya yg diperlukan dlm mencapai tujuan pelayanan konsumen • Biaya total = biaya transportasi + biaya gudang + biaya pemrosesan dan informasi pesanan + biaya partai besar + biaya pemeliharaan persediaan

  14. Coverage ( cakupan )

  15. Competence (kompetensi) • Dalam mendesain saluran perusahaan harus mengeluarkan kompetensi agar saluran distribusi di semua tingkat efektif sehingga distribusi kepada konsumen menjadi efektif

  16. Control (kontrol) • Kontrol sangat penting terhadap efektivitas pemasaran produk kepada konsumen • Kontrol tinggi pada saluran langsung (direct channels) diperlukan krn tdk ada perantara yg terlibat • Pada sistem waralaba (franchise) kontrol diperlukan karena danya kontrak dalam pengelolaan waralaba • Kontrol penting untuk memberikan keuntungan besar pada konsumen berupa standarisasi produk ata jasa

  17. Characteristics of Intermediaries (Karakteristik Perantara) • Bila tdk terdpt karakteristik perantara maka perusahaan harus scr langsung memasarkan dan mengembangkan perantara • Ukuran, kekuatan keuangan, keahlian pemasaran perantara, persepsi konsumen terhadap perantara penting dipertimbangkan • Misal; Alfa : merupakan toko diskon utk membeli brg berkualitas namun tdk memerlukan prestise sdgkn perusahaan yg menjual produk yg berprestise (misal versace) akan menurunkan citra produk bila dijual di toko diskon

  18. Langkah-langkah dalam Pemilihan Strategi Saluran

  19. Tipe Saluran

  20. kepemilikan • Sebuah perusahaan di dalam saluran dapat memiliki semua organisasi peserta dalam saluran (kepemilikan)

  21. kontrak • Menetapkan perjanjian-perjanjian operasi formal antar para peserta saluran (kontrak)

  22. diadministrasikan • Salah satu perusahaan mengelola saluran dengan menggunakan kekuasaan dan pengaruh dibandingkan dengan ikatan kepemilikan atau kontraktual

  23. Intensitas Distribusi

  24. Langkah Utama Menentukan Intensitas Distribusi • Mengidentifikasi intensitas distribusi mana yg cukup wajar sambil memperhatikan besar dan karakteristik pasar sasaran , produk, dan persyaratan yg mkn dibebankan oleh perantara-perantara yang prospektif • Memilih alternatif-alternatif mana yg sesuai dgn pasar sasaran dan strategi penentuan posisi program pemasaran • Memilih alternatif-alternatif yg menawarkan strategi yang paling cocok, memenuhi harapan kriteria keuangan manajemen dan cukup menarik bagi perantara shg mrk akan melakukan fungsi yg diberikan dgn baik

  25. Bentuk Saluran • Saluran Pemasaran Barang Konsumsi PRODUSEN KONSUMEN Nol Tingkat Satu Tingkat Dua Tingkat Tiga Tingkat pengecer Pedagang besar pengecer Pedagang besar pemborong pengecer

  26. Bentuk Saluran • Saluran Pemasaran Barang Industri PRODUSEN KONSUMEN Nol Tingkat Satu Tingkat Dua Tingkat Tiga Tingkat Distributor Industri Perwakilan Produsen Cabang Penjualan Produsen

  27. Saluran Nol Tingkat (pemasaran langsung) • Perush manufaktur ke pelanggan akhir; melalui pos, telepon, tv, dll • Saluran Satu Tingkat • Satu Perantara  pengecer • Saluran Dua Tingkat • Dua Perantara  brg konsumsi (pedagang besar dan pengecer) • Saluran Tiga Tingkat • Tiga Perantara  misal dlm industri pengemasan daging (pedagang besar, pemborong, pengecer)

  28. Beberapa Faktor yg Mempengaruhi Bentuk Saluran