SUMBERDAYA MANUSIA
110 likes | 347 Vues
SUMBERDAYA MANUSIA. PERSPEKTIF KUALITAS PELUANG DAN TANTANGAN. Konsep Sumberdaya Manusia. Berdaya sebagai konsumen …mempunyai daya beli atau konsumsi, minimal untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri Berdaya Sebagai produsen
SUMBERDAYA MANUSIA
E N D
Presentation Transcript
SUMBERDAYA MANUSIA PERSPEKTIF KUALITAS PELUANG DAN TANTANGAN
Konsep Sumberdaya Manusia • Berdaya sebagai konsumen …mempunyai daya beli atau konsumsi, minimal untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri • Berdaya Sebagai produsen …bisa berfungsi sebagai faktor produksi atau mempunyai faktor produksi
Permasalahan Sumber Daya Manusia Indonesia • Aspek Penawaran - Kualitas rendah > Sistem pendidikan > Sarana dan prasarana pendidikan > Manajemen pendidikan > Minimnya anggaran pendidikan - Tingginya anggkatan kerja > Jumlah penduduk (Boom bayi) • Aspek Permintaan …semakin rendahnya rendahnya kesempatan kerja (tahun 1980an 1% pertumbuhan ekonomi mampu menyerap tenaga kerja 250 ribu, tahun 2000an 1% pertumbuhan ekonomi hanya mampu menyerap tenaga kerja 75 ribu)
Tabel: Pengangguran Menurut Tingkat Pendidikan Sumber: BPS, Sakernas 2001,2002, 2003, 2004, 2005
Tabel: Pengangguran Terbuka di Indonesia Tahun 1995 – 2006 (juta jiwa) Keterangan: *angka estimasi dari penulis Sumber: BPS; Dikutip dari Kompas, 8 Juni 2006
Struktur Pengangguran Jumlah angkatan kerja 105,8 juta Bekerja = 94,95 juta Pengangguran terbuka = 10,8 juta Setengah menganggur (kurang dari 35 jam/minggu) = 29,64 juta (sukarela = 15,32 juta dan terpaksa = 14,32%) Pengangguran aktual = sekitar 40 juta Tenaga kerja formal = 28,43 juta (30%) Tenaga kerja informal = 66,52 juta (70%)
Tabel: Pertumbuhan Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja Sumber: Diolah dari Sakernas dan Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (BI), 2006
Tabel: Penduduk Miskin Sumber: Diolah dari Sakernas dan Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (BI); Dikutip dari Kompas, 8 September 2006
ANGGARAN PENDIDIKAN • Anggaran pendidikan dalam tahun 2010 sebesar Rp209,5 T, tetap dipertahankan sebesar 20% dari total belanja negara, yaitu sebesar Rp1.047,7 T. • Anggaran pendidikan terdiri atas anggaran pendidikan pada kementerian negara/lembaga (K/L) dan anggaran pendidikan pada transfer ke daerah.
Panduan Solusi • Mengurangi biaya transaksi dan ekonomi biaya tinggi (memangkas birokrasi dan deregulasi peraturan) • Memperbaiki kepastian hukum • Desain kebijakan investasi yang kredibel • Mengembalikan iklim ketenagakerjaan • Harmonisasi peraturan pemerintah pusat dan daerah • Perbaikan infrastruktur ekonomi • Memperkuat kapasitas fiskal • Mendorong ekspansi sektor keuangan, khususnya perbankan