etika
kuliah etika
etika
E N D
Presentation Transcript
MATA KULIAH ETIKA PROFESI AKUNTANSI KODE ETIK PROFESI AKUNTANSI, MOTO VISI & MISI UNPAB Semester 5 Noviani, SE, M.Si
Piagam Panca Budi • Salah satu nilai luhur universitas, telah dinyatakan dalam piagam "panca budi" yang menempatkan manusia sebagai insan pengabdi sebagaimana fitrah manusia diciptakan dan dilahirkan untuk melaksanakan pengabdian dan menjadi khalifah diatas bumi, pengatur dan pembimbing bagi orang banyak dengan nilai-nilai pengabdian sebagai berikut: • Abdi kepada Tuhan Yang Maha Esa • Abdi kepada Negara • Abdi kepada Nusa • Abdi kepada Bangsa • Abdi kepada Dunia
Motto Mutiara Hikma • Insan Universitas Pembangunan Panca Budi dalam mengemban dan melaksanakan tugas sehari-hari mempunyai motto sebagai berikut : • Beribadah seperti Nabi/Rasul Beribadah • Berprinsip dalam hidup seperti Pengabdi • Berabdi dalam mental sebagai Pejuang • Berjuang dalam kegigihan dan ketabahan seperti prajurit • Berkarya dalam pembangunan sebagai pemilik Tri Dharma Perguruan Tinggi • Pendidikan dan Pengajaran • Penelitian • Pengabdian Masyarakat
7 Nilai Dasar Yayasan • Menjaga kemurnian akidah tauhid dan melaksanakan syariat(sholat, dzikir dll). • Bersyukur, bersuka cita dan tidak mengeluh. • Rendah hati, sederhana, apa adanya, memaafkan, tidak tersinggung dan tidak marah. • Berfikir positif, berprasangka baik dan tidak bergunjing. • Berbuat baik, mengubah dan menjadi inspirasi. • Berempati dan memberikan solusi, bukan mengkritik atau mencela. • Patuh terhadap pemimpin dan peraturan
I. SEJARAH SINGKAT FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI MEDAN Fakultas Ekonomi Universitas Pembangunan Panca Budi yang disingkat UNPAB, berada dibawah naungan Yayasan Prof.DR. H. Kadirun Yahya yang berdiri sejak tanggal 19 Desember 1961 dan terdaftar pada Departemen Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan di Jakarta pada tanggal 13 Juni 1964 dengan Surat Keputusan Nomor 85/B-SWT/P/64. Dalam perkembangan akademis, Fakultas Ekonomi UNPAB, diasuh oleh para staff pengajar senior dan junior dari fakultas ekonomi negeri USU, Universitas Islam Indonesia Yogjakarta, Instititu Agama islam, Institut Keguruan dan Ilmu pendidikan, Kopertis Wilayah I, para praktisi serta alumni fakultas Ekonomi Universitas Pembangunan Panca Budi sendiri dan hingga saat ini Fakultas Ekonomi telah menghasilkan Sarjana Ekonomi Sebanyak 791 orang.
II. VISI DAN MISI FAKULTAS EKONOMI VISI FAKULTAS Menjadi Fakultas Ekonomi Yang Menghasilkan Lulusan Berkarakter Relegius dan Berkompetensi Unggul Dalam Bidang Ekonomi MISI FAKULTAS • Mengedepankan Cara Berpikir dan Bertindak Sesuai Dengan Nilai-Nilai Profesional, Attitude/Akhlak, Devotion/Pengabdian, Integrity/Integritas (PADI). • Mengembangkan IPTEK dan IMTAQ Dengan Menggali Sumber-Sumber Ilmu Yang Berfaedah Untuk Kemaslahatan Ummat. • Melaksanakan Tata Pamong (Good University Governance) Melalui Penyelenggaraan Pendidikan, Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dalam Menghasilkan Lulusan Yang Unggul Dan Professional Memiliki Hardskill dan Softskill di bidang Ekonomi Sesuai Dengan Perkembangan Zaman. • Fakultas Ekonomi Universitas Pembangunan Panca Budi terdiri dari 3 (tiga) Program Studi yaitu : • (1) Program Studi Manajemen.(2) Program Studi Akuntansi(3) Program Studi Studi Pembangunan
III. TUJUAN PENDIDIKAN TINGGI • Tujuan Pendidikan Tinggi Program Studi Manajemen :Bertujuan memberikan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan di bidang Manajemen yang berwawasan Nasional dan Internasional yang beriman, berakhlak dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk di abdikan kepada masyarakat, bangsa dan negara. • Tujuan Pendidikan Tinggi Program Studi Akuntansi :Bertujuan memberikan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dibidang Akuntansi yang berwawasan Nasional dan Internasional yang beriman, berahlak dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk diabdikan kepada masyarakat, bangsa dan negara. • Program Studi Ekonomi Pembangunan :Bertujuan memberikan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan dibidang ekonomi pembangunan yang berwawasan Nasional dan Internasional yang beriman, berahlak dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk diabdikan kepada masyarakat, bangsa dan Negara.
IV. Konsentrasi-Konsentrasi Pada Masing-Masing Program Studi • Program Studi Manajemen • Manajemen PemasaranMenghasilkan lulusan yang berkarakter relegius, mampu membawa perusahaan unggul dalam bersaing melalui pengelolaan strategi dan pemasaran produk/jasa yang dihasilkan perusahaan seoptimal mungkin, sehingga dapat memenuhi kebutuhan, keinginan dan kepuasan konsumen yang pada akhirnya mewujudkan loyalitas konsumen terhadap perusahaan secara penuh. • Manajemen KeuanganMenghasilkan lulusan yang berkarekter relegius, memiliki kompetensi di bidang keuangan mulai dari perencanaan sampai ke analisa berbagai masalah keuangan dan cara pemecahannya. Lulusan tidak hanya dapat bekerja di lembaga-lembaga keuangan seperti perbankan, asuransi, atau lembaga investasi saja, tetapi juga dapat bekerja di berbagai perusahaan atau menjadi konsultan keuangan, perencana keuangan. • Manajemen Sumber Daya ManusiaMenghasilkan lulusan yang berkarekter relegius untuk menjawab perubahan paradigma baru dalam bidang manajemen sumber daya manusia, dimana sumberdaya manusia memegang peranan kunci dalam keberhasilan perusahaan mencapai visi dan tujuannya. Selain bekerja di perusahaan, para lulusan juga dapat menjadi konsultan di bidang Sumber Daya Manusia. • Manajemen Usaha Kecil & Menengah (UKM)Menghasilkan lulusan yang berkarekter relegius dapat menciptakan lapangan kerja sendiri mulai dari merencanakan sebuah usaha, merealisasikan rencana usaha yang dibuat, mengelola usaha sampai menjadi wirausaha yang sukses.
IV. Konsentrasi-Konsentrasi Pada Masing-Masing Program Studi lanjutan.. • Program Studi Akuntansi • Konsentrasi Akuntansi Sektor BisnisMenghasilkan lulusan relegius dan unggul dalam bidang ilmu akuntansi, untuk menciptakan Good Corporate Governance (GCG) dalam proses pengambilan keputusan bisnis, transaksi keuangan dan permodalan perusahaan agar relevan dengan kebutuhan komunitas pelaku bisnis, pasar modal dan pasar keuangan. • Konsentrasi Akuntansi Sektor PublikMenghasilkan lulusan yang relegius dan unggul dalam bidang akuntansi, untuk menciptakan Good Government Governance (GGG) dalam menyelenggarakan pemerintah yang akuntabel. Lulusan tersebut juga dituntut untuk menguasai tehnik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga tinggi negara, departemen pemerintah,BUMN, BUMD, LSM dan Yayasan Sosial maupun pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta
IV. Konsentrasi-Konsentrasi Pada Masing-Masing Program Studi lanjutan.. Program Studi Ekonomi Pembangunan Menghasilkan sarjana ekonomi bidang studi pembangunan yang sopan dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menguasai ilmu ekonomi dibidang studi pembangunan, ikut memajukan perkembangan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang studi pembangunan dan penerapan dibidang teknologi
KODE ETIK MAHASISWA UNPABMUKADIMAH Universitas Pembangunan Panca Budi didirikan untuk ikut berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang bertujuan untuk memperoleh kenyataan dan kebenaran yang sesuai dengan etos ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu terbuka, universal, objektif, kritis, dan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat. Berkaitan dengan itu, sudah seharusnya Mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi mempunyai kebebasan dalam melaksanakan bawaan kodrat akal manusia untuk mencapai kenyataan dan kebenaran, yaitu suatu kebebasan yang disebut kebebasan akademik. Agar pelaksanaan kebebasan akademik dapat terselenggara dengan baik di Universitas Pembangunan Panca Budi, perlu dibuat ketentuan yang berdasarkan nilai-nilai atau norma-norma sebagai suatu ketetapan mengikat yang disebut Kode Etik Mahasiswa UNPAB. Kode Etik Mahasiswa UNPAB diberlakukan untuk mahasiswa dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya baik sebagai pribadi maupun sivitas akademika sesuai dengan sifat dan hakikatnya yang semenjak dahulu seorang mahasiswa mempunyai tempat yang terhormat karena menjadi panutan dan teladan bagi anggota masyarakat dan menjadi harapan bangsa untuk mengemban tugas dimasa yang akan datang. Untuk mewujudkan keluhuran mahasiswa, diperlukan suatu pedoman yang berupa Kode Etik Mahasiswa UNPAB seperti dirumuskan berikut.
HAK DAN KEWAJIBAN Pasal 1 1. Mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi mempunyai hak antara lain : 1. mendapatkan pelayanan akademik yang memadai; 2. menggunakan fasilitas yang tersedia secara bertanggung jawab; 3. aktif dalam kegiatan kemahasiswaan; 4. menyampaikan pendapat secara santun dan bertanggungjawab; 2. Mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi mempunyai kewajiban antara lain: 1. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi hukum berdasarkan Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945; 2. menjunjung tinggi tata susila dengan penuh tanggung jawab; 3. menjunjung tinggi etos ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu terbuka, universal, objektif, kritis, bermanfaat untuk kepentingan masyarakat.
HUBUNGAN MAHASISWA - UNIVERSITAS Pasal 4 Setiap Mahasiswa wajib :1. Menjunjung tinggi nama baik Universitas;2. Mematuhi segala peraturan yang ditetapkan Universitas dan Fakultas, baik yang menyangkut bidang akademik maupun non akademik, termasuk di dalamnya kegiatan berorganisasi;3. Senantiasa memelihara fasilitas kampus, dan menjaga kebersihan, keamanan serta kerukunan antar sivitas akademika;4. Senantiasa menjaga prosesi upacara baik di Universitas maupun Fakultas dengan tidak membuat keributan yang dapat mengurangi kehidmatan upacara tersebut;5. Apabila melakukan atau melibatkan diri dalam suatu kegiatan yang mengatasnamakan Universitas atau Fakultas harus dengan persetujuan Pimpinan Universitas atau Fakultas.
HUBUNGAN MAHASISWA - DOSEN Pasal 5 Setiap mahasiswa wajib menghormati dosen baik di dalam maupun di luar perkuliahan yang diwujudkan dalam bentuk antara lain :1. Datang tepat waktu pada saat kuliah dan kegiatan akademik lainnya;2. Menghindarkan diri dari hal-hal dan perbuatan yang dapat merugikan derajat dan martabat dosen sebagai pengajar;3. Memberikan koreksi kepada dosen apabila pendapat dosen keliru dalam proses belajar mengajar secara santun. Pasal 6 Setiap mahasiswa senantiasa dan wajib melaksanakan tugas yang diberikan dosen dalam rangka memperlancar penyelesaian studinya secara arif, jujur, dan bertanggungjawab.
HUBUNGAN MAHASISWA - KARYAWAN Pasal 7 Setiap mahasiswa wajib menghormati karyawan yang diwujudkan dalam bentuk antara lain :1. meminta pelayanan dengan sopan santun;2. bersikap sabar saat menunggu layanan.
HUBUNGAN ANTAR MAHASISWA Pasal 8 Setiap mahasiswa wajib menumbuh kembangkan masyarakat akademik di kalangan mahasiswa dengan cara :1. Memegang teguh dan menghormati hak kebebasan akademik;2. Menghayati dasar-dasar kemasyarakatan penyelenggaraan Universitas dalam bentuk tugas sosial dengan ikut serta menyelenggarakan usaha membangun, memelihara, dan mengembangkan hidup kemasyarakatan serta kebudayaan;3. Menghayati dasar-dasar kekeluargaan dalam penyelenggaraan Universitas berdasarkan Anggaran Rumah Tangga Universitas Pembangunan Panca Budi.4. Mematuhi dan menjalankan Organisasi Mahasiswa sesuai dengan Pedoman Organisasi Mahasiswa.5. Mematuhi Peraturan Disiplin Mahasiswa dalam menjalankan kehidupan kampus sebagai seorang mahasiswa.
KEWAJIBAN MAHASISWA TERHADAP PELAKSANAAN KODE ETIK Pasal 9 1. Setiap mahasiswa wajib mengindahkan dan melaksanakan Kode Etik Mahasiswa UNPAB.2. Pelanggaran terhadap Kode Etik Mahasiswa ini dapat dikenakan sanksi moral dan sanksi akademik.3. Penjabaran terkait kode etik mahasiswa diatur lebih rinci pada Peraturan Disiplin Mahasiswa.
PENGAWASAN TERHADAP PELAKSANAAN KODE ETIK MAHASISWA Pasal 10 1. Penilaian terhadap pelaksanaan Kode Etik Mahasiswa UNPAB dilakukan oleh Komisi Disiplin Mahasiswa tingkat Fakultas dan Universitas.2. Susunan dan Keanggotaan Komisi Disiplin Mahasiswa UNPAB ditetapkan oleh Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi yang terdiri atas unsur struktural, dosen dan pegawai Unpab.3. Komisi Disiplin Mahasiswa berwenang untuk menerima, memproses, dan memutuskan pengaduan pelanggaran Kode Etik Mahasiswa sesuai dengan Peraturan Disiplin Mahasiswa
MANFAAT MEMPELAJARI ETIKA PROFESI AKUNTANSI Pengertian EtikaDari asal usul kata, Etika berasal dari bahasa Yunani ‘ethos’ yang berarti adat istiadat/ kebiasaan yang baik Perkembangan etika yaitu Studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan pada umumnya.Etika adalah Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat. Dengan kata lain etika adalah seperangkat aturan atau norma atau pedoman yang mengatur perilaku manusia, baik yang harus dilakukan maupun yang harus ditinggalkan yang di anut oleh sekelompok atau segolongan masyarakat atau profesi Pengertian Profesi akuntansi Profesi akuntansi adalahsuatu pekerjaan yang memerlukan keahlian dan pelatihan di bidang akuntansi, serta mengikuti perkembangan bisnis dan profesinya, memahami, mempelajari dan menerapkan prinsip akuntansi dan standar (auditing) yang ditetapkan IAI.
MANFAAT MEMPELAJARI ETIKA PROFESI AKUNTANSI Lanjutan....MANFAAT MEMPELAJARI ETIKA PROFESI AKUNTANSI Lanjutan.... Etika Profesi Akuntansi adalah Merupakan suatu ilmu yang membahas perilaku perbuatan baik dan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia terhadap pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus sebagai Akuntan Tujuan profesi akuntansi adalah memenuhi tanggung-jawabnya dengan standar profesionalisme tertinggi, mencapai tingkat kinerja tertinggi, dengan orientasi kepada kepentingan publik. Untuk mencapai tujuan tersebut terdapat empat kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, yaitu kredibilitas, profesionalisme, kualitas jasa, dan kepercayaan. Fungsi Etika 1. Sarana untuk memperoleh orientasi kritis berhadapan dengan pelbagai moralitas yang membingungkan. 2. Etika ingin menampilkanketrampilan intelektual yaitu ketrampilan untuk berargumentasi secara rasional dan kritis. 3. Orientasi etis ini diperlukan dalam mengabil sikap yang wajar dalam suasana pluralisme
MANFAAT MEMPELAJARI ETIKA PROFESI AKUNTANSI Lanjutan....MANFAAT MEMPELAJARI ETIKA PROFESI AKUNTANSI Lanjutan.... • Kode Etik Akuntan Indonesia • Kepercayaan masyarakat terhadap mutu jasa yang diberikan oleh profesi akuntan, terlepas dari akuntan yang memberikan jasa tersebut. • Dibuat oleh organisasi profesi yaitu Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) melalui kongres IAI • Tujuan • Mengatur perilaku anggota profesi (anggota IAI) dalam menjalankan praktik profesinya bagi masyarakat • mengikat bagi seluruh anggota profesi (anggota IAI)
Prinsip Etika Akuntan Indonesia • 1. Tanggung Jawab profesi • Dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesional, setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya. Sebagai profesional, anggota mempunyai peran penting dalam masyarakat. Sejalan dengan peran tersebut, anggota mempunyai tanggung jawab kepada semua pemakai jasa profesional mereka. Anggota juga harus selalu bertanggungjawab untuk bekerja sama dengan sesama anggota untuk mengembangkan profesi akuntansi, memelihara kepercayaan masyarakat dan menjalankan tanggung jawab profesi dalam mengatur dirinya sendiri. Usaha kolektif semua anggota diperlukan untuk memelihara dan meningkatkan tradisi profesi.
Prinsip Etika Akuntan IndonesiaLanjutan.... • 2. Kepentingan Publik • Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukan komitmen atas profesionalisme. Satu ciri utama dari suatu profesi adalah penerimaan tanggung jawab kepada publik. Profesi akuntan memegang peran yang penting di masyarakat, dimana publik dari profesi akuntan yang terdiri dari klien, pemberi kredit, pemerintah, pemberi kerja, pegawai, investor, dunia bisnis dan keuangan, dan pihak lainnya bergantung kepada obyektivitas dan integritas akuntan dalam memelihara berjalannya fungsi bisnis secara tertib. Ketergantungan ini menimbulkan tanggung jawab akuntan terhadap kepentingan publik. Kepentingan publik didefinisikan sebagai kepentingan masyarakat dan institusi yang dilayani anggota secara keseluruhan. Ketergantungan ini menyebabkan sikap dan tingkah laku akuntan dalam menyediakan jasanya mempengaruhi kesejahteraan ekonomi masyarakat dan negara. Kepentingan utama profesi akuntan adalah untuk membuat pemakai jasa akuntan paham bahwa jasa akuntan dilakukan dengan tingkat prestasi tertinggi sesuai dengan persyaratan etika yang diperlukan untuk mencapai tingkat prestasi tersebut. Dan semua anggota mengikat dirinya untuk menghormati kepercayaan publik. Atas kepercayaan yang diberikan publik kepadanya, anggota harus secara terus menerus menunjukkan dedikasi mereka untuk mencapai profesionalisme yang tinggi.
Prinsip Etika Akuntan IndonesiaLanjutan.... • 3. Integritas • Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin.Integritas adalah suatu elemen karakter yang mendasari timbulnya pengakuan profesional. Integritas merupakan kualitas yang melandasi kepercayaan publik dan merupakan patokan (benchmark) bagi anggota dalam menguji keputusan yang diambilnya. Integritas mengharuskan seorang anggota untuk, antara lain, bersikap jujur dan berterus terang tanpa harus mengorbankan rahasia penerima jasa. Pelayanan dan kepercayaan publik tidak boleh dikalahkan oleh keuntungan pribadi. Integritas dapat menerima kesalahan yang tidak disengaja dan perbedaan pendapat yang jujur, tetapi tidak menerima kecurangan atau peniadaan prinsip.
Prinsip Etika Akuntan IndonesiaLanjutan.... • 4. Objektivitas • Setiap anggota harus menjaga obyektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya. Obyektivitasnya adalah suatu kualitas yang memberikan nilai atas jasa yang diberikan anggota. Prinsip obyektivitas mengharuskan anggota bersikap adil, tidak memihak, jujur secara intelektual, tidak berprasangka atau bias, serta bebas dari benturan kepentingan atau dibawah pengaruh pihak lain. Anggota bekerja dalam berbagai kapasitas yang berbeda dan harus menunjukkan obyektivitas mereka dalam berbagai situasi. Anggota dalam praktek publik memberikan jasa atestasi, perpajakan, serta konsultasi manajemen. Anggota yang lain menyiapkan laporan keuangan sebagai seorang bawahan, melakukan jasa audit internal dan bekerja dalam kapasitas keuangan dan manajemennya di industri, pendidikan, dan pemerintah. Mereka juga mendidik dan melatih orang orang yang ingin masuk kedalam profesi. Apapun jasa dan kapasitasnya, anggota harus melindungi integritas pekerjaannya dan memelihara obyektivitas.
Prinsip Etika Akuntan IndonesiaLanjutan.... • 5. Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional • Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya dengan berhati-hati, kompetensi dan ketekunan, serta mempunyai kewajiban untuk mempertahankan pengetahuan dan ketrampilan profesional pada tingkat yang diperlukan untuk memastikan bahwa klien atau pemberi kerja memperoleh manfaat dari jasa profesional dan teknik yang paling mutakhir. Hal ini mengandung arti bahwa anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan jasa profesional dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuannya, demi kepentingan pengguna jasa dan konsisten dengan tanggung jawab profesi kepada publik. Kompetensi diperoleh melalui pendidikan dan pengalaman. Anggota seharusnya tidak menggambarkan dirinya memiliki keahlian atau pengalaman yang tidak mereka miliki. Kompetensi menunjukkan terdapatnya pencapaian dan pemeliharaan suatu tingkat pemahaman dan pengetahuan yang memungkinkan seorang anggota untuk memberikan jasa dengan kemudahan dan kecerdikan. Dalam hal penugasan profesional melebihi kompetensi anggota atau perusahaan, anggota wajib melakukan konsultasi atau menyerahkan klien kepada pihak lain yang lebih kompeten. Setiap anggota bertanggung jawab untuk menentukan kompetensi masing masing atau menilai apakah pendidikan, pedoman dan pertimbangan yang diperlukan memadai untuk bertanggung jawab yang harus dipenuhinya.
Prinsip Etika Akuntan IndonesiaLanjutan.... • 6. Kerahasiaan • Setiap anggota harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya. Kepentingan umum dan profesi menuntut bahwa standar profesi yang berhubungan dengan kerahasiaan didefinisikan bahwa terdapat panduan mengenai sifat sifat dan luas kewajiban kerahasiaan serta mengenai berbagai keadaan di mana informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dapat atau perlu diungkapkan. Anggota mempunyai kewajiban untuk menghormati kerahasiaan informasi tentang klien atau pemberi kerja yang diperoleh melalui jasa profesional yang diberikannya. Kewajiban kerahasiaan berlanjut bahkan setelah hubungan antar anggota dan klien atau pemberi jasa berakhir.
Prinsip Etika Akuntan IndonesiaLanjutan.... • 7. Perilaku Profesional • Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi. Kewajiban untuk menjauhi tingkah laku yang dapat mendiskreditkan profesi harus dipenuhi oleh anggota sebagai perwujudan tanggung jawabnya kepada penerima jasa, pihak ketiga, anggota yang lain, staf, pemberi kerja dan masyarakat umum. • 8. Standar Teknis • Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan. Sesuai dengan keahliannya dan dengan berhati-hati, anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.Standar teknis dan standar professional yang harus ditaati anggota adalah standar yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Internasional Federation of Accountants, badan pengatur, dan pengaturan perundang-undangan yang relevan.7.
Prinsip Etika Akuntan IndonesiaLanjutan.... • Manfaat mempelajari etika profesi akuntansi • Etika sangat penting untuk menciptakan budaya akuntan dari sebuah organisasi. Sebuah organisasi menggunakan etika untuk memutuskan bagaimana mereka ingin melaporkan hasil profesinya sebagai akuntan • Untuk menyediakan pedoman bagaimana menjadi yang terbaik yang kita dapat yang bertentangan dengan aturan dan peraturan yang cenderung berkonsentrasi pada standar minimum perilaku • Etika sangat penting bagi profesi akuntan agar tidak melakukan tindakan yang menyimpang dari hukum. Salah satunya adalah profesi akuntan yang dituntut untuk berperilaku etis.