Download
h idrologi daerah aliran sungai n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
H IDROLOGI DAERAH ALIRAN SUNGAI PowerPoint Presentation
Download Presentation
H IDROLOGI DAERAH ALIRAN SUNGAI

H IDROLOGI DAERAH ALIRAN SUNGAI

849 Views Download Presentation
Download Presentation

H IDROLOGI DAERAH ALIRAN SUNGAI

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. HIDROLOGI DAERAH ALIRAN SUNGAI

  2. PENGERTIAN HIDROLOGI DAERAH ALIRAN SUNGAI  CABANG HIDROLOGI YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGINTEGRASIAN PROSES HIDROLOGIS DI DAS DLM KAITANYA DG SIFAT RESPONSIF SUATU DAS PROSES HIDROLOGIS DAN KETIDAKSERAGAMAN SPASIALNYA DIPERLIHATKAN OLEH IKLIM, TOPOGRAFI, GEOLOGI, LAHAN, TUMBUHAN, DAN PENGGUNAAN LAHAN

  3. Hydrology: the distribution and movement of water.

  4. Perkiraan Jumlah Air di Bumi

  5. Hidrometeorologi

  6. Pustaka Pettersen, S., 1958, Introduction to Meteorology, McGraw-Hill Book Company Inc, New York. Bayong Tjasjono, 1995, Klimatologi Umum, ITB Press, Bandung. Prawirowardoyo, S., 1996, Meteorologi, ITB Press, Bndung. Alber Miller, Jack C. Thompson, Richard E. Peterson, Donal R. Haragan., 1983, Elements of Meteorology, Fourth Edition, Charles E Merril Publishing Company, Columbus. Lakitan, B., 1997, Dasar-Dasar Klimatologi, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta. Linacre, E., 1992, Climate Data and Resources : A Refference and Guide, Routledge, London. Russel D.T., and Perry, A., 1997, Applied Climatology : Principles and Practise, London.

  7. Unsur-Unsur Meteorologi Tipe-tipe, keragaman, pengukuran & perhitungan Presipitasi Kelembaban Udara Temperatur Angin & Radiasi

  8. OROGRAFIS Level of condensation

  9. Convergence Condensation level Low pressure High pressure High pressure

  10. Convective Early morning Late afternoon Mid-day

  11. Keragaman Presipitasi • Garis Lintang • Ketinggian tempat • Jarak dari sumber-sumber air • Posisi di dalam dan ukuran massa tanah benua atau daratan • Hubungannya dengan deretan gunung • Suhu nisbi tanah dan samudera yang berbatasan

  12. CIRI HUJAN YANG PENTING DALAM HIDROLOGI • Intensitas: jumlah hujan yg jatuh pada waktu tertentu (mm/menit, mm/jam) • Lama hujan: periode jatuhnya hujan (menit, jam, hari) • Frekuensi: mengacu pada kejadian hujan tertentu akan jatuh pada saat tertentu • Luas wilayah: luas wilayah, dimana hujannya dianggap sama

  13. THIESSEN POLYGON METHOD

  14. ISOHYETAL METHOD

  15. Diameter lobang (inci): Kanada (3) Inggris (5) Amerika (8 atau 12) Menurut WMO yang umum antara 2 hingga 5 dm Ketinggian (cm) Beragam mulai dari 40 sampai lebih Belanda menggunakan, 4 dm2 pada 40 cm KNMI luas 2 dm2 pada 40 cm Acuan International WMO, 128 cm2 pada 1 m di atas tanah Penakar hujan baku/standard

  16. Wind speed and direction Meteorological Station Rain-gauge

  17. Weather Station

  18. Thermograph Barograph

  19. Sunshine Recorder Barometer

  20. Hygrograph

  21. Suhu udara

  22. Global winds Wind is the movement of air from regions of high pressure to regions of low pressure

  23. HIDROLOGI PERMUKAAN

  24. Daftar Referensi/Pustaka • Nagle G, and K.Spencer. 1997. Advanced Geography.Oxford University Press,New York. • Horst L. 1974. Hydrometry. International Course in Hydraulics and Environment Engineering, Delft The Netherlands. • Seyhan E. 1977. Fundamental Hydrology. InstitutderRijkuniversiteit Utrecht, Netherland. • Seyhan E. 1977. Watershed as a Hydrological Unit GeografischInstitutderRijkuniversiteit Utrecht, Netherland. • Wilson E.M. 1975. Engineering Hydrology. The Macmillan Press, New York.

  25. Aliran Permukaan • Terminologi Aliran Permukaan dan Faktor-Faktor yang mempengaruhi • Pengertian Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai kesatuan wilayah kajian termasuk Morfometrinya • Metoda Pengukuran aliran (Debit) dan pembuatan “Rating Curve” • Analisis Hidrograf Aliran • Perhitungan Volume Aliran permukaan dengan pendekatan Neraca Air

  26. PENGERTIAN SISTEM MASUKKAN STRUKTUR SISTEM KELUARAN Hujan Aliran Air Sedimen Polutan DAS Reservoir Segmen Sungai Debit Sungai Kualitas Air Sedimen Polutan Pendekatan: Black Box / Grey Box / White Box

  27. LIMPASAN • SURFACE RETENTION: Interception, Depression Storage, and Evaporation during rain • SURFACE DETENTION, yaitu air yang tertahan beberapa saat sebagai “sheet” pada permukaan tanah sebelum terjadinya “overland flow” • Macam-macam Limpasan: “Surface Flow”, Subsurface Flow, Groundwater Flow, dan “ Channel Presipitation”

  28. LIMPASAN Intensitaschataulelehansaljumelebihilajuinfiltrasi, makakelebihan air mulaiberakumulasi cadanganpermukaan Jikakapasitascadangan perm dilampauisbgfungsidepressi perm dangayateganganmuka  limp perm mulaisbgaliranlapisanygtipis LIMPASAN  bag presipitasi/kontribusi perm danbawah perm ygterdiriatasgerakangravitasi air, nampak pd saluran perm drbentukpermanan/terputus-putus (aliransungai, debit sungai, produksitangkapan)

  29. Limpasan Aliranmurni limpasanygtdkdipengaruhiolehpengaliranbuatan, simpananatautindakanmanusialainnyapadaataudiatassalurunmaupun pd DAS Limpasan perm  bag limp ygmelintasdiatas perm tanahmenujusaluransungai Limpasanbawahpermukaan sebaglimpasan perm krn bag presipitasiygberinfiltrasiketanah perm, bergeraksecara lateral melhorisontnhatasmenujusungai Limpasan perm langsung bag limp perm ygmsksungailangsungsetelhch/lelehansalju

  30. - Limpasanini = kehilanganpresipitasi ( = intersepsi + infiltrasi + evapotraspirasi + cadanganpermukaan)- limpasan perm langsung = hujanefektif, jikahanyahujanygterlibatdlmmembentuklimpasanpermukaan- kelebihanpresipitasi = konstribusipresipitasithdlimpasanpermukaan

  31. LIMPASAN Fiscositascairan Derajatkekasaranpermukaantanah Faktor2 ygmempengaruhivol total limpasan Iklim banyaknyapresipitasidan ETP DAS  ukuran DAS, tinggitempat rata2 DAS Faktor2 penyebaranwaktulimpasan Meteorologis  presipitasi, suhu DAStop, geologi, jenistnh,veg,poladrainas Aktivitasmanusia

  32. Karakteristiksungai/komponensungai Surface run off  bag hujanygbergerakdiatas perm tnhkrngravitasidr air ygbergeraksendiri Stream flow  sro yang kecil-kecilberkumpul  jikabesar = sungai Base flow  bag darialiransungaiygberasaldr air tnhsifatnyapermanen Hujanyglangsungmasuksungai

  33. KONSEPSI DAS • River Basin or Drainage Basin is the entire area drained by a stream or system of connecting streams such that all stream-flow originating in the area is discharged through a single outlet (Linsley,1949, Applied Hydrology)  Sistemsungaidalamsuatucekungan/ledokatausistempengatusan air dlmsuatucekunganatauledokan • Watershed area supplies surface runoff to a river or stream, whereas drainage basin for a given stream is the tract of land drained of both surface runoff and groundwater discharge (Knapp, 1989, Introduction to Hydrology)  suatusistemhidrologi • Catchment area (related to precipitation)  suatudaerahtangkapan air • Daerah Aliran Sungai (DAS)adalahsuatuwilayahekosistem yang dibatasiolehpemisah air topografidanberfungsisebagaipengumpul, penyimpandanpenyalur air, sedimen, unsurharadalamsuatusistemsungai, yang kesemuanyakeluarmelalui “outlet “ tunggal. • Satuan Wilayah Sungai  satuanwilayahpengelolaanbeberapa DAS ygdikelompokanatasdasarkemudahandalampengelolaanya

  34. Watershed An area contributing runoff and sediment.

  35. UNIT PENGELOLAAN DAS DAS  kesatuanbentanglahan DAS  sistemhidrologi DAS  ekosistem FUNGSI DAS 1. Fungsikeruangan, produksi, habitat 2. Fungsihidrologiygmengatursiklushidrologi 3. Fungsiekosistem  keterpaduansistemygterbentukolehberbagaikomponenlingkunganhidup

  36. Faktorygberpengaruhthd DAS • Topografi(bentuk, kemiringan basin/sungai) • Iklim ( Sumber/input : Presipitasi ) • Geologi ( Tipe Batuan: pasiran – lempung) • Tanah( Infiltrasi, Kelengasan) • Vegetasi ( Intersepsi, Evapotranspirasi )

  37. BASIN MORPHOMETRY • Dealing with the measurement of River Basin or Watershed geometry; • Basin Morphometry is useful in development of the empirical methods for the rainfall-runoff relations.

  38. Aspek Keruangan: Luas (A) dan Bentuk (Rf, Rc, Re) • Aspek Topografi: Kemiringan DAS (Sb), Kemiringan Sungai Utama (Ss), Median Elevasi • Apek Panjang Alur: Sungai Terpanjang (Li), Panjang Sungai Utama ke Pusat DAS (Lg), Panjang Sungai Utama (Ls), Panjang “Overland Flow” • Aspek Alur Sungai: Orde Sungai, Tingkat Percabangan Sungai (Rb), Kerapatan Alur Sungai (Dd), Titik Pusat DAS (Cg), Sudut Percabangan Sungai

  39. Aspek Keruangan • Luas Daerah Aliran Sungai (DAS) • Bentuk DAS dapat dibedakan menjadi: 1. Faktor Bentuk (Form Factor = Rf) 2. Circularity Ratio = Rc 3. Elongation Ratio = Re

  40. LUAS DAS GARIS BATAS ANTARA DAS  PUNGGUNG PERMUKAAN BUMI YG DAPAT MEMISAHKAN DAN MEMBAGI AIR HUJAN KE MASING2 DAS Luasanygdibatasiolehpemisahtopografiygmerupakanbataspemisahaliran GRS BATAS TSB DITENTUKAN BERDASARKAN PERUBAHAN KONTUR DARI PETA TOPOGRAFI  LUAS DAS

  41. LUAS DAS salahsatufaktorpentingdalammemperkirakan volume aliran Faktordlmpembentukanhidrrografaliran  krnluas DAS menentdayatampung DAS thdmasukan air hujan makinluas DAS, makinbesardayatampung  berartimakinbesarvol air ygdptdisimpandandisumbangkanoleh DAS shgbentukhidrografakanberbedauntukluas DAS ygberbeda Bentukhidrografdipengaruhiolehjlhvol air ygmengalirdantersimpandlmsuatu DAS