SlideServe
Menu
Préférences
© SlideServe · v2026

OFDM

gilda avatar
9 diapositives · 589 Views · Sep 17, 2014

OFDM. Awaludin ( F1B 111 010 ) Hamdahurahman ( F1B 111 022 ) M.Irwan Rinaldi ( F1B 111 044 ) Prio Hadi Setiawan ( F1B 111 064 ). Pendahuluan. Menjelaskan pengertian dari OFDM Menjelaskan Fungsi dari OFDM Memberikan contoh dari OFDM. Pengertian.

OFDM - slide 1
01 / 9OFDM
1 / 17

Télécharger la présentation

OFDM
Une image / un lien ci-dessous est fourni (tel quel) pour télécharger la présentation

Politique de téléchargement : le contenu du site vous est fourni TEL QUEL pour votre information et votre usage personnel ; il ne peut être vendu, concédé sous licence ni partagé sur d’autres sites sans l’accord de son auteur.Le contenu vous est fourni TEL QUEL, pour votre information et votre usage personnel uniquement. Téléchargez la présentation en cliquant sur ce lien. Lors du téléchargement, si vous ne parvenez pas à télécharger une présentation, l’éditeur a peut-être supprimé le fichier de son serveur.Pendant le téléchargement, si vous ne parvenez pas à obtenir une présentation, le fichier a peut-être été supprimé par l’éditeur.

F I N

Plus de contenu associé

Transcription de la présentation
  1. OFDM Awaludin ( F1B 111 010 ) Hamdahurahman ( F1B 111 022 ) M.Irwan Rinaldi ( F1B 111 044 ) Prio Hadi Setiawan ( F1B 111 064 )

  2. Pendahuluan • Menjelaskan pengertian dari OFDM • Menjelaskan Fungsi dari OFDM • Memberikan contoh dari OFDM

  3. Pengertian • OFDM (Orthogonal Frquency Division Multiplexing) merupakan teknik pentransmisiandata berkecepatan tinggi dengan menggunakanbeberapa sinyal carrier secara parallel dalam pemodulasiannya. Sehingga data yang ditransmisikan akan mempunyai kecepatan yang lebih rendah. Teknik seperti ini dapat menghemat bandwidth kanal sistem komunikasi. Pada teknik transmisi OFDM setiap sub-carrier tidak ditempatkan berdasarkan bandwidth yang ada, tetapi sub-carrier tersebut disusun untuk saling overlapping. Jarak atau space antara subcarrier diatur sedemikian rupa, sehingga antar sub-carrier mempunyai sifat yang orthogonal. Keorthogonalitasan diantara sub-carrier inilah yang menyebabkan munculnya istilah OrthogonalFrquency Division Multiplexing.

  4. Fungsi • Pada umunya fungsi untuk multiplexing,teknik OFDM juga dapat digunakan untuk akses jamak. Untuk melayani lebih dari satu pengguna,teknik OFDM harus dikombinasi dengan teknikakses jamak seperti CDMA

  5. Contoh prinsip kerja OFDM • Prinsip kerja dari OFDM dapat dijelaskan sebagai berikut. Deretan data informasi yang akan dikirim dikonversikan kedalam bentuk parallel, sehingga jika bit rate semula adalah R, maka bit rate pada tiap-tiap jalur parallel adalah R/N dimana N adalah jumlah jalur parallel (sama dengan jumlah sub-carrier). Setelah itu modulasi dilakukan pada tiap-tiap sub-carrier. Modulasi ini bisa berupa BPSK, QPSK, QAM atau yang lain, tapi ketiga teknik tersebut sering digunakan pada OFDM.

  6. Kemudian sinyal yang telah termodulasi tersebut diaplikasikan ke dalam IFFT untuk pembuatan simbol OFDM. Penggunaan IFFT ini memungkinkan pengalokasian frekuensi yang saling tegak lurus (orthogonal). Setelah itu symbol OFDM ditambahkan cyclicprefix kemudian simbol-simbol OFDM dikonversikan lagi kedalam bentuk serial, dan kemudian sinyal dikirim. Sinyal keluaran dari trasnsmitter berupa sinyal yang saling overlapping, hal seperti ini dapat menghemat bandwidth kanal sampai 50%.

  7. Kondisi overlapping ini tidak akan menimbulkan interferensi di karenakan telah memenuhi kondisi orthogonal. Pada receiver, dilakukan operasi yang berkebalikan dengan apa yang dilakukan di stasiun pengirim. Mulai dari konversi dari serial ke parallel, pelepasan cyclic prefix kemudian konversi sinyal parallel dengan FFT setelah itu demodulasi, dan terakhir konversi parallel ke serial, dan akhirnya kembali menjadi bentuk data informasi.

  8. Keuntungan dan kekurangan • Keuntungan • Efisiensi penggunaan frekuensi • Kuat menghadapi frekuensi selective fading • Tidak sensitive terhadap sebaran tunda • Kekurangan • Sensitive terhadap carrier frequency offset (co: karena efek Dopler, Ch1=200Hz, Ch2=401Hz) • Mudah terkontaminasi oleh distorsi non linear  tidak orthogonal • Sulitnya sinkronisasi sinyal OFDM

  9. SEKIANTERIMA KASIH