1 / 17

Tanggung Jawab Mahasiswa dalam Mencegah Perilaku Korupsi di Indonesia

Tanggung Jawab Mahasiswa dalam Mencegah Perilaku Korupsi di Indonesia. Pancasila Tri Utami 20100540075 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. I. Latar Belakang Masalah.

kylia
Télécharger la présentation

Tanggung Jawab Mahasiswa dalam Mencegah Perilaku Korupsi di Indonesia

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Tanggung Jawab Mahasiswa dalam Mencegah Perilaku Korupsi di Indonesia Pancasila Tri Utami 20100540075 PendidikanBahasaInggris UniversitasMuhammadiyah Yogyakarta

  2. I. LatarBelakangMasalah Di Indonesia kasuskorupsimeningkatdiakhir era ordebarudansempatterhentiketikadiawalrefrormasi, namunsetelahterjadireformasiditahun 1998 ternyatakitaharusmengelus dada karenabetapatajampeningkatankasuskorupsidi Indonesia bahkansempatmenjadikan Indonesia sebagai lima besarnegaraterkuropdidunia. Suatuhal yang sangatironi, cita-citaluhurreformasi yang mendambakan Indonesia yang sejahtera, adildanmakmurdariparareformisjustruterjawabdenganfakta yang memilukan. Faktainimembuatmahasiswasebagaigenerasimudadanpenerusbangsaharuslahmengambilperanuntukkembaliberjuangmemberantaspenyakitkorupsidankembalimewujudkancita-citabesardarireformasi. Mahasiswamerupakansuatuelemenmasyarakat yang unik. Jumlahnyatidakbanyak, namunsejarahmenunjukkanbahwadinamikabangsainitidaklepasdariperanmahasiswa.

  3. RumusanMasalah • Bagaimana mahasiswadanperanananterhadappencegahankorupsi yang terjadidiindonesia • Aspek-aspekapakah penyebabkorupsidanstrategipemberantasankorupsi • Mengapakorupsibisaterjadidandampakkorupsibagi Indonesia

  4. PerananMahasiswaTerhadapKorupsi Mahasiswa Masyarakat SemangatIdealisme MemberantasKorupsi

  5. ApaituKorupsi? Menurut UU No 31 Tahun 1999 UU No.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi : Korupsi adalah perbuatan setiap orang baik pemerintahan maupun swasta yang melanggar hukum dengan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi yang dapat merugikan keuangan negara

  6. AspekPenyebabKorupsi Korupsi Aspek Personal AspekLingkungan 1. Penurunan sikap moral 1. system dalam lingkungan kerja 2. kemiskinan 2. ketidak pedulian ,

  7. BoniHargen, Membagi Penyebab Terjadinya Korupsi 3 Wilayah 1. Wilayah Individu, dikenal sebagai aspek manusia yang menyangkut moralitas personal serta kondisi situasional seperti peluang terjadinya korupsi termasuk di dalamnya adalah faktor kemiskinan. 2. Wilayah Sistem, dikenal sebagai aspek institusi/administrasi. Korupsi dianggap sebagai konsekuensi dari kerja sistem yang tidak efektif. 3. Wilayah Irisan antara Individu dan Sistem, dikenal dengan aspek sosial budaya, yang meliputi hubungan antara politisi, unsur pemerintah dan organisasi non pemerintah. Selain itu meliputi juga kultur masyarakat yang cenderung permisif dan kurang perduli dengan hal-hal yang tidak terpuji. disamping itu terjadinya pergeseran nilai, logika, sosial, dan ekonomi yang ada dalam masyarakat.

  8. Dampak korupsi bagi bangsa Indonesia, menurut Soejono Karni a. Rusaknya sistem tatanan masyarakat, b. Ekonomi biaya tinggi dan sulit melakukan efisiensi, c. Munculnya berbagai masalah sosial di masyarakat, d. Penderitaan sebagian besar masyarakat di sektor ekonomi, administrasi, politik, maupun hukum, e.Menimbulkan sikap frustasi, ketidakpercayaan, apatis terhadap pemerintah yang berdampak kontraproduktif terhadap pembangunan.

  9. Strategi Pemberantasan Korupsi Upaya pemberantasan korupsi meliputi beberapaprinsip, antara lain: a. Memahami hal-hal yang menjadi penyebab korupsi, b. Upaya pencegahan, investigasi, serta edukasi dilakukan secara bersamaan, c. Tindakan diarahkan terhadap suatu kegiatan darimulai perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan aspek kuratifnya

  10. Strategi Memerangi Korupsi dengan Pendekatan 3 Pilar • Strategi preventif adalah strategi upaya pencegahan korupsi melalui perbaikan system dan prosedur dengan membangun budaya organisasi yang mengedepankan prinsip-prinsip fairness, transparency,accountability& responsibilityyang mampu mendorong setiap individu untuk melaporkan segala bentuk korupsi yang terjadi. 2. Strategi investigatif adalah upaya memerangi korupsi melaluideteksi, investigasi dan penegakan hukum terhadap para pelaku korupsi. 3. Strategi edukatif adalah upaya pemberantasan korupsi dengan mendorong masyarakat untuk berperan serta memerangi korupsi dengan sesuai dengan kapasitas dan kewenangan masing-masing.

  11. Mahasiswa MahasiswadansejarahperjuangannyaMahasiswamerupakansuatuelemenmasyarakat yang unik. Jumlahnyatidakbanyak, namunsejarahmenunjukkanbahwadinamikabangsainitidaklepasdariperanmahasiswa. Semangat-semangat yang berkobarterpatridalamdirimahasiswa, semangat yang mendasariperbuatanuntukmelakukanperubahan-perubahanataskeadaan yang dianggapnyatidakadil. Usaha-usaha yang dapatdilakukanolehmahasiswauntukmempengaruhikeputusanpolitikadalah: 1. Denganmelakukanpenyebaraninformasi/tanggapanataskebijakanpemerintahdenganmelakukanmembangunopini public, jumpapers, diskusiterbukadenganpihak-pihak yang berkompeten. 2. Mahasiswajugamenyampaikantuntutandenganmelakukandemonstrasidanpengerahanmassadalamjumlahbesar. 3.Mahasiswa mempunyaijaringan yang luas, baikantarmahasiswamaupundenganlembaga-lembagaswadayamasyarakatsehinggaapabiladikoordinasikandenganbaikakanmenjadikekuatan yang sangatbesaruntukmenekanpemerintah.

  12. Mahasiswa dan Potensi yang dimilikinya Semangat dan idelismenya mahasiswa mempunyai senjatatrisula yang sangat tajam. 1. Sisi pertama dari trisula tersebut mampu menggerakan komponen yang ada dalam diri mahasiswa untuk mencontohkan hal-hal yang baik dan cara-cara memerangi korupsi. 2. Sisi kedua adalah kemampuan mendorong masyarakat untuk berani memerangi ketidakadilan dan kasus-kasus korupsi 3. Sisi ketigaadalah kekuatan untuk memberikan tekanan kepada pemerintah untuk selalu menegakkan keadilan dan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada rakyat

  13. Tanggung Jawab Mahasiswa dalam Pemberantasan Korupsi Di dalam lingkup kampus mahasiswa harus membuktikan dua hal yaitu • Mereka adalah pemberi contoh yang mampu menjadi pelaksana keorganisasian internal kampus yang bersih dari korupsi • Pengawal kebijakan-kebijakan pihak kampus tehadap kegiatan akademik maupun non akademik di kampus

  14. Mahasiswa dan Pencegahan Korupsi • Preventif (pencegahan) : Pencegahankorupsidengancara memberikan pendekatansecara agama, pengajaran, pengetahuankepadamasyarakat untukmenjauhi tindakan korupsi. 2.Interfensi: mahasiswadenganmengadakanaksiturunkejalandanmembuatartikel-artikeluntukmengkritisipemerintahataupihak-pihak yang dianggaptidaktransparaandanmenyimpangdalammenggunakanasetnegara.

  15. Kesimpulan Dengan kekuatan yang dimilikimahasiswa berupa semangat dalam menyuarakan dan memperjuangkan nilai-nilai kebenaran serta keberanian dalam menentang segala bentuk ketidak adilan, mahasiswa menempati posisi yang penting dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Kekuatan tersebut bagaikan pisau yang bermata dua, di satu sisi, mahasiswa mampu mendorong dan menggerakkan masyarakat untuk bertindak atas ketidakadilan sistem termasuk didalamnya tindakan penyelewengan jabatan dan korupsi. Sedangkan di sisi yang lain, mahasiswa merupakan faktor penekan bagi penegakan hukum bagi pelaku korupsi serta pengawal bagi terciptanya kebijakan publik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat banyak.

  16. Saran 1. Bahwa seyogianya mahasiswa membuktikan diri mampu menjadi mitra aparat penegak hukum untuk mencegah dan memberantas korupsi.Selain itu hal penting lainnya adalah mahasiswa (baik secara kelembagaan maupun perorangan) terlebih dahulu harus terbukti bersih dari praktik korupsi. 2. “Tidakadakatajeradalamperjuangan” itulah yang selaluterucapketikakamimengumandangkanperjuanganuntukmenegakkankeadilandinegritercintaini. Mahasiswameskipunkomunitaskeciltetapiakanterusdiharapkandanditunggukontribusinyaapalagiuntukmemerangikorupsi

  17. Refrensi -http://politik.kompasiana.com/2010/04/18/peran-mahasiswa-dalam-pemberantasan-korupsi-quo-vadis -http://darirohib.blogspot.com/2010/03/peran-strategis-mahasiswa-dalam.html - http://rhisy.blogsome.com/2006/08/22/periodesasi-gerakan-mahasiswa/

More Related