Download
manajemen strategis agribisnis n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
MANAJEMEN STRATEGIS AGRIBISNIS PowerPoint Presentation
Download Presentation
MANAJEMEN STRATEGIS AGRIBISNIS

MANAJEMEN STRATEGIS AGRIBISNIS

1364 Views Download Presentation
Download Presentation

MANAJEMEN STRATEGIS AGRIBISNIS

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. MANAJEMEN STRATEGIS AGRIBISNIS 1. Manajemen dan Fungsi-Fungsinya2. Pengamatan Lingkungan3. Perumusan Strategi4. Implementasi, Evaluasi dan Pengendalian Strategi5. Analisis Kasus

  2. UMPAN BALIK MODEL MANAJEMEN STRATEGIS

  3. PROSES PENGAMBILANSTRATEGIS 3(a) 3(b) Mengamati Lingkungan Eksternal: -Sosial -Kerja/Tugas Menyeleksi Faktor-Faktor Strategi: -Peluang -Ancaman 5 6 Hasilkan dan Evaluasi Alternatif-Alternatif Strategis Menganalisis Faktor-Faktor Strategi (SWOT) yang Sesuai dengan Kondisi Sekarang 1(b) 2 7 8 Meninjau Manajer Strategis: -Dewan Komisaris -Manajemen Puncak Menguji dan Mengevaluasi: -Misi -Tujuan -Strategi -Kebijakan Saat Ini Strategi Implementasi: -Program -Anggaran -Prosedur -Sinergi Evaluasi dan Pengendalian 1(a) Mengevaluasi Hasil Kerja Saat Ini Seleksi dan Rekomendasi Alternatif Terbaik Meninjau dan Merevisi Jika Perlu: -Misi -Tujuan Mengamati Lingkungan Internal: -Struktur -Budaya -Sumberdaya Menyeleksi Faktor-Faktor Strategi: -Kekuatan -Kelemahan • 1-6 : Perumusan Strategi • : Implementasi Strategi • : Evaluasi dan Kendali 4(a) 4(b)

  4. KARAKTERISTIK (MANAJEMEN) AGRIBISNIS

  5. RAGAM SISTEM USAHATANI PERTANIAN

  6. Pasar Hortikultura Terpadu Produsen (Petani/ Kelompok Tani/ Gapoktan) Konsumen Subsistem Promosi Subsistem Riset Pasar Subsistem Budidaya Subsistem Angkutan Subsistem Kelemba-gaan Subsistem Penjualan dengan Lelang Subsistem Saprodi Subsistem Sortasi Subsistem Manaje-men Subsistem Simpan Pinjam Subsistem Grading Subsistem Penanganan Produk Subsistem Delivery Subsistem Penge-masan Subsistem Informasi Pasar Subsistem Jaringan& Kerja-sama Pemsrn Subsistem Sarana& Prasarana Fisik Subsistem Perenc. Produksi Sistem Pasar Hortikultura terpadu Sistem Agribisnis Hortikultura

  7. MODEL UMUM ANALISIS PERUBAHAN ANALISIS STRUKTUR ORGANISASI ANALISIS KEPEMIMPINAN ANALISIS BUDAYA PERUSAHAAN FORMULASI STRATEGI IMPLEMENTASI DAN EVALUASI STRATEGI 1. Siapa yang Akan Mengimplementasi Strategi 2. Apa yang Harus Dilakukan (Program, Anggaran, Prosedur, Sinergi) 3. Bagaimana Strategi Diimplementasikan EVALUASI DAN PENGENDALIAN

  8. PERUMUSAN (FORMULASI) STRATEGI

  9. PERUSAHAAN MULTI BISNIS UNIT BISNIS A UNIT BISNIS B UNIT BISNIS LAINNYA SDM R&D PEMASARAN KEUANGAN PRODUKSI TINGKATAN STRATEGI Strategi Tingkat Korporat Strategi Tingkat Bisnis Strategi Tingkat Fungsional

  10. I. FORMULASI STRATEGI KORPORASI SECARA UMUM (Pertumbuhan, Stabilitas dan Pengurangan) • DASAR PENETAPAN STRATEGI: SKORING FI & FE • Faktor Internal (Kekuatan Bisnis/Posisi Kompetisi) • Faktor Eksternal (Daya Tarik Industri) • STRATEGI PERTUMBUHAN (Konsentrasi atau Diversifikasi) • STRATEGI STABILITAS • STRATEGI PENGURANGAN

  11. SKORING FI dan FE

  12. SKORING FI dan FE

  13. QSPM(The Quantitative Strategic Planning Matrix)

  14. QSPM(The Quantitative Strategic Planning Matrix)

  15. FORMULASI STRATEGI KORPORASI BERBASIS PORTOFOLIO (Matrik BCG/P3, DTI-KB, DKI, SWOT, QSPM, ) A. Matrik BCG Growth/Share/Pertumbuhan Pangsa Pasar (P3) B. Matrik GE/Daya Tarik Industri (DTI) dan Kekuatan Bisnis (KB) C. Matrik Daur Kehidupan Industri (DKI) D. Matrik SWOT E. Matrik QSPM F. KOMBINASI STRATEGI

  16. FORMULASI STRATEGI UMUM (GE) KORPORAT(Pertumbuhan, Stabilitas, Pengurangan) KEKUATAN BISNIS/POSISI KOMPETITIF (FAKTOR INTERNAL) 4 3 2 1 TINGGI 3 DAYA TARIK INDUSTRI ()FAKTOR EKSTERNAL SEDANG 2 RENDAH 1

  17. STRA. TUMBUH DIVERSIFIKASI: Akuisisi pada Lini Bisnis Berbeda STRA. TUMBUH BERPUTAR: Posisi Bisnis Lemah, Daya Tarik Tinggi STRA. TUMBUH KONSENTRASI: Akuisisi Fokus pada Satu Lini Bisnis Saja • Diversifikasi Konsentris-Related: Akuisisi Perusahaan Lain yang Memiliki (Teknologi, Saluran Distribusi dan Pasar) Sama • Diversifikasi Konglemerat-Unrelated: Akuisisi Perusahaan yang Memiliki Lini Bisnis yang Sama Sekali Berbeda • Via Integrasi Vetikal: dengan MENGAKUISISI PERUSAHAAN LAIN DALAM SALURAN DISTRIBUSI, baik di: (a) HILIR seperti Pedagang Besar dll.; maupun di (b) HULU seperti Pemasok/Suplier dll. • Via Integrasi Horisontal: dengan MENGAKUISISI PERUSAHAAN PESAING YANG MEMILIKI LINE BISNIS SAMA (spesifik: meningkatkan ukuran perusahaan, penjualan, keuntungan dan pasar potensial) STRATEGI PERTUMBUHAN

  18. STRATEGI STABILITAS FOKUS PADA LINI BISNIS YANG SUDAH ADA SAAT INI • CIRI PERUSAHAAN A.L: • Perusahaan yang berada pada tingkat pertumbuhan yang sudah tidak lagi tumbuh (jenuh) • Tingkat resiko kecil atau kalau melakukan pertumbuhan akan memakan biaya tinggi, bahkan merusak bisnis yang sudah ada (tidak efisien) • Lingkungan dianggap lebih stabil • Perusahaan menggap dirinya berhasil dengan baik

  19. STRATEGI PENGURANGAN (RETRENCHMENT STRATEGY) PERUSAHAAN TIDAK LAGI BERSAING EFEKTIF LIQUIDATION STRATEGY Tutup dan Asetnya Dijual DIVESTMENT STRATEGY Penjualan Bisnis atau Pemisahan (Bagian) Perusahaan

  20. FORMULASI STRATEGI UMUM (GE) KORPORAT(Pertumbuhan, Stabilitas, Pengurangan) KEKUATAN BISNIS/POSISI KOMPETITIF (FAKTOR INTERNAL) 4 3 2 1 TINGGI 3 DAYA TARIK INDUSTRI ()FAKTOR EKSTERNAL SEDANG 2 RENDAH 1

  21. II. FORMULASI STRATEGI UNIT BISNIS (KBM, Differensiasi, Fokus) KEUNGGULAN STRATEGIS TINGKAT STRATEGI

  22. STRATEGI KBM BERBASIS BIAYA YANG RELATIF RENDAH DIBANDING PESAING • MANFAAT A.L: • Memberi perusahaan KETAHANAN RIVALITAS PESAING (perusahaan tetap dapat laba-walau kecil, setelah pesaing mengorbankan laba mereka untuk persaingan) • Melindungi perusahaan dari PEMBELI YANG KUAT • Memberikan perlindungan terhadap PEMASOK YANG KUAT dengan menyediakan FLEKSIBILITAS menanggulangi biaya input/masukan • Dapat menimbulkan HAMBATAN MASUK bagi NEW COMER • Menguntungkan perusahaan dalam menghadapi PRODUK PENGGANTI relatif terhadap posisi pesaingnya

  23. SYARAT DAN RESIKO STRATEGI KBM

  24. STRATEGI DIFERENSIASI MENDIFERENSIASIKAN PRODUK ATAS JASA YANG DITAWARKAN PERUSAHAAN DENGAN MENCIPTAKAN SESUATU YANG BARU DIRASAKAN OLEH KESELURUHAN INDUSTRI SEBAGAI HAL YANG UNIK • PENDEKATAN A.L: (1) Citra rancangan (merk); (2) Teknologi; (3) Karakteristik khusus (ciri khas); (4) Pelayanan pelanggan dan (5) Strategi jaringan-jaringan penyalur • MANFAAT A.L.: • Memberi PENYEKAT (ciri khusus/unik) terhadap pesaing • Menciptakan kesetiaan pelanggan • Pembeli tidak peka terhadap harga • Mengatasi ekuatan pemasok

  25. SYARAT DAN RESIKO STRATEGI DIFERENSIASI

  26. STRATEGI FOKUS MEMFOKUSKAN PADA KELOMPOK PEMBELI, SEGMEN LINI PRODUK ATAU PASAR GEOGRAFIS KEUNGGULAN STRATEGIS TINGKAT STRATEGI

  27. SYARAT DAN RESIKO STRATEGI FOKUS

  28. III. FORMULASI STRATEGI FUNGSIONAL UNIT(SDM, R&D, Pemasaran, Keuangan, SMP/O) • 1.Srategi SDM • Perencanaan SDM • Rekruitmen & Pelepasan • Pelatihan dan Pengembangan Karir • Kompensasi dan Tunjangan • 4.Srategi Keuangan • Strategi Jangka Pendek/Menengah • Strategi Jangka Panjang • 2.Srategi R&D • Srategi Ofensif • Strategi Defensif • -Produk& Proses • -Desain Produk • -Jumlah • -Pelaksanaan • -Waktu • -Lingkungan • 3.Srategi Pemasaran • Strategi Segmen Pasar • Strategi Penentuan Pasar Sasaran • Strategi Posisi Pasar • Srategi Produksi/ Operasional • CIM • TQM • Sistem Persediaan Just in Time • Sekutu Pemasok • Sistem Pabrikasi Fleksibel • Kecepatan dalam Produksi

  29. Penelitian dan Pengembangan (a) Riset Pemasaran, (b) Riset Pasar, (c) Perkiraan Volume Penjualan A. RISET PEMASARAN : Kegiatan yang sistematik dalam mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa data serta keterangan tentang berbagai masalah yang berkaitan dengan pemasaran produk, antara lain melalui kegiatan: (1) Perumusan masalah, (2) Analisis situasi, (3) Penelitian lapangan dan (4) Tehnik penarikan contoh B. RISET PASAR : Bagian dari Riset Pemasaran, dengan penekanan pada: (1) Siapa pembeli produk, (2) Motif atau alasan pembelian, (3) Siapa pembeli produk perusahaan pesaing, 4) Kapan pembelian dilakukan, (5) Dimana pembelian terjadi, (6) Volume pembelian dan (7) Frekuansi pembelian

  30. Product Mix (Liku2 Produk) Placet Mix (Liku2 Lokasi) • Pewilayahan • Logistik pasar • Jenis penyaluran • Macam produk • Mutu dan Merk • Pengepakan • Layanan • Object • Objective • Organazation • Operation • Semua ke arah • pasar • Iklan • Kunjungan • Penyebararluasan • Basic price • Ongkos angkut • Cara bayar • Potongan harga Price Mix (Liku2 Harga) Promotion Mix (Liku2 Promosi) Strategi Manajemen Tataniaga (Pemasaran) = 4O+4P

  31. BERDASAR PROSES MANAJEMEN • Object • Objective • Organazation • Operation • Semua ke arah • pasar Strategi Manajemen Tataniaga (Pemasaran) = 4O+4P • 1. OBJECT: Barang yang akan dipasarkan HARUS JELAS DIDEFINISIKAN atau DITETAPKAN: • Daging Sapi PAHA, JEROAN, DLL. • 2. OBJECTIVE: Menerangkan sasaran perusahaan dan hubungannya dengan OBJECT • Papaya untuk konsumsi dalam negeri vs asing • 3. ORGANIZATION: Menjelaskan keadaan pasar yang perlu difahami • Bagaimana cara konsumen beli, mengecer, jumlah besar-kecil, tunai-cicilan, situasi persaingan dll. • 4. OPERATION: Menerangkan strategi pemasaran setelah keadaan pasar diketahui dengan baik • Strategi pemasaran = 4P (Product Mix, Price Mix, Promoyion Mix dan Place Mix)

  32. Macam produk = Disesuaikan dengan selera konsumen • Mutu dan Merk = Brand image bagi konsumen • Pengepakan = Tidak perlu mahal, menarik, berkualitas • Pelayanan = Layanan yang lebih menarik pada produk yang sama Product Mix (Liku2 Produk) Price Mix (Liku2 Harga) • Basic price = berdasarkan 4O • Potongan = pilih sistem yang tepat (discount, hadiah dll) • Cara bayar = Tunai atau mencicil dan berapa lama • Ongkos angkut = Layanan antarkonsumen dll. Placet Mix (Liku2 Lokasi) • Pewilayahan = terbatas di kota atau sd pedesaan • Logistik pasar = pilih sistem sesuai konsumen • Penyaluran = berdasarkan segmen konsumen • Jenis penyaluran = sepeda motor, box dll Promotion Mix (Liku2 Promosi) • Periklanan = frekuansi, macam media, besarnya • Kunjungan = personal selling, door to door • Penebarluasan = arah, sasaran, frekuansi, biaya dll Strategi Manajemen Tataniaga (Pemasaran) = 4O+4P

  33. Pentingnya Nilai Tambah Produk Pangan (a) Karakteristik Konsumsi Pangan, (b) Pasar Pangan Masa Depan Tumbuh Sangat Cepat, (c) Dilema Pertanian dan Pangan Indonesia, (d) Industri Pengolahan Pangan diIndonesia, (e) Strategi Pengembangan Industri Pangan di Indonesia A. KARAKTERISTIK KONSUMSI PANGAN (KKP): • Konsumsi pangan cenderung mengalami penurunan dari tahun ke tahun (57%:43%) • KKP t/p: (a) pendapatan dan (b) proporsi konsumsi komoditas (hewani:nabati)

  34. Pentingnya Nilai Tambah Produk Pangan (a) Karakteristik Konsumsi Pangan, (b) Pasar Pangan Masa Depan Tumbuh Sangat Cepat, (c) Dilema Pertanian dan Pangan Indonesia, (d) Industri Pengolahan Pangan diIndonesia, (e) Strategi Pengembangan Industri Pangan di Indonesia B. PASAR PANGAN MASA DEPAN : PERKIRAAN KONSUMSI, KEBUTUHAN NASIONAL, DAN PRODUKSI DALAM NEGERI BEBERAPA PANGAN TAHUN 2005 * Pasar pangan pangan masa depan berpeluang sangat besar untuk berkembang

  35. Pentingnya Nilai Tambah Produk Pangan (a) Karakteristik Konsumsi Pangan, (b) Pasar Pangan Masa Depan Tumbuh Sangat Cepat, (c) Dilema Pertanian dan Pangan Indonesia, (d) Industri Pengolahan Pangan diIndonesia, (e) Strategi Pengembangan Industri Pangan di Indonesia C. DILEMA PERTANIAN DAN PANGAN DI INDONESIA : • Apa yang salah? • Kita tidakmampu memanfaatkan sumberdaya alam dengan optimal • ???? Singkong

  36. Pentingnya Nilai Tambah Produk Pangan (a) Karakteristik Konsumsi Pangan, (b) Pasar Pangan Masa Depan Tumbuh Sangat Cepat, (c) Dilema Pertanian dan Pangan Indonesia, (d) Industri Pengolahan Pangan diIndonesia, (e) Strategi Pengembangan Industri Pangan di Indonesia D. INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN DI INDONESIA : • Jenis yang besar dan menengah mengalami penurunan ……. PHK ???

  37. Pengemasan Pengadukan Vit+Min Pengayakan Air Tepung Singkong Penghancuran Pengeringan Pengukusan PENTINGNYA NILAI TAMBAH : Tiwul Industri sbg Makanan Modenr Singkong Singkong Goreng, Kripik Singkong dll. Marketing Mix (4O+4P) Tepung Singkong

  38. PENYEBAB LESUNYA INDUSTRI PANGAN : • Kebijakan tataniaga dan harga bahan baku (bea masuk) kurang mendukung • Banyaknya barang ilegal bebas di pasaran • Isu food safety (borax, formalin, DDT, flu burung dsb.) • Belum mampunya produk pangan berstandar (SNI, HACCP dsb.) • Peningkatan biaya input produksi (BBM, listrik, Gas dll.) • Suku bunga untuk UKM +Mikro > industri besar • Tidak adanya dukungan Riset dan Developmenet (R&D) • Tidak adanya anggaran marketing dan promosi • Keterbatasan SDM handal • AFTA 2003, APEC 2010 dan WTO

  39. Pentingnya Nilai Tambah Produk Pangan (a) Karakteristik Konsumsi Pangan, (b) Pasar Pangan Masa Depan Tumbuh Sangat Cepat, (c) Dilema Pertanian dan Pangan Indonesia, (d) Industri Pengolahan Pangan diIndonesia, (e) Strategi Pengembangan Industri Pangan di Indonesia F. STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI PANGAN : • Perubahan sikap mental dan paradigma (produsen, Konsumen, Pemerintah dan lembaga Terkait) akan pentingnya nilai tambah produk pangan • Mengikuti dan mewaspadai perubahan standardisasi produk • Meningkatkan efisiensi pada setiap sistem (kurangi high cost) • Perlu adanya proteksi yang lebih besar pada produk dalam negeri • Pembinaan dan pemdampingan bagi UKM+Mikro

  40. STRATEGI YANG HARUS DIHINDARI

  41. STRATEGI YANG HARUS DIHINDARI • MENGIKUTI PEMIMPIN: Meniru strategi pesaing pemimpin tampaknya ide yang bagus, tetapi hal ini mengabaikan KEKUATAN dan KELEMAHAN tertantu perusahaan dan kemungkinan pemimpin salah (misalnya pasar jenuh dan dipaksakan bertumbuh) • PUKUL YANG LAIN DAN LARI: Perusahaan pioneer sukses lalu BERKECENDERUNGAN MENGEMBANGKAN PRODUK tanpa melihat faktor internal perusahaan dan karakteristik produk • LAKUKAN APA SAJA:Ketika dihadang dengan beberapa peluang menarik, menajemen CENDERUNG MENGAMBIL SEMUANYA • KEHILANGAN TANGAN: Perusahaan menanam investasi yang begitu banyak pada suatu strategi, dimana manajemen puncak justru tidak bersedia menerima kenyataan bahwa strategi tersebut tidak berhasil diterapkan

  42. 18 PERTIMBANGAN PEMILIHAN STRATEGI TERBAIK

  43. 18 PEMILIHAN STRATEGI TERBAIK • Apakah strategi tsb sesuai dengan misi dan tujuan perusahaan?. JIKA TIDAK, AREA BERSAING BARU YANG KURANG DIKENAL MANAJEMEN AKAN DIMASUKI • Apakah strategi konsisten dengan lingkungan eksternal perusahaan? • Apakah strategi konsisten dengan kekuatan internal, tujuan, kebijakan, sumberdaya, dan nilai personal dari para manajer dan karyawan?. SEBUAH STRATEGI MUNGKIN TIDAK PERLU SESUAI DENGAN HAL TSB, TETAPI GANGUAN UTAMA HARUS DIHINDARKAN • Apakah strategi mencerminkan resiko potensial minimal, mengimbanginya dengan laba potensial yang maksimal dengan sumberdaya dan prospek perusahaan? • Apakah strategi cocok dengan ceruk pasar perusahaan yang belum diisi pesaing?, apakah ceruk pasar itu terbuka cukup lama bagi perusahaan untuk mendapatkan ROI dengan tingkat laba yang disyaratkan?

  44. 18 PEMILIHAN STRATEGI TERBAIK • Apakah strategi tsb bertentangan dengan strategi perusahaan lain? • Apakah strategi tsb dipecah lagi menjadi sub-strategi yang saling terkait? • Pernahkah strategi diuji dengan kriteria yang layak dan dengan analisis yang tepat? • Apakah strategi benar-benar sesuai dengan daur hidup produk perusahaan? • Apakah waktunya tepat? • Apakah strategi yang diambil adalah membuat produk melawan pesaing yang kuat?. JIKA YA, LAKUKAN EVALUASI ULANG DENGAN HATI-HATI • Apakah strategi yangdiambil, membuat perusahaan menjadi tidak berdaya terhadap kekuatan satyu penggan utama?. JIKA YA, PERTIMBANGKAN KEMBALI DENGAN HATI-HATI

  45. 18 PEMILIHAN STRATEGI TERBAIK • Apakah strategi melibatkan produksi produk baru untuk pasar baru?. JIKA YA PERTIMBNGKAN LAGI DENGAN HATI-HATI • Apakah perusahaan mempercepat sebuah produk atau pasar baru?. JIKA YA PERTIMBNGKAN LAGI DENGAN HATI-HATI • Apakah strategi meniru pesaing?. JIKA YA PERTIMBNGKAN LAGI DENGAN HATI-HATI • Apakah mungkin perusahaan dapat mencapai pasar yang pertama dengan produk/jasa baru?. JIKA YA, MAKA INI SEBUAH KEUNGGULAN YANG SANGAT BAIK • Apakah penilaian terhadap pesaing telah dibuat secara jujur dan akurat?. Apakah pesaing dipandang di bawah atau di atas estimasi? • Apakah pangsa pasar cenderung cukup untuk memastikan ROI yang disyaratkan?. Apakah hubungan pasar dan produk sudah dikalkulasi?

  46. IMPLEMENTASI, EVALUASI DAN PENGENDALIAN STRATEGI

  47. UMPAN BALIK MODEL MANAJEMEN STRATEGIS

  48. PROSES PENGAMBILANSTRATEGIS 3(a) 3(b) Mengamati Lingkungan Eksternal: -Sosial -Kerja/Tugas Menyeleksi Faktor-Faktor Strategi: -Peluang -Ancaman 5 6 Hasilkan dan Evaluasi Alternatif-Alternatif Strategis Menganalisis Faktor-Faktor Strategi (SWOT) yang Sesuai dengan Kondisi Sekarang 1(b) 2 7 8 Meninjau Manajer Strategis: -Dewan Komisaris -Manajemen Puncak Menguji dan Mengevaluasi: -Misi -Tujuan -Strategi -Kebijakan Saat Ini Strategi Implementasi: -Program -Anggaran -Prosedur -Sinergi Evaluasi dan Pengendalian 1(a) Mengevaluasi Hasil Kerja Saat Ini Seleksi dan Rekomendasi Alternatif Terbaik Meninjau dan Merevisi Jika Perlu: -Misi -Tujuan Mengamati Lingkungan Internal: -Struktur -Budaya -Sumberdaya Menyeleksi Faktor-Faktor Strategi: -Kekuatan -Kelemahan • 1-6 : Perumusan Strategi • : Implementasi Strategi • : Evaluasi dan Kendali 4(a) 4(b)

  49. MODEL UMUM ANALISIS PERUBAHAN ANALISIS STRUKTUR ORGANISASI ANALISIS KEPEMIMPINAN ANALISIS BUDAYA PERUSAHAAN FORMULASI STRATEGI IMPLEMENTASI DAN EVALUASI STRATEGI 1. Siapa yang Akan Mengimplementasi Strategi 2. Apa yang Harus Dilakukan (Program, Anggaran, Prosedur, Sinergi) 3. Bagaimana Strategi Diimplementasikan EVALUASI DAN PENGENDALIAN

  50. KASUSRetail Komoditas Olahan_Daging; Horikultura_Sayur, PT. KEM’S (CHICKS, FARM, FOODS, DLL.)Pioneer Komoditas Rokok Ringan_PT.SAMPOERNA