1 / 37

Manajemen Risiko

Manajemen Risiko. Kenapa perlu manajemen risiko. Agroindustry  pengolah hasil produk pertanian dalam bentuk : Produk setengah jadi ( pengalengan sayur ) Produk akhir ( sirup markisa ) Hasil pertanian s egar ( ikan beku , sayur organik ) Saprodi pertanian ( pupuk , pestisida )

raina
Télécharger la présentation

Manajemen Risiko

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Manajemen Risiko

  2. Kenapa perlu manajemen risiko • Agroindustry pengolahhasilprodukpertaniandalambentuk : • Produksetengahjadi (pengalengansayur) • Produkakhir (sirupmarkisa) • Hasilpertaniansegar (ikanbeku, sayurorganik) • Saprodipertanian (pupuk, pestisida) • Alatpertanian (traktor, jaringanirigasi)

  3. Permasalahanagroindustri dihadapkan Risk dan Uncertainty dalampenyediaanbahanbakuygsifatnyamusimanshgperlumanajemen

  4. PERBEDAAN R1SIKO & KETIDAKPASTIAN

  5. Pengertian Resiko • Kans kerugian • Kemungkinan kerugian • enyimpangan kenyataan dari hasil yang diharapkan • Probabilitas bahwa suatu hasil berbeda dari yang diharapkan

  6. Pengertian Resiko • Resiko berhubungan dengan kejadian di masa yg akan datang. • Resiko melibatkan perubahan (spt. perubahan pikiran, pendapat, aksi, atau tempat) • Resiko melibatkan pilihan & ketidakpastian bahwa pilihan itu akan dilakukan.

  7. Definisi Resiko Akibat yang kurangmenyenangkan (merugikan, membahayakan) darisuatuperbuatanatautindakan Sebagaikemungkinanpenyimpangannegatifdarihasil yang diinginkanataudiharapkanatau resikosebagaisuatukemungkinankerugian Menyangkutsituasidimanaterdapatsuatukemungikanterjadinyahasil yang tidakmenguntungkan

  8. Pengertian Manajemen Risiko Prosespengelolaanrisiko yang mencakupidentifikasi, evaluasidanpengendalianrisiko yang dapatmengancamkelangsunganusahaatauaktivitasperusahaan Fokusmanajemenrisikoiniadalahmengenalpastirisikodanmengambiltindakan yang tepatterhadaprisiko, yang tujuannyaadalahsecaraterusmenerusmenciptakanataumenambahnilaimaksimumkepadasemuakegiatanorganisasi.

  9. MANAJEMEN RISIKO • Memahamirisikobertujuanuntukmengelolarisiko • Pengelolaanakandapatberjalandenganbaikapabiladiketahuiapakahiturisiko • Besarkecilnyarisikoakanmenjadiprioritasdalammenetapkankebijakanpengelolaanrisiko

  10. Risiko dapat menimpa siapapun • Dari hal-hal eksternal sampai hal-hal internal • Dari manajer puncak sampai cleaning service • Dari aset berujud (tangible assets) sampai aset tidak berujud (intangible assets) • Dari aktivitas inti (core business) sampai aktivitas pendukung (supporting unit)

  11. Risiko dapat terjadi setiap saat • Masalah SDM dapat muncul setiap saat • Transaksi terjadi 24 jam sehari • Reputasi organisasi sangat sulit dibangun tetapi sangat mudah hancur • Investor sangat sulit membangun kepercayaan tetapi sangat mudah meninggalkan • Teknologi berkembang begitu pesat, sehingga mempercepat usangnya aset organisasi

  12. Semua risiko berpotensi merugikan • Berdampak langsung • Wan prestasi pelanggan • Kehilangan, Kerusakan atau kebakaran alat operasi • Berdampak dalam waktu dekat • Kematian personal inti • Rusaknya sisteminformasi • Berdampak jangka panjang • Menurunnya reputasi organisasi • Menurunnya etos kerja karyawan

  13. Risiko Dari Sudut Pandang Penyebab Resikooperasional risikokarenafaktor-faktor non keuangan : manusia, teknologidanalam ResikoFinansial risikokarenafaktor-faktorkeuangansepertiharga, tinfkatbunga, matauangasing Resikostrategi risikokarenakurangoptimalnyastrategiperusahaan yang dibuat

  14. Dari Sudut Pandang Akibat • RisikoMurni Suatukejadianberakibathanyamerugikansajadantidakmemungkinkanadanyakeuntungan Misal :Risikokebakaran • RisikoSpekulatif risiko yang tidaksajamemungkinkantejadinyakerugiantetapijugamemungkinkanterjadinyakeuntungan Misal : Investasi

  15. Fungsi manajemen risiko adalah: • Menetapkankebijakandanstrategimenajemenrisiko. • Primary champion of risk managementpadatingkatstrategisdan operational. • Membangunbudayasadarrisikodidalamorganisasimelaluipendidikan yang memadai.

  16. Menetapkankebijakanrisiko internal danstrukturpada unit usaha. • Pengkoordinasianberbagaimacamkegiatanfungsional yang memberikannasihattentangmasalah- masalahmanajemenrisikodalamorganisasi. • Membangunprosescepattanggaprisiko, meliputipenyusunan program kontingensidankesinambunganbisnis.

  17. PERKEMBANGAN PENGELOLAAN RISIKO

  18. Macam tipe pelaku usaha berkaitan dg resiko ada 3 yaitu : • Risk Taker (optimis) • Risk Neutral (Netral) • Risk Avoider (Pesimis)

  19. Tahapan Manajemen Risk • Identifikasi Resiko • Pengukuran Resiko • Pengendalian Resiko

  20. Identifikasi Resiko Identifikasi risiko merupakan tahap awal dari manajemen risiko. Tahap ini berkenaan dengan penemuan risiko yang mungkin terjadi pada suatu proyek.

  21. Metode Identifikasi Resiko • Analisis data historis • Pengamatan dan survei • Pengacuan (benchmarking) • Pendapat ahli

  22. Analisis Data Historis • Menggunakan berbagai informasi dan data yang tersedia dalam perusahaan mengenai segala sesuatu yang pernah terjadi • Contoh dari data kepegawaian, dapat diketahui bahwa perusahaan menghadapi resiko kehilangan karyawan yang penting

  23. Pengamatan dan Survei • Melakukan investigasi atau pencarian data langsung di tempat kejadian • Contoh dengan mengamati proses produksi, dapat diketahui bahwa perusahaan menghadapi resiko lampu mati

  24. Pengacuan (benchmarking) • Mencari informasi tentang resiko di tempat atau perusahaan lain • Contohnya, dari berita di media massa, dapat diketahui bahwa eskalator beresiko menyebabkan anak-anak terjepit

  25. Pendapat Ahli • Mencari informasi dari ahli di bidang resiko tertentu • Contohnya dari bertanya pada dokter, dapat diketahui bahwa orang dengan tingkat kolesterol tinggi beresiko kena penyakit jantung

  26. Jenis resiko yang dijumpai di perusahaan Resiko tingkat bunga Resiko pasar Resiko Keuangan Resiko likuiditas Resiko nilai tukar Resiko kredit Resiko komoditas Resiko permodalan Resiko ekuitas Resiko SDM Resiko produktivitas Resiko Korporat Resiko teknologi Resiko Operasional Resiko inovasi Resiko sistem Resiko bisnis Resiko proses Resiko Strategis Resiko leverage operasi Resiko transaksi strategis Resiko lingkungan Resiko Eksternalitas Resiko reputasi Resiko hukum

  27. Analisis Resiko Setiap risiko yang teridentifikasi diperhitungkan secara bergantian dan penilaian mengenai besarnya probabilitas dan keseriusan risiko tersebut pun dibuat. Tidak ada cara yang mudah untuk melakukan hal ini-analisis ini bergantung pada penilaian dan pengalaman manajer proyek

  28. Lanjutan... • Probabilitas risiko bisa dinilai sangat rendah (<10%), rendah (10-25°70), Sedang (25-50°/ ), tinggi (50-75%), atau sangat tinggi (>75%-). • Efek risiko bisa dinilai sebagai katastrofik (pengeluaran lebih besar dari pada pendapatan), serius, bisa ditolerir, atau tidak signifikan.

  29. Resiko yang dapat diidentifikasi

  30. Lanjutan...

  31. Pengendalian Resiko • Menghindari resiko • Mengurangi keparahan resiko • Analisis kerugian • Evaluasi kelayakan ekonomis • Pemindahan resiko ke pihak lain yg lebih aman • Pembiayaan resiko ke perusahaan lain

  32. Pengambilan Keputusan • Identifikasi alternatif pengambilan keputusan untuk masalah • Ada 4 kelompok yaitu : • Certainty • Risk • Uncertainty • Conflict

  33. Kondisi Certainty • Perhitungan ekonomi secara pasti • Keputusan pasti terjadi  dibandingkan memilih yg PROFITABEL Misal : Usaha produksi keripik apel dan nangka dg luas lahan 1 ha, akan lebih menguntungkan yg mana…? Cukup dibandingkan hasil produktivitasnya

  34. Kondisi Conflict • Terjadi persaingan • Perlu melakukan analisis kelayakan ekonomi tiap unit usaha

  35. Kondisi RISK • Hasilnya tidak pasti, probabilitas diketahui, informasi yg tidak sempurna • Alternatif yg harus dipilih lebih dari 1 kemungkinan hasil (kondisi baik, normal, jelek) • Pengambil keputusan memiliki lebih dari 1 alternatif tindakan • Ada alternatif tindakan yg feasibel (bisa dilakukan)

  36. UNCERTAINTY • Probabilitas hasil tidak diketahui scr pasti (hanya berdasar perkiraan) • Pengambil keputusan tdk memiliki informasi lengkap dan sempurna • Hal yg akan diputuskan belum pernah terjadi • Antisipasi kondisi ketidakpastian : • mencari informasi lebih banyak • melalui riset • penggunaan probabilitas subyektif

  37. Terima kasih

More Related