Download
manajemen risiko proyek n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
MANAJEMEN RISIKO PROYEK PowerPoint Presentation
Download Presentation
MANAJEMEN RISIKO PROYEK

MANAJEMEN RISIKO PROYEK

1894 Views Download Presentation
Download Presentation

MANAJEMEN RISIKO PROYEK

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. MANAJEMEN RISIKO PROYEK PERTEMUAN 6

  2. MANAJEMEN RESIKO PROYEK • Mengidentifikasi, menganalisa dan merespon terhadap resiko yang ada selama proyek, agar tujuan proyek tercapai.

  3. KEUNTUNGAN MANAJEMEN RESIKO • Keuntungan yang didapat dari menjalankan manajemen resiko adalah:

  4. RESIKO • Menurut kamus, resiko adalah kemungkinan kerugian atau kecelakaan. • Definisi dari resiko proyek adalah sebuah ketidak pastian yang dapat berdampak positif atau negatif bagi proyek. • Tujuan dari manajemen resiko adalah untuk meminimalkan potensi resiko negatif, sambil memaksimalkan potensi resiko positif.

  5. RESIKO NEGATIF & RESIKO POSITIF • Resiko negatif melibatkan pemahaman terhadap potensi masalah yang mungkin terjadi dalam proyek dan bagaimana resiko tersebut dapat menghambat proyek. • Resiko positif adalah resiko yang dihasilkan oleh sesuatu yang baik; kadang disebut peluang/kesempatan.

  6. PROSES MANAJEMEN RESIKO PROYEK • Perencanaan manajemen resiko: menentukan pendekatan dan rencana aktifitas manajemen resiko untuk proyek. • Identifikasi resiko: menentukan dan mendokumentasikan resiko-resiko yang dapat berdampak bagi proyek. • Melakukan analisa resiko kualitatif: memprioritaskan resiko berdasarkan probabilitas dan dampak dari resiko tersebut.

  7. PROSES MANAJEMEN RESIKO PROYEK(lanjutan) • Melakukan analisa resiko secara kuantitatif: mengkuantifitkasi dampak dari resiko bagi proyek. • Merencanakan respon terhadap resiko: mengambil langkah untuk meningkatkan kesempatan dan mengurangi bahaya bagi proyek.

  8. PROSES MANAJEMEN RESIKO PROYEK(lanjutan) • Monitoring dan pengendalian resiko: Memonitor resiko teridentifikasi dan resiko residual, mengidentifikasi resiko baru, melaksanakan rencana manajemen resiko dan mengevaluasi efektifitas strategi resiko sepanjang proyek.

  9. MANAJEMEN RESIKO PROYEK

  10. PERENCANAAN MANAJEMEN RESIKO • Output: Dokumen rencana pengelolaan resiko. • Berisi prosedur untuk mengelola resiko sapanjang proyek. • Isi dokumen manajemen resiko: • Metodologi • Daftar jabatan dan tanggungjawab. • Kategori resiko • Dampak dan probabilitas resiko • Dokumentasi resiko

  11. RENCANA KONTINGENSI • Rencana kontingensi: aksi yang dilakukan oleh tim proyek apabila sebuah resiko benar-benar terjadi. • Fallback plans: rencana yang dikembangkan untuk resiko yang berdampak sangat tinggi pada keberhasilan proyek.

  12. KATEGORI RESIKO • Resiko Pasar. • Resiko Finansial. • Resiko Teknologi • Resiko Manusia. • Resiko Proses

  13. RISK BREAKDOWN STRUCTURE • Gambaran tingkat kategori resiko dari sebuah proyek. • Digunakan untuk mengidentifikasi dan mengkategorikan resiko.

  14. CONTOH RISK BREAKDOWN STRUCTURE

  15. POTENSI RESIKO NEGATIF DIKAITKAN DENGAN KNOWLEDGE AREA

  16. IDENTIFIKASI RESIKO • Proses memahami potensi kejadian yang dapat menghambat atau membantu sebuah proyek. • Alat bantu dan metode untuk identifikasi resiko: • Brainstorming • Delphi • Interview • Analisis SWOT

  17. BRAINSTORMING • Membentuk grup yang membahas berbagai macam ide atau solusi secara spontan untuk menyelesaikan permasalahan tertentu.

  18. TEHNIK DELPHI • Digunakan untuk mencapai kesepakatan dari sekumpulan ahli dibidang tertentu, yang melakukan prediksi terhadap masa depan.

  19. INTERVIEW • Sebuah cara untuk menemukan fakta dengan cara mengumpulkan informasi melalui tatap muka, telepon, e-mail atau instant messaging.

  20. SWOT • Analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, and Threats). • Membantu mengidentifikasi resiko positif dan negatif yang dapat terjadi disebuah proyek.

  21. RISK REGISTER • Dokumen yang berisi hasil dari proses manajemen resiko, yang ditampilkan dalam bentuk tabel. • Risk event adalah kejadian yang tidak pasti, yang dapat menghambat atau memajukan proyek. • Contoh Risk Register:

  22. MATRIKS PROBABILITAS • Matriks probabilitas/dampak berisi gambaran probabilitas kejadian sebuah resiko dipasangkan dengan dampak dari resiko tersebut.

  23. CONTOH MATRIKS PROBABILITAS

  24. ANALISA KUANTITATIF RESIKO • Metode yang digunakan: • Analisa Decision tree • Simulasi • Analisa sensitifitas.

  25. DECISION TREE dan EXPECTED MONETARY VALUE (EMV) • Decision tree adalah diagram analisis yang membantu dalam memilih sebuah situasi yang hasilnya belum pasti.

  26. MENGHITUNG EMV • Tahapan menghitung Estimated monetary value (EMV): • Masukan nilai probabilitas terjadinya sebuah resiko. • Masukkan nilai finansial dari dampak resiko tersebut. • Kalikan no.1 dengan no.2. (Untuk resiko positif/opportunity nilai EMV adalah positif, untuk resiko negatif nilai EMV adalah negatif)

  27. STRATEGI RESPON TERHADAP RESIKO NEGATIF • Risk Avoidance: Mengeliminasi kemungkinan terjadinya resiko. • Risk Acceptance: Menerima resiko dengan syarat tingkat keparahan dari terjadinya resiko tersebut lebih rendah dari pada tingkat toleransi resiko proyek.

  28. STRATEGI RESPON TERHADAP RESIKO NEGATIF (lanjutan) • Risk Transfer: Mengalihkan tanggung jawab resiko kepada pihak diluar proyek.(misalnya dengan menggunakan asuransi) • Risk Mitigation: Usaha untuk mengurangi probabilitas atau konsekuensi bahaya yang diakibatkan oleh resiko.

  29. STRATEGI RESPON TERHADAP RESIKO POSITIF • Eksploitasi Resiko: Memastikan semua hal terlah dipersiapkan agar probabilitas terjadinya resiko positif dapat meningkat. • Membagi Resiko: Berkolaborasi dengan departemen atau pihak lain untuk mengeksploitasi resiko positif.

  30. STRATEGI RESPON TERHADAP RESIKO POSITIF (lanjutan) • Meningkatkan Resiko: Usaha yang dilakukan agar sebuah resiko positif dapat terjadi. • Menerima Resiko: Menerima resiko positif yang sudah terjadi.

  31. RESIKO RESIDUAL • Resiko yang tetap ada setelah semua strategi respon telah diimplementasikan.