html5-img
1 / 16

TEKNOLOGI FARMASI SEDIAAN STERIL

Diyan Ajeng . R., MPh ., APT AKADEMI FARMASI JEMBER 2013. TEKNOLOGI FARMASI SEDIAAN STERIL. DESCRIPTION. MEMPELAJARI CARA STERILISASI, TEKNIK DAN PROSEDUR PEMBUATAN SEDIAAN FARMASI STERIL SESUAI DENGAN KETENTUAN CARA PEMBUATAN OBAT YANG BAIK. TEKNOLOGI FARMASI SEDIAAN STERIL.

tejana
Télécharger la présentation

TEKNOLOGI FARMASI SEDIAAN STERIL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DiyanAjeng. R., MPh., APT AKADEMI FARMASI JEMBER 2013 TEKNOLOGI FARMASI SEDIAAN STERIL

  2. DESCRIPTION MEMPELAJARI CARA STERILISASI, TEKNIK DAN PROSEDUR PEMBUATAN SEDIAAN FARMASI STERIL SESUAI DENGAN KETENTUAN CARA PEMBUATAN OBAT YANG BAIK TEKNOLOGI FARMASI SEDIAAN STERIL PJMA : DIYAN AJENG, MPh

  3. TERMINOLOGI STERILISASI DESINFEKSI ANTISEPTIK SANITASI Perusakanataupembuangansemuaorganismeviable darisuatuobjekataupartikularlingkungan Pembunuhan, penghambatan ataupembuanganmikroorganismepatogenik, biasanyapadapermukaan yang mati. Pencegahaninfeksiolehmikroorganismepadajaringanhidup Penguranganpopulasimikrobialhinggabatas aman yang ditentukanstandarkesehatan ??? AKHIRAN SID/STATIK

  4. KONDISI YANG MEMPENGARUHI AKTIVITAS AGENT MICROBIAL KOMPOSISI POPULASI UKURAN POPULASI KONSENTRASI AGENT MICROBIAL WAKTU EXPOSURE TEMPERATUR LINGKUNGAN SEKITAR

  5. Tujuan Sterilisasi Mencegah terjadinya infeksi sekunder Mencegah kontaminasi mikroorganisme saat pembuatan Mencegah kontaminasi terhadap bahan- bahan yg dipakai PRODUK STERIL CONTOH??

  6. CARA STERILISASI (Menurut FI III) CARA A Pemanasanbasah denganotoklafsuhu 115-116 selama30 menit CARA B Penambahan bakterisida CARA C Penyaring bakteri steril Pemanasankeringdengan oven suhu 150 selama 1 jam CARA D CARA ASEPTIS

  7. CARA STERILISASI (Menurut FI IV) PENYARING BAKTERI STERIL PEMANASAN SECARA KERING STERILISASI GAS PEMANASAN SECARA BASAH TEKNIK ASEPTIS PENAMBAHAN ZAT-ZAT TERTENTU PENYINARAN

  8. METODE STERILISASI ANTIBIOTIK, FENOL, EO, FORMALDEHIT, ALKOHOL KIMIA 1 UV , RADIASI PLASMA,IONIZING RADIATION,SINARGAMMA 2 RADIASI 3 FISIKA PANAS basah kering 4 MEKANIK FILTRASI 1-3 disebutmetodedestruksi 4 Disebutmetode removal

  9. PEMILIHAN CARA STERILISASI STABILITAS 1 EFEKTIFITAS 2 WAKTU 3 BIAYA

  10. STERILISASI ALAT STERILISASI BASAH STERILISASI KERING

  11. SterilisasiBasah • Alat yang digunakan: Autoklaf • Alat yang dapatdisterilkandengancarainiadalah: kertas/kertassaring, alatgelas/porselin, alatkaret, tube daritimah, kain, alatlogam.

  12. STERILISASI PANAS BASAH

  13. SterilisasiKering OVEN PEMIJARAN Alat yang dapatdisterilkandengancarainiadalahalatgelas (kecuali yang berskala), alatporselin, alatlogam, tube daritimah Alat yang dapatdisterilkandengancarainiadalahpinset, alatgelas/logam yang berukurankecil, batangpengaduk Sterilisasimortirdanaludilakukandengancaradisiramdengansedikitetanol 95% sehinggameratapadapermukaan, kemudiaandibakar

  14. STERILISASI PANAS KERING

  15. Hubungansuhudanwaktusterilisasi

More Related