1 / 43

KINGDOM FUNGI

KINGDOM FUNGI. Standar Kompetensi yang harus dicapai:. Memahami prinsip-prinsip pengelompokkan makhluk hidup. Kompetensi Dasar yang harus dikuasai:. Menyajikan ciri umum filum dalam Kingdom Fungi, dan peranannya dalam kehidupan. 1. Pendahuluan. Klasifikasi makhluk hidup.

gavan
Télécharger la présentation

KINGDOM FUNGI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KINGDOM FUNGI

  2. Standar Kompetensi yang harus dicapai: • Memahami prinsip-prinsip pengelompokkan makhluk hidup. Kompetensi Dasar yang harus dikuasai: • Menyajikan ciri umum filum dalam Kingdom Fungi, dan peranannya dalam kehidupan.

  3. 1. Pendahuluan • Klasifikasi makhluk hidup

  4. 2. Ciri Umum Kingdom Fungi 1. Eukariotik (memiliki inti sel) 2. Umumnya multiseluler, ada juga yang uniseluler. 3. Reproduksi dengan pembentukkan spora 4. Tubuh disusun oleh benang – benang yang disebut hifa. Hifa – hifa bersatu membentuk miselium.(jamak miselia) Ada pula yang miseliumnya berkembang membentuk tubuh buah. 5. Habitat di tempat yang lembab, kurang cahaya matahari, kaya zat organik, agak asam. Miselium ada 2 :vegetatif : untuk menyerap makanan. Generatif: menghasilkan spora Tidak berklorofil, sehingga heterotrof (saprofitik, parasitik, bersimbiosis)

  5. Ciri jamur 6. Hifa ada yang bersekat / septum (jamak septa) dan memiliki lubang besar untuk melewati ribosom , mitokondria dan nukleus) hifa bersepta berinti satu (uninukleat) berinti dua (binukleat /dikariotik) berinti banyak (senositik) Hifa tak bersepta bersifat senositik (punyanya zygomycota) 7. Dinding sel jamur terdiri dari zat kitin 8. Keturunan diploid sangat singkat 9. Tumbuhan jamur adalah generasi haploid 10. Pencernaan secara ekstrasel, makanan sebelum diserap disederhanakan dengan mengeluarkan enzim dari hifa jamur

  6. 2.1. Struktur Tubuh Fungi Badan Buah Sel Penghasil Spora Hifa Miselium

  7. Menguraikan sisa bagian makhluk hidup yang sudah mati. Disebut dekomposer Mengambil nutrisi dari makhluk yang masih hidup. Memiliki hifa halus untuk menyerap makanan disebut haustorium (jamak haustoria) Hidup bersama makhluk hidup lainnya.Lichenes, mikoriza Cacing Nematoda Malang Hifa Lichen, Simbiosis Jamur dengan Algae Jamur Parasit 2.2. Cara Memperoleh Nutrisi pada Fungi Anggota Fungi mendapatkan nutrisi melalui 3 cara : 1. Saprofit. 2. Parasit. 3. Simbiosis.

  8. 3. Klasifikasi Kingdom Fungi Diklasifikasikan berdasarkan cara reproduksi seksual dihasilkan. Ada 4 kelompok Fungi, yaitu : • Zygomicotina • Ascomicotina • Basidiomicotina • Deuteromicotina

  9. Jamur pada roti • columela Sporangiospora/ rizoid

  10. 3.1. Zygomicotina Contohnya : Jamur tempe / Rhizopus orizae. Ciri Umum Zygomicotina. • Heterotrof saprofit • Tubuh disusun oleh hifa dan miselium. • Hifa tidak bersekat. • Spora dihasilkan oleh sporangium. • Reproduksi menghasilkan spora dilakukan melalui 2 cara : 1. Aseksual : dilakukan saat kondisi lingkungan mendukung. (dengan sporangiospora) 2. Seksual : dilakukan bila kondisi lingkungan kurang mendukung (dengan zygospora)

  11. CONTOH JAMUR ZYGOMYCOTA JAMUR TEMPERhizopus stolonifer, mampu memecah protein menjadi asam amino SAKE  Rhizopus oryzae Rhizopus niogricans  asam fumaratMucor mucedo  tinggal di kotoran ternakMucor jacanicus  ragi tapi, mengubah tepung  gula Mucor  roti basi

  12. Keterangan GAMBAR reproduksi zygomycota : 1.       Diawali dengan 2 hifa yang berlainan jenis, hifa jantan (+) dan hifa betina (-) yang saling berdekatan. keduanya bersifat haploid (n) 2.       Hifa-hifa yang berdekatan tersebut membentuk cabang hifa tonjolan yang disebut gametangium (jika jamak gametangia) masing masing mengandung inti haploid 3.       Kedua gametangia tersebut bertemu dan kemudian mengalami plasmogami (penyatuan plasma)sehingga membentuk zigospora. Sel ini berbentuk suatu lapisan berdinding kasar da tebal yang dapat menahan kondisi kering dan lingkungan tidak menguntukan lainya selama 1 bulan. 4.       Apabila kondisi lingkungan telah kembali seperti semualamaka akan terjadi kariogami (penyatuan inti) 5.       Sehingga inti diploid berpasangan menyatu 6.       Proses ini secara cepat diikuti pembelahan meiosis. 7.       Zigospora tersebut kemudian mengahiri dorminasinya dan berkecambah menjadi sporangium pendek yang menghasilkan spora. 8.       Spora berkecambah tumbuh menjadi miselia baru 9.       Reproduksi aseksual : menggunakan spora vegetatif. Beberapa hifa akan tumbuh ke atas dengan ujung menggembung membentuk sporangium (penghasil spora begetatif). Sporangium yang sudah masak berwarna hitam kemudian pecah dan tersebar di temapat yang cocok. spora kan tumbuh menjadi miselium baru.

  13. SIKLUS RHIZOPUS

  14. 1 2 Hasil konjugasi menghasilkan Zigospora Melakukan Konjugasi 3 Zigospora tumbuh menjadi Zigospora dewasa 8 Spora berkecambah menjadi hifa 7 Zygosporangium Dewasa Sporangium memancarkan spora. 5 Tumbuh dan berkecambah Membentuk sporangium seksual Siklus Hidup Jamur Rhizopus Key Haploid (n) Heterokaryotic (n + n) KONJUGASI Hifa (+) Hifa () Rhizopus REPRODUCTION SEKSUAL Sporangium REPRODUKSI ASEKSUAL MEIOSIS Penyebaran Spora Hifa 50 m

  15. PERTANYAAN • Sporaaseksual yang dihasilpadagambardibawahiniadalah a. zygospora c. basidiospora e. konidiospora b. askospora d. sporangiospora • Seseorangsiswamengamatijamur yang tumbuhdalamsepotongtempedandenganmenggunakanmikroskop. Dari hasilpengamatan, diperolehgambarsebagaiberikut a. zygospora c. basidiospora e. konidiospora b. askospora d. sporangiospora • Jamur yang digunakanuntukmembuattempeadalah…a. volvarielavolvacea d. auriculariapolytricab. rhizopusstolonifer e. penicilliumnotatumc. Rhizopusoryzae • Sebutkan organ-organ yang ditunjuka……….b……..c……d…….e…….f…….g…..

  16. 5.

  17. 3.2. Ascomicotina Contohnya : Jamur oncom / Neurospora crassa. Ciri Umum Ascomicotina. • Heterotrof saprofit • Ada yang uniseluler (mis : Saccharomyces) dan multiseluler. • Tubuh disusun oleh hifa dan miselium, dan ada yang memiliki tubuh buah. • Hifa bersekat. • Reproduksi vegetatif : Konidim menghasilkan konidiospora (ling mendukung)Reptoduksi seksual : sel askus menghasilkan askospora (lingk. Tidak mendukung)

  18. (a)Ascomicotina dengan tubuh buah of Aleuria aurantia. (b) Tubuh buah Morchella esculenta, biasanya tumbuh dekat dengan anggrek. (d)Neurospora crassa atau jamur oncom (SEM). (c)Tuber melanosporum Anggota Jamur Ascomicotina. 10 m

  19. Siklus Hidup Jamur Ascomicotina Contohnya : Neurospora Key Haploid (1n) Heterokaryotic (1n + 1n) Hifa (-) Diploid (2n) Reproduksi Aseksual Konjugasi Hifa (+) Sel Ascus Inti melebur Reproduksi Seksual Meiosis Sel Ascus menghasilkan spora

  20. Keterangan: 1.       a. Reproduksi aseksual pada ascomycota uniseluler: dengan membentuk tunas. Pembentukan tunas (blastosphora) diawali dengan dinding sel menonjol keluar membentuk tunas kecil. Nukleus didalam sel induk membelah dan salah satu nukleu bergerak ke dalam sel tunas. Sel tunas kemudian memisahkan diri dari sel induk untuk memebentuk individu baru. Kadang tunas hanya melekat pada induk memebentuk rantai hifa semu (pseudohifa) b. aseksual pada ascomycota multiseluler: dengan fragmentasi miselium dan membentuk konidia (spora pada ujung konidifor) 2.       Reproduksi seksual: 1)      Pembentukan askospora didalam askus. dari 2 hifa berlainan jenis saling berdekatan. Salah satu hifa membentuk alat kelamin jantan (anteridium) dan hifa lainnya membentuk alat kelamin betina (askogonium). Setiap jenis kelamin punya inti haploid. Pada askogonium tumbuh  trikogin (menghubungkan arkegonium dan anteridium) 2)      plasma pindah dari anteridium ke askogonium (plasmogami). Kedua inti haploid nya berpasangan 3)      askogonium membentuk hifa. kumpulan hifa askogonium dikariotik membentuk askokarp. ujung hifapada askokarp membentuk askus dengan 2 inti haploid berpasangan.  4)      kedua inti mengalami kariogami (penyatuan inti) sehingga terbentuk diploid. 5)      diploid mengalami meiosis membentuk 4 inti haploid. 6)      Masing masing membelah secara mitosis 7)      didalam askus terdapat 8 inti haploid 8)      Kedelapan inti dikelilingi dinding sel membentuk askosphora. 9)      Askosphora masak akan pecah keluar jatuh di tempat yang cocok akan berkecambah membentuk hifa haploid baru (miselia) 

  21. Peran AscomycotinaMenguntungkan- Saccharomyces cereviceae, untuk pembuatan roti dan minuman berakohol.- Saccharomyces ellipsoideus untuk pembuatan wine dari buah anggur- Saccharomyces tuac untuk pembuatan tuak dari air nira- Neuspora crassa untuk pembuatan oncom- Morchella esculenta dan Sarcoscypha coccinea yang tubuh buahnya dapat dimakan- Penicillium notatum & P. chrysogenum  antibiotik penicillin - Penicillium camemberti & P. roquerfoti  mengharumkan keju dengan mengendapkan kaseiin- Aspergillus wentii  kecap, tauco, asam nitrat, formiat, asam oksalat dapat memecah protein dan mengubah amilim menjadi selulosa dan glukosa - Aspergilus niger  menjernihkan sari buah dan menghailkan enzim pektinase, glukosa oksidase -Aspergilus oryzae  pembuatan tape dari ubu kayu dan sake dari nasi - Neurospora crasa/ neurospora sitopila  membuat oncom & penelitian mutasi gen pada jamur - Trihoderma rassei  menghasilkan enzim selulose, & menjadi protein sel tunggal (PST)Merugikan- Venturia inaequalis penyebab penyakit yang merusak buah apel- Clavicepspurpurea penyebab penyakit ergot pada tanaman gandum. Jika gandum yang berpenyakit ini dimakan oleh hewan atau manusia dapat menimbulkan penyakit ergotisma. Gejalanya adalah kejang otot dan kelumpuhan - Aspergilus flafus  racun aflatoksin ( Penyebab kanker dan sangat mematikan) - Aspergilus fumigatus  parasit pada paru-paru burung -Aspergillus nidulans, Aspergillus niger. Keduanya menyebabkan penyakit pada telinga (otomikosis).

  22. 3.3. Basidiomicotina Ciri Umum Basidiomicotina. • Heterotrofsaprofit • Multiseluler. • Tubuhdisusunolehhifa (hifa primer berintisatu, hifasekunderberintidua) danmiseliumdantubuhbuah. • Hifabersekat. • Sporadihasilkanolehselbasidiummelaluireproduksisecaraseksual. • Reproduksimenghasilkansporadilakukanmelalui 2 cara : 1. Aseksual : Konidiospora : dihasilkanolehkonidiumdilakukansaatkondisilingkunganmendukung. 2. Seksual: basidiosporadihasilkanolehbasidium (kumpulanbasidium : basidiocarp) dilakukanbilakondisilingkungankurang mendukung

  23. Contoh Anggota Jamur Basidiomicotina. b.Dictyphorasp a. Amanita muscaria), jamur yang sangat beracun d. Puffballs memancarkan sporanya c. Jamur kayu, tumbuh pada kayu Yang sudah mati

  24. Siklus Hidup Jamur Basidiomicotina Konjugasi Basidiocarp Hifa (-) Hifa (+) Reproduksi Seksual Sel Basidium dgn basidiospora Sel Basidium, penghasil spora Peleburan Inti Meiosis Key Haploid (1n) Heterokaryotic (1n + 1n) Diploid (2n)

  25. Bawah tudung jamur Basidiomicotina inilah spora dihasilkan oleh sel basidium Sel Basidium Spora

  26. 1.       Reproduksi secara aseksual: dengan membentuk spora konidia tapi jarang terjadi reproduksi ini. 2.       Reproduksi secara Seksual 1)      Perkawinan antara 2 hifa berbeda jenis , hifa (+) dan hifa (-) 2)      Mula-mula ujung hifa bersinggungan akan terjadi plasmogami. inti salah satu berpindah ke  hifa lain sehingga terbentuk hifa haploid dikariotik. hifa-hifa ini membentuk miselinium yang dikariotik 3)      miselinium yang dikariotik  menjadi basidiosphora. 4)      Pada ujung hifa basidiokarp, kedua inti haploid membentuk basidium berinti diploid. 5)      Inti  diploid mengalami pembelahan meiosis membentuk 4 inti haploid. 6)      Keempat inti haploid berkembang menjadi basidiospora. 7)      Apabila basidiospora jatuh di tempat ang cocok akan berkecambah tumbuh menjadi hifa bersekat dengan inti haploid (monokariotik)

  27. Contoh basidiomycotina 1. Volvariella volvacea (jamur merang)  dikonsumsi2. Auricularia polytrica (jamur kuping)  dikonsumsi sayur kimlo3. Pleurotes (jamur kayu) dikonsumsi, mengandung lignin dan selulosa4. Amanita phalloides , amanitra verna, amanita muscarina  hidup di kotoran ternak, mengandung racun dapat menimbulkan halusinasi dan kematian5. Amanita caesarina  enak dikonsumsi6. Puccinia graminis (jamur api)  parasit pada graminae, dan menimbulkan bercak pada daun sehingga disebut jamur karat. 7. Corticum salmonella(jamur upas) parasit pada karet, jeruk dan melinjo. Membuat tanaman mati

  28. Pertanyaan 3: Buatlah urutan siklus reproduksi pada Basidiomicotina ? • Jawab :

  29. 3.4. Deuteromicotina Yaitu kelompok jamur yang belum diketahui cara reproduksi seksualnya. • Semuajamur yang belumdiketahuicarareproduksiseksualnyadimasukkankedalamkelompokini. • Ciri1. dindingdarikitin2. multiselluler3. hifabersekat4. mengandunginti haploid5. reproduksivegetatif : konidiospora • Contoh • Microsporium, trichopiton, epideophyton penyakitkurap • Epidermophytonfloccosum  penyebab kaki atlit • Scelothiumrolfsii  penyakitbusukpadatanaman • Helmintrosporiumoryzae perusakkecambahdanbuah

  30. Simbiosis pada Fungi Simbiosis Fungi denganAlgae (Lichen) • Fungi jenis tertentu dapat bersimbiosis dengan algae uniseluler membentuk lichen (lumut kerak). • Simbiosis ini bersifat menguntungkan. 1. Bagi algae : mendapatkan suplai air dan mineral. 2. Bagi Fungi : mendapatkan hasil fotosintesis berupa nutrisi. • Reproduksi: seksual : masing2 organisme Reproduksi aseksual : isidia Soredium/soredia adalah penggalan jamur dan lumut.

  31. Lichen : Simbiosisantara alga(Cyanophytadanclorophyta) danJamur ( AscomycotinadanBasidiomycotina) • Ciri • Hidupepifit (menempelpadapohonataubatuan :melapukkanborobudur • Sebagaivegetasiperintis • DapatsebagaiIndikatorpencemaranlingkungan • Contoh • Parmeliaacetabulum lembaranhijauabu-abumenempelpadapohon • Graphis  coret-coret yang menempelpadapohon • Usneaberbata & Usneadasypoga sepertijanggut, banyakmengandungasamusninuntukobat • Cladoniarangiferina umber makananruakutup • Roceliatinctoria  indikatorasambasa, buatkertaslakmus • Centariaislandica  bahanobat-obatan

  32. Simbiosis Fungi denganAkarTanaman (Mikoriza) • Mikoriza merupakan simbiosis antara fungi dengan akar tanaman. • Ada 2 : ektomikoriza : menembus hanya di epidermis EX akar pinus endomikoriza: menembus sampai di korteks EX anggrek, kol, bit • Simbiosis ini menguntungkan bagi keduanya. 1. Bagi tanaman : meningkatkan penyerapan air dan mineral, akar terlindung dari infeksi jamur lain dari tanaman, hifa jamur menhhasilkan hormon pertumbuhan 2. Bagi fungi : mendapatkan nutrisi

  33. PENYAKIT KARENA JAMUR • PANU Malasseziafurfur KURAP  Trichophyton SP KETOMBE PITYSPORUM OVALE

  34. PERANAN JAMUR Jamurmenguntungkan Rhizopusoryzae, jamurpadatempe Saccharomycescerevisiae, pada tape, alkhoholdanroti Saccharomycesovale, pada tape, alkoholdanroti. Saccharomyces sake, jamurpada sake Aspergilluswentii, padapembuatankecap Aspergillusoryzae, untuk tape Penicelliumcamemberti, untukpeembuatankeju Penicelliumroqueforti, untukpembuatankeju Volvarielavolvacea, jamurmerang.  Bidangkedokteran: Penicelliumnotatum, untukantibiotik Penicelliumchrysogenum, untukantibiotik  Bidangpertanian: Jamurmembantumengembalikankesuburantanah , sebagaiorganismepengurai.

  35. b. Merugikan : • • Pada manusia : Aspergillus nidulans, Aspergillus niger. Keduanya menyebabkan penyakit pada telinga (otomikosis). • Deuteromycetes, menyebabkan penyakit kulit (dermatomikosis). • • Pada hewan : Aspergillus fumigatus, menyebabkan penyakit paru-paru burung (aspergilosis). • • Pada tanaman : Phytophthora infestan, penyakit pada kentang. • Phytophthora nicotianae, penyakit pada tembakau. • Phytophthora faberi, penyakit pada karet. • • Jamur penghasil racun : • Aspergillus flavus, penghasil racun oflaktoksin. • Amanita phaloides, penghasil racun falin, yang dapat merusak sel darah merah.

  36. Saccaromyces sp.

  37. Basidiomycotina

  38. ASCOMYCOTINA

  39. C6H12O6   ragi  2C2H5OH  +  2 CO2 + ENERGI • (Glukosa)      (Etanol) (Karbondioksida) • PATI DI PECAH MENJADI GULA SEDERHANA DISEBUT HIDROLITIS ENZIMATIS • KEMUDIAN MASUK KE FERMENTASI • TERJADI SECARA ANAEROBIK

More Related