Download
slide1 n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
OKI WULAN KUSUMAWATI, 2151405012 Permajasan Geguritan Karya Djajus Pete dalam Bojonegoro ing Gurit PowerPoint Presentation
Download Presentation
OKI WULAN KUSUMAWATI, 2151405012 Permajasan Geguritan Karya Djajus Pete dalam Bojonegoro ing Gurit

OKI WULAN KUSUMAWATI, 2151405012 Permajasan Geguritan Karya Djajus Pete dalam Bojonegoro ing Gurit

327 Vues Download Presentation
Télécharger la présentation

OKI WULAN KUSUMAWATI, 2151405012 Permajasan Geguritan Karya Djajus Pete dalam Bojonegoro ing Gurit

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. OKI WULAN KUSUMAWATI, 2151405012Permajasan Geguritan Karya Djajus Pete dalam Bojonegoro ing Gurit

  2. Identitas Mahasiswa • - NAMA : OKI WULAN KUSUMAWATI - NIM : 2151405012 - PRODI : Sastra Jawa - JURUSAN : Bahasa & Sastra Indonesia - FAKULTAS : Bahasa dan Seni - EMAIL : ochy05 pada domain plasa.com - PEMBIMBING 1 : Dr. Teguh Supriyanto, M.Hum - PEMBIMBING 2 : Yusro Edy Nugroho, S.S., M.Hum - TGL UJIAN : 2009-04-07

  3. Judul • Permajasan Geguritan Karya Djajus Pete dalam Bojonegoro ing Gurit

  4. Abstrak • Geguritan adalah karya sastra paling inti, segala unsur seni mengental di dalamnya. Untuk memahaminya diperlukan pengetahuan tentang majas dan fungsinya. Geguritan karya Djajus Pete adalah sebuah kumpulan puisi Jawa yang terdiri dari 8 buah geguritan yang terdapat dalam kumpulan geguritan Bojonegoro Ing Gurit. Geguritan karya Djajus Pete banyak diterbitkan di berbagai media massa berbahasa Jawa seperti Panjebar Semangat, Djoko Lodhang, Kumandang, Jaya Baya, dan Dharma Nyata. Masalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apa saja majas dan fungsi permajasan geguritan karya Djajus Pete dalam Bojonegoro Ing Gurit. Berkaitan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menentukan majas dan fungsi permajasan geguritan karya Djajus Pete dalam Bojonegoro Ing Gurit. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan objektif dengan metode stilistika. Tujuannya untuk membongkar dan memaparkan keseluruhan majas dan fungsi permajasan geguritan karya Djajus Pete dalam Bojonegoro Ing Gurit. Hasil penelitian ini adalah majas yang ditemukan dalam geguritan-geguritan karya Djajus Pete dalam “Bojonegoro Ing Gurit” terdiri atas 6: majas personifikasi, simile, metafora, sinekdoke, metonimia, dan alegori. Fungsi majas dalam geguritan karya Djajus Pete adalah untuk menghasilkan kesenangan imajinatif, menghasilkan imaji tambahan, menambah intensitas perasaan, dan untuk mengkonsentrasikan makna. Saran untuk pembaca adalah seyogianya hasil kajian ini dapat dijadikan sebagai panduan dalam memahami geguritan, sehingga generasi berikutnya mampu menganalisis geguritan dengan pendekatan dan metode lain.

  5. Kata Kunci • geguritan, majas, dan fungsi.

  6. Referensi • Aminuddin. 2004. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo. Badrun, Ahmad. 1989. Teori Puisi. Jakarta: Depdikbud. Depdikbud. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Djojosuroto, Kinayati. 2005. Puisi Pendekatan dan Pembelajaran. Bandung: Nuansa. Hoery, J.F.X (Ed). 2006. Bojonegoro Ing Gurit. Yogyakarta. Narasi. Jabrohim, (Ed.). 2001. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Hanindita Graha Widia. Keraf, Gorys. 1984. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. Mangunsuwito, S.A. 2002. Kamus Lengkap Bahasa Jawa. Bandung: Irama Widia. Nurgiyantoro, Burhan. 1994. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Prabowo, Dhanu Priyo dkk. 2002. Geguritan Tradisional dalam Sastra Jawa. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Pradopo, Rachmat Djoko. 1987. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Ratna, Nyoman Kutha. 2007. Estetika Sastra dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Sudjiman, Panuti. 1993. Bunga Rampai Stilistika. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti. Suharianto, S. 1981. Pengantar Apresiasi Puisi. Surakarta: Widya Duta. Tarigan, Henry Guntur. 1985. Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa. Teeuw, A. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya Girimukti Pasaka. Waluyo, Herman J. 1991. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga. Waluyo, Herman J. 2003. Apresiasi Puisi Untuk Pelajar dan Mahasiswa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Yuwana, Setya dkk. 2000. Pendekatan Stilistik dalam Puisi Jawa Modern Dialeg Using. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

  7. Terima Kasih • http://unnes.ac.id